The Alien - Link Select

Khamis, 19 Februari 2015

NABI MUHAMMAD... UTUSAN TERAKHIR???






ALLAH S.W.T
Berfirman :
“Bukanlah NABI MUHAMMAD itu menjadi bapa yang sebenar bagi seseorang dari orang lelaki kamu, tetapi ia adalah RASUL ALLAH dan Kesudahan Segala Nabi-nabi(PENUTUP KENABIAN). Dan (ingatlah) Allah adalah Maha Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu.”
[ Q.S. AL- AHZAB 33 : 40 ]

“Dan tiadalah Kami mengutusmu (wahai Muhammad) melainkan untuk umat manusia seluruhnya, sebagai Rasul pembawa berita gembira (kepada orang-orang yang beriman), dan pemberi amaran (kepada orang-orang yang ingkar); akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui (hakikat itu).
[ Q.S. SABA’ 34 : 28 ]


RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W
Bersabda :
“Dan adalah nabi terdahulu diutus kepada kaumnya secara khusus, sedangkan aku diutus kepada seluruh manusia.”
Daripada Jabir Ibn Abdullah R.A
[ H.R.S : Imam Bukhari & Imam Muslim Ra. A. dari hadis Muttafaq ‘alaihi ]

“Dahulu Bani Israel dipimpin oleh para nabi, ketika wafatnya seorang nabi maka datanglah nabi setelahnya, namun tidak ada nabi lagi sesudahku.”
Daripada Abu Hurairah R.A
[ H.R.S : Imam Bukhari Ra. A. ]

 “Sesungguhnya perumpamaan diriku di antara para nabi sebelumku, seperti perumpamaan seorang yang sedang membangun rumah dia memperbaikinya dan memperindahnya kecuali satu bata sebelah sudut yang kosong... Akulah batu bata tersebut, dan aku adalah penutup para nabi.” 
Daripada Abu Hurairah R.A

[ H.R.S : Imam Bukhari Ra. A. ]



MALAIKAT TUHAN @ JIBRIL
Berkata :
"Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah daripada Roh Kudus. Dia (Maria) akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan dia Isa, karena dialah yang akan menyelamatkan umatnya (ISRAEL) dari dosa mereka."
( MATIUS 1 : 20-21 )


RASULULLAH NABI ISA AL-MASIH A.S IBN MARYAM
Bersabda :
"....Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya AHMAD (Muhammad)..."
[ Q.S. AS-SHAF 61 : 6  - INJIL ISA ]

"Jikalau kamu mengasihi aku, kamu akan menuruti segala perintahku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Dia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya dia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima dia, sebab dunia tidak melihat dia dan tidak mengenal dia. Tetapi kamu mengenal dia, sebab ajarannya akan menyertai kamu dan akan kekal di dalam kamu...."
( KITAB YOHANES 14:15-21 )."

"Aku diutus HANYA kepada domba-domba yang hilang dari UMAT ISRAEL."
( MATIUS 15 : 24 )

 “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari UMAT ISRAEL.”
[ KITAB MATIUS 10:5-6 ]

"Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang ISRAEL, Tuhan ELOH kita, Tuhan itu Esa.”
( MARKUS 12:29 )


“DAMAI SEJAHTERA (ISLAM) kutinggalkan bagimu. Damai Sejahtera Bapa kusampaikan kepadamu, dan apa yang kusampaikan tidak seperti yang disampaikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”
( KITAB YOHANES 14 : 27 )


UTUSAN YOHANES
Berkata :
"Lihatlah Hamba ELOHIM, yang menghapus dosa kaumnya (Israel).”
( KITAB YOHANES 1 : 29 )


PENDETA PAULUS TARSUS
Berkata :
“Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan JURUSELAMAT bagi orang ISRAEL, yaitu Isa.”
(KISAH RASUL-RASUL 13 : 23)


JUMAAT ???

ALLAH S.W.T
Berfirman :
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diserukan azan (bang) untuk mengerjakan solat pada hari JUMAAT, maka segeralah kamu pergi (ke masjid) untuk mengingati Allah (dengan mengerjakan solat Jumaat) dan tinggalkanlah berjual-beli (pada saat itu); yang demikian adalah baik bagi kamu, jika kamu mengetahui (hakikat yang sebenarnya).”
[Q.S. JUMUAH 62 : 9 ]





RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W
Bersabda :
“(Solat) Jumaat adalah tanggungjawab yang WAJIB ke atas setiap orang Islam.”
Daripada Tariq Ibn Syihab R.A
[ H.R.S  : Imam Abu Daud Ra. A. ]

“Solat lima waktu dan satu Jumaat dengan Jumaat setelahnya adalah penghapus dosa yang terjadi di antara semuanya, selama dosa besar tidak dilakukan.”
[ H.R.S : Imam Muslim Ra. A. ]

“Barangsiapa mandi kemudian mendatangi solat Jumaat lalu solat (sunnah) yang ditakdirkan (dimudahkan) ALLAH S.W.T baginya, serta diam sampai (imam) selesai dari khutbahnya dan solat bersamanya, diampuni baginya antara Jumaat itu hingga Jumaat berikutnya, ditambah tiga hari.”
[ H.R.S : Imam Muslim Ra. A. ]

"Solat Jumaat itu hak Wajib dikerjakan oleh tiap-tiap orang Islam dengan berjemaah, kecuali empat jenis manusia: hamba sahaya yang dimiliki, perempuan, anak-anak, dan orang yang sakit."
[ H.R.S  : Imam Abu Daud & Imam Hakim Ra. A. ]

"Sesiapa yang meninggalkan solat Jumaat 3 kali dengan sengaja, maka ALLAH S.W.T akan menutup hatinya daripada menerima petunjuk"
Daripada Abu Jakdi ad-Dhamri
[ H.R.S  : Imam Abu Daud Ra. A. ]

“Hendaklah orang-orang yang suka meninggalkan Jumaat menghentikan perbuatan mereka itu, atau adakah mereka mahu ALLAH S.W.T membutakan hati mereka dan sesudah itu mereka betul-betul menjadi orang yang lalai?”
Daripada Abdullah bin Umar dan Abu Hurairah R.A
[ H.R.S : Imam Muslim Ra. A. ]

 “Barangsiapa meninggalkan 3 Jum’atan tanpa uzur, dia ditulis sebagai golongan Munafikin.”
Daripada Usamah bin Zaid R.A
[ HRS : Imam  Thabarani Ra. A.]

“Jumaat dinamakan sebagai ‘Saidul aiyam’ iaitu penghulu segala hari.”
Daripada Abu Hurairah R.A

“Setiap Muslim yang mati pada siang hari Jumaat atau malamnya, nescaya ALLAH S.W.T akan menyelamatkannya dari fitnah kubur.”
Daripada Ibnu Amru,
[ H.R.S : Imam Ahmad dan Tirmizi, Al-Bani Ra. A. ]

“ALLAH S.W.T telah menyesatkan orang-orang sebelum kita dari hari Jumaat, maka umat Yahudi memperoleh hari Sabtu, umat Nasrani memperoleh hari Ahad. Lalu ALLAH S.W.T mendatangkan kita dan memberi kita hidayah untuk memperoleh hari Jumaat. Maka ALLAH S.W.T menjadikan hari Jumaat, Sabtu dan Ahad, dan mereka (umat sebelum kita) berada di belakang kita pada hari kiamat. Kita datang paling akhir di dunia, tetapi paling awal datang di hari kiamat yang telah ditetapkan untuk mereka sebelum diciptakan seluruh makhluk.”
[ H.R.S : Imam Muslim Ra. A. ]

 “Hari paling baik di mana matahari terbit pada hari itu adalah hari Jumaat, pada hari itu Adam A.S diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam syurga, serta diturunkan dari syurga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi pada hari tersebut terdapat suatu waktu di mana tidaklah seorang mukmin solat menghadap ALLAH S.W.T mengharapkan kebaikan kecuali ALLAH S.W.T akan mengabulkan permintaannya.”
[ H.R.S : Imam Muslim Ra. A. ]

“Sesiapa yang mandi pada hari Jumaat, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, memakai minyak wangi, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi sesiapa, kemudian solat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, nescaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jumaat.”
Daripada Salman Al-Farisi R.A
[ H.R.S : Imam Bukhari Ra. A. ]


“Hari Jumaat adalah penghulu hari-hari dan hari yang paling mulia di sisi Allah, hari Jumaat ini lebih mulia dari hari raya Idhul Fitri dan Idul Adha di sisi Allah, pada hari jumaat terdapat lima peristiwa, diciptakannya Adam dan diturunkannya ke bumi, pada hari Jumaat juga Adam dimatikan, di hari Jumaat terdapat waktu yang mana jika seseorang meminta kepada Allah maka akan dikabulkan selama tidak memohon yang haram, dan di hari jumaat pula akan terjadi kiamat, tidaklah seseorang malaikat yang dekat di sisi Allah, di bumi dan di langit kecuali dia dikasihi pada hari Jumaat.” Daripada Abu Lubabah bin Ibnu Mundzir R.A

[ H.R.S : Imam Ahmad Ra. A. ]

Rabu, 18 Februari 2015

Q.S. IBRAHIM 14 : 13-15 ???





ALLAH S.W.T
Berfirman :
Dan berkatalah pula orang-orang yang kafir itu kepada Rasul-rasul mereka: "Demi sesungguhnya, kami akan mengeluarkan kamu dari negeri kami atau kamu menjadi seugama dengan kami". Lalu Tuhan wahyukan, kepada Rasul-rasulNya: "Demi sesungguhnya! Kami akan membinasakan orang-orang yang zalim.
"Dan demi sesungguhnya! kami akan tempatkan kamu di negeri itu sesudah binasanya kaum yang zalim itu; balasan baik yang demikian, adalah bagi orang-orang yang takut akan sikap keadilanKu (menghitung amalnya), dan takut akan janji-janji azabKu."
Dan (Rasul-rasul serta umatnya yang beriman) memohon pertolongan (kepada Allah, untuk mendapat kemenangan); dan terkecewalah tiap-tiap orang yang sombong takbur, lagi bersikap degil (dalam keingkarannya).
[ Q.S. IBRAHIM 14 : 13-15 ]




RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W
Bersabda :
 “Barangsiapa yang menghafal atas umatku empat puluh hadis daripada (hadis yang) berkenaan dengan agama mereka, nescaya Allah akan membangkitkannya pada hari kiamat dalam golongan para fuqaha’ dan ‘ulama.”
Daripada Ali ibn Abi Talib, Abdullah ibn Mas‘uud, Mu‘az ibn Jabal, Abu al-Darda’, Ibnu ‘Umar, Ibnu ‘Abbas, Anas ibn Malik, Abu Hurairah dan Abu Sa’id al-Khudrie R.A

[ H.R.S : Imam Nawawi Ra. A ]

Selasa, 17 Februari 2015

NABI SYITH A.S ???



ALLAH S.W.T.
Berfirman :
“Dan (Kami telah mengutuskan) beberapa orang Rasul yang telah Kami ceritakan kepadamu dahulu sebelum ini, dan Rasul-rasul yang tidak Kami ceritakan hal mereka kepadamu...”
[ Q.S. AN-NISA’ 4 : 164 ]


Rasulullah Nabi Muhammad S.A.W
Bersabda :
 “(Jumlah para nabi itu) adalah seratus dua puluh empat ribu (124,000) nabi.”
“Lalu berapa jumlah Rasul di antara mereka?”
Rasulullah S.A.W menjawab; “Tiga ratus tiga belas(312)”
“Siapa Rasul pertama di antara mereka?
Rasulullah S.A.W bersabda; “‘Adam.” 
Daripada Abu Dzar Al-Ghifari R.A
[ H.R.S : Ibnu Hibban & Imam Tarmizi Ra. A. ]

“Sesungguhnya Allah menurunkan seratus empat puluh Shahifah, dan kepada
Nabi Syith A.S sebanyak 50 Shahifah.”
Daripada Abu Dzar Al-Ghifari R.A
[ KITAB : Tarikh Ath-Thabari 1/152 ]




Nabi Syith A.S atau Seth (Hebrew: שֵׁת, Standard Å et, Tiberian Šēṯ; Bahasa Arab: شيث‎ Shith atau Shiyth; "Ditempatkan"), ialah merupakan anak lelaki ketiga kepada Nabi Adam a.s. dan Zaujah, juga merupakan adik bongsu terakhir kepada Habel dan Qabel. Nabi Syith A.S  merupakan satu-satunya anak Nabi Adam yang dilahirkan oleh Zaujah tidak mempunyai kembar (anak-anak lain dilahirkan kembar dan berpasang-pasangan). Berdasarkan catatan Genesis 4:25, Seth/ Nabi Syith A.S  dilahirkan selepas tragedi pembunuhan Habel oleh Qabel, Zaujah percaya akan kekuasaan Tuhan yang akan menggantingkan Habel dengan yang lain, oleh itu Tuhan telah memberikan Nabi Syith A.S sebagai pengganti. Nabi Syith A.S  diangkat sebagai salah seorang dari beribu-ribu Nabi yang diutuskan oleh Allah menurut pandangan Islam, Kristian dan Yahudi. Dalam kitab Kejadian menyebut : 


“Adam bersetubuh pula dengan isterinya (Hawa), lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Seth, sebab katanya: "Allah telah mengaruniakan kepadaku anak yang lain sebagai ganti Habel; sebab Kain telah membunuhnya."
[ KITAB KEJADIAN 4 : 25 ]


Namun, apakah hal ini dicatat dalam Qur’an?
Mari kita ikuti sebuah cerita dan riwayat tentang Nabi Syith A.S  ini...

Menurut ketiga-tiga agama samawi NABI SYITH A.S diangkat sebagai nabi selepas nabi Adam. Dia merupakan anak Adam yang tiada kembarnya kerana  Isteri Adam iaitu Zaujah (Zaujah) melahirkan 24 anak kembar. Masing-masing lelaki dan perempuan. Ada yang mengatakan 20 anak kembar dan sebagainya. Zaujah setiap kali hamil semuanya kembar dua. Zaujah 20 kali melahirkan anak.  Maka semuanya berjumlah 40 orang.  Manakala, anak Adam semuanya ada 41 orang.  Ini termasuk Nabi Syith A.S Nabi Setelah Nabi Adam A.S  adalah Nabi Syith A.S

Nabi Syith A.S  adalah Nabi yang soleh dan berpengetahuan yang tinggi, kerana dia dianugerahi otak yang cerdas, dia banyak belajar ilmu pengetahuan dari nabi Adam. Dari Nabi Syith A.S Ilmu pengetahuan berkembang luas. Nabi Syith A.S  menetapkan kaedah-kaedah hukum. Sejak terjadinya perkara pergaduhan atau jenayah pertama anak Adam Habil dan Qabil di muka bumi, maka sejak zaman Nabi Syith A.S sudah ada ketetapan-ketetapan hukum jenayah. Nabi Syith A.S  telah membuat timbangan sehingga setiap orang dapat membagi makanan secara adil. Selain itu nabi Nabi Syith A.S  juga telah mengembangkan ilmu hitung, ilmu Falaq (perbintangan) sehingga pada masa nabi Nabi Syith A.S, ilmu pengetahuan alam sudah berkembang dengan pesat.

Kisah Nabi Syith A.S bermula selepas nabi Adam dan Zaujah (HAWA) bergaduh untuk menentukan jodoh antara anak-anaknya. Nabi Adam berasa dia berhak menentukan anak yang mana berkahwin dan Zaujah pula mahu dia yang menentukan jodoh anak-anaknya kerana dialah ibu mereka.  Pertelingkahan ini berterusan sehingga ALLAH S.W.T menurunkan wahyu kepada Adam untuk membuktikan siapa yang berhak. Atas arahan ALLAH S.W.T, mereka pun membawa masing-masing satu kendi (bekas) mereka mengeluarkan benih masing-masing dan diletakkan ke dalam kendi istimewa tersebut. Kemudian diperam kendi tersebut beberapa lama.  Kemudian setelah berlalu beberapa masa, masing-masing pergi melihat kendi-kendi tersebut.

Adam membuka kendi simpanannya, Dengan Kuasa ALLAH S.W.T dengan gembiranya apabila terlihat bayi yang sangat comel. Adam membawa pulang anak comel tadi dan diberi nama Nabi Syith A.S .  Zaujah pula pergi melihat kendinya. Tapi Kendi itu kering, tiada apa-apa di dalamnya.   Zaujah hampa dan kecewa.  Ini bermakna Adam lah yang berhak menentukan jodoh anak-anaknya. ketika Zaujah dalam kekecewaan inilah Iblis Laknatullah datang untuk menggoda dan membantu. kata Iblis Laknatullah yang menyamar itu, dia boleh memberi seorang anak yang comel juga seperti apa yang Adam perolehi. Tanpa diketahui Adam, Zaujah pun bersetuju dgn tawaran Iblis Laknatullah tadi. Iblis Laknatullah yang diberi Istidraj oleh ALLAH S.W.T, mampu mengeluarkan bayi yang comel dari kendi Zaujah.  Zaujah juga membawa pulang bayi ini dan diberi nama Nabi Syith A.S  juga.

Sekarang ada 2 bayi bernama Nabi Syith A.S . Adam menjadi bingung dengan hal ini, maknanya kedua-dua anaknya dinamakan Nabi Syith A.S . Setelah beberapa tahun dan anak-anaknya sudah besar, ALLAH S.W.T mewahyukan kepada Adam supaya menyuruh anak-anak ini keluar dari rumah untuk mencari gambaran Syurga. Bagi membuktikan yang mana Nabi Syith A.S  yang sebenar dari ALLAH S.W.T untuk Adam. Maka keluarlah anak-anak ini mencari gambaran Syurga. Seorang ke kanan dan seorang ke kiri. Berjalanlah mereka ke dalam hutan atau padang pasir.  Seorang Nabi Syith A.S  Adam dan seorang lagi Nabi Syith A.S  Zaujah(Zaujah)

Nabi Syith A.S  Adam telah bertemu dgn Malaikat yang menyerupai Manusia, dan bertanyakan Gambaran Syurga.  Maka, Malaikat itu pun menceritakan Gambaran Syurga. Manakala NABI SYITH A.S  ZAUJAH pula telah bertemu seorang Manusia juga, tapi yang dinyamarkan oleh Iblis Laknatullah Laknatullah dan Nabi Syith A.S  Zaujah ini bertanya tentang Gambaran Syurga. Diceritakan oleh Iblis Laknatullah tadi tentang gambaran Syurga itu. (Sudah tentu Iblis Laknatullah tahu kerana dia pernah duduk syurga sebelum kena laknat oleh ALLAH S.W.T )

Apabila kedua-duanya bertemu jawapan.  Mereka pun pulang ke rumah bertemu dengan Ibu Bapa mereka. Maka diceritakan gambaran Syurga tadi kepada Adam dan Zaujah.  Hasilnya cerita kedua-duanya sama sahaja.  Adam dan Zaujah memang tahu itulah gambaran Syurga.  Hal ini membuat Adam jadi runsing lagi.  Siapakah Nabi Syith A.S miliknya yang sebenar? Tak lama kemudian ALLAH S.W.T mewahyukan lagi kepada Adam, supaya menyuruh anak-anak ini keluar mencari gambaran Neraka.  Maka, keesokan harinya mereka diarahkan Adam untuk mencari jawapan bagi tugasan yang kedua ini. Maka keluarlah anak-anak ini mencari guru mereka sebelum ini untuk mengetahui jawaban dari soalan Adam.  Setelah mendapat jawapan.  Anak-anak ini pulang kepangkuan ayah dan bonda mereka.  Maka berceritalah mereka gambaran Neraka.  Juga cerita dan jawapannya yang sama.

Adam semakin runsing dan bingung.  Adam terus menunggu arahan dari ALLAH S.W.T.  Sekali lagi ALLAH S.W.T mengarahkan Adam supaya anak-anak ini keluar pergi mencari ANAK KUNCI SYURGA.  Kata Adam, “Keluarlah kamu berdua mencari ‘Anak Kunci Syurga’, selagi kamu berdua tidak menemuinya, jangan sesekali pulang!” tegas Adam. Seperti biasa, mereka pun melutut kepada guru mereka. Nabi Syith A.S  Adam bertemu Malaikat, dengan tersenyum sang guru memberitahunya.  “Anak Kunci Syurga adalah “LAA ILAAHA ILLALLAH, MUHAMMADURRASULULLAH”. Dengan girang Nabi Syith A.S  Adam pulang ke rumah dan memperdengarkan Adam akan ANAK KUNCI SYURGA yang juga Kalimah Tauhid kepada ayahandanya.  “Inilah anak kunci Syurga wahai Ayahku,” kata Nabi Syith A.S  Adam dengan yakin dan girang.  Anak inilah apabila dewasa diangkat oleh ALLAH S.W.T sebagai Nabi,yang dikenali sebagai Nabi Syith A.S  A.S  A.S.  Nabi Syith A.S  A.S  bin Adam selanjutnya adalah orang yang dipercaya memegang risalah kenabian setelah Nabi Adam wafat. Sebagai seorang Nabi, Nabi Syith A.S  A.S  menerima lembaran-lembaran wahyu dari ALLAH S.W.T.


Menurut Islam nabi Syith as merupakan "karunia/hadiah" yang diberikan Allah kepada nabi Adam as setelah kematian Habil. Meskipun tidak disebutkan di dalam Al Quran, umat Islam memandang nabi Syits as sebagai seorang nabi seperti ayahnya, hanya dia bukanlah antara 25 nabi dan rasul yang wajib diimani oleh umat Islam.  Nabi Syith A.S  adalah orang yang melanjutkan mengajar umat manusia setelah kematian nabi Adam A.S. Literatur Islam menyatakan bila Nabi Syith A.S  lahir saat nabi Adam berusia 100 tahun lebih dan saat nabi Adam meninggal, baginda a.s telah berwasiat memilih Nabi Syith A.S  untuk melanjutkan tugas kenabian membimbing umat manusia. Nabi Adam juga mengingatkan untuk merahsiakan hal ini dari Qabil seorang pendengki yang telah membunuh saudaranya, Habil. Islam seperti juga Yahudi dan Kristen berpendapat jejak silsilah keturunan manusia kembali kepada Nabi Syith A.S, sebab Habil tidak meninggalkan keturunan sedangkan keturunan Qabil dihancurkan pada Banjir Besar.

Beberapa muslim percaya bahwa makam Nabi Syith A.S  terletak di desa Al-Nabi Shayth (secara harfiah berarti Nabi Syith A.S ) di mana sebuah masjid (yang dinamai dengan namanya) dibangun di daerah tersebut. Dan makam Nabi Syith A.S  terletak di dalamnya. Nabi Syith A.S  adalah saudara Habil dan Qabil, beliau dilahirkan setelah peristiwa kematian Habil karena kejahatan saudaranya, Qabil. Nabi Syith A.S  terpilih karena faktor kecerdasannya, ketakwaannya, kezuhudannya dan kepatuhannya, sifat-sifatnya yang mulia inilah yang membuatnya lebih unggul dibandingkan anak-anak Nabi Adam yang lainnya. Dikatakan bahwa usia beliau mencapai 920 tahun. Ketika ajalnya datang dia berwasiat kepada anaknya, Anusy, maka dia melaksanakan perintah Allah. Kemudian setelahnya adalah anaknya, Qanin. Kemudian anaknya, Mahla’il, dialah orang yang diklaim merupakan moyang bangsa Persia. Dia menguasai tujuh daerah, dia juga merupakan orang pertama yang menebang pohon, membangun kota dan benteng besar. Dia yang membangun kota Babilonia dan kota Sus Al-Aqsha, dikatakan bahwa dia mengalahkan iblis dan bala tentaranya lalu mengusir mereka dari bumi. Ketika dia meninggal, tampuk kepemimpinan diwariskan oleh anaknya, Yard. Ketika Yard wafat, dia berwasiat kepada anaknya, Khanukh. Khanukh inilah yang kita kenal dengan nama Idris Alaihissalam menurut pendapat yang masyhur.

Nabi Syith A.S  di lahirkan (sekitar 3630-2718 SM), meninggal pada usia 1042 tahun. Menikah dengan Azura (Hazurah), kemudian mengandung seorang anak yang bernama Enos pada usia 105 tahun. Nabi Syith A.S  atau Seth merupakan anak lelaki ketiga kepada Nabi Adam a.s. dan Zaujah, juga merupakan adik bongsu terakhir kepada Habil dan Qabil. Nabi Nabi Syith A.S  merupakan satu-satunya anak Nabi Adam yang dilahirkan oleh Zaujah tidak mempunyai kembar (anak-anak lain dilahirkan kembar dan berpasang-pasangan). Nabi Syith A.S  diangkat sebagai nabi selepas Nabi Adam menjadikannya nabi kedua diatas muka bumi ini.Beliau yang dianggap sebagai salah satu dari nabi-nabi dalam Islam. Ia juga termasuk guru Nabi Idris yang pertama kali mengajarkan baca-tulis, ilmu falak, Menjinakkan kuda dan lain-lain.

Pengarang kitab Qasas al-Anbiya (hal. 59) menyebutkan bahwa setelah menderita sakit selama 11 hari, Nabi Adam wafat. Ketika masih sakit, Nabi Adam berwasiat kepada Nabi Syith A.S  untuk menggantikan posisi kepemimpinannya. Nabi Adam juga mengingatkan Nabi Syith A.S  untuk menjaga kerahsiaan pelimpahan mandat ini agar jangan sampai diketahui oleh Qabil, si pendengki.

Menurut keterangan Ibnu ‘Abbas, ketika Nabi Syith A.S  dilahirkan, Nabi Adam sudah berusia 930 tahun. Nabi Adam sengaja memilih Nabi Syith A.S  sebab anaknya yang satu ini memiliki kelebihan dari segi keilmuan, kecerdasan, ketakwaan dan kepatuhan dibandingkan dengan semua anaknya yang lain. Sebagai Nabi, Nabi Syith A.S  menerima perintah-perintah dari Allah yang tertulis dalam 50 sahifah. Demikian keterangan dari Hadits Nabi saw. yang diriwayatkan oleh Abu Dzar al-Ghifari sebagaimana dikutip dalam Tarikh Thabari (Jil. I, hal. 152).

Patut kita perhatikan bahwa dalam memilih pemimpin, Nabi Adam menjadikan ketakwaan, kecerdasan dan ketaatan sebagai kriteria utama. Nabi Adam mengenepikan faktor usia, postur tubuh, kekuatan fisik dan aspek-aspek lainnya.


Nasehat Nabi Adam A.S kepada Nabi Nabi Syith A.S  

(1) Janganlah kamu merasa tenang dan aman hidup di dunia. Karena aku merasa tenang hidup di syurga yang bersifat abadi, ternyata aku dikeluarkan oleh Allah daripadanya.

(2) Janganlah kamu bertindak menurut kemahuan isteri - isteri kamu. Kerana aku bertindak menurut kemahuan isteriku (Zaujah), sehingga aku memakan pohon terlarang, lalu aku menjadi menyesal.

(3) Setiap perbuatan yang kamu lakukan, renungkan terlebih dahulu akibat yang akan ditimbulkan. Seandainya aku merenungkan akibat suatu perkara, tentu aku tidak tertimpa musibah seperti ini.

(4) Ketika hati kamu merasakan takut akan sesuatu, maka tinggalkanlah ia. Karena ketika aku hendak makan buah khuldi (buah larangan), hatiku merasa takut, tetapi aku tidak menghiraukannya, sehingga aku benar - benar menemui penyesalan.

(5) Bermusyawarahlah mengenai suatu perkara, karena seandainya aku bermusyawarah dengan para malaikat, tentu aku tidak akan tertimpa musibah.

  Semua yang terurai di atas adalah cara dan sarana. Pembaca, bisa mencari cara dan sarana di tempat yang lebih baik. Namun menjaga hati, wajib bagi kita. Karena, hatilah yang akan mewarnai seluruh anggota badan lainnya, berikut output yang dihasilkannya.


Dalam Kisah Lain di cetus kan :

Wahab bin Munabbih mengatakan, ketika Adam meninggal, Nabi Syith A.S telah berusia 400 tahun. Dia telah diberi tabut, tali, pedang, dan kudanya yang bernama Maimun yang telah diturunkan kepadanya dari surga. Apabila kuda itu meringkik, semua binatang yang melata di bumi menyambutnya dengan tasbih. Nabi Syith A.S telah diwasiati untuk memerangi saudaranya, Qabil. Dia pergi untuk memerangi Qabil dan akhirnya perang itu pun berkecamuk. Itulah perang pertama yang terjadi antara anak-anak Adam di muka bumi. Dalam peperangan itu, Nabi Syith A.S memperoleh kemenangan dan dia menawan Qabil.

Qabil sebagai tawanan berkata, “Wahai Nabi Syith A.S, jagalah persaudaraan di antara kita.” Nabi Syith A.S berkata, “Mengapa engkau sendiri tidak menjaganya? Engkau telah membunuh saudaramu, Habil.” Kemudian Qabil ditawan oleh Nabi Syith A.S; kedua tanganya dibelenggu di atas pundaknya, dan dia ditahan di tempat yang panas sampai meninggal. Anak-anak Qabil bermaksud menguburkannya. Tiba-tiba Iblis datang kepada mereka dalam rupa malaikat. Iblis berkata kepada mereka, “Jangan dikubur di dalam bumi.”

Iblis membawakan dua batu hablur yang telah dilubangi tengah-tengahnya. Dia menyuruh mereka memasukkan Qabil ke dalam ruang antara dua batu hablur itu, memakaikannya pakaian terindah dan meminyakinya dengan ramuan-ramuan tertentu sehingga dia tidak akan mengering. Lalu Iblis menyuruh mereka menyimpannya di sebuah rumah, diletakkan di atas kursi yang terbuat dari emas dan memerintahkan kepada setiap orang yang masuk ke rumah itu untuk bersujud kepadanya sebanyak tiga kali. Iblis memerintahkan kepada mereka untuk merayakan upacara setiap tahun untuknya dan berkumpul di sekitarnya. Kemudian Iblis mewakilkan urusan ini kepada setan. Syaitan yang terkutuk itulah yang kemudian berkomunikasi dengan mereka sehingga manusia terus-menerus sujud kepada Qabil. Oleh itu Qabil adalah manusia pertama yang membunuh dan menjadi Berhala pertama dalam sejarah kemanusiaan yang disembah oleh manusia lain.

Sementara Nabi Syith A.S setelah dia menunaikan tugasnya memerangi Qabil, pulang ke negeri Hindi (India) dan menetap di sana sebagai juru pemutus yang adil di antara manusia.

Wahab bin Munabbih mengatakan bahwa Zaujah (Hawa), istri Adam, meninggal di zaman anaknya, Nabi Syith A.S Setelah meninggalnya Adam, Zaujah tidak hidup lama, hanya setahun, dan meninggal di hari Jumat dalam waktu yang sama ketika dia diciptakan. Diriwayatkan bahwa Zaujah dikuburkan berdekatan dengan Adam. Setelah kepergian mereka, Allah menurunkan 50 sahifah kepada Nabi Syith A.S Dialah orang pertama yang mengeluarkan kata-kata hikmah. Dialah yang pertama kali melakukan transaksi dengan emas dan perak dan orang pertama yang memperkanalkan jual beli, membuat timbangan, dan takaran. Dan dialah orang pertama yang menggali barang tambang dari dalam bumi.

Selanjutnya, Nabi Syith A.S  mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama Anusy. Di kening Nabi Syith A.S  terdapat cahaya Muhammad saw yang berpindah kepadanya dari Adam. Setelah Anusy lahir, cahaya tersebut berpindah ke keningnya. Oleh karena itu, Nabi Syith A.S  tahu bahwa ajalnya sudah dekat. Dia melihat rambut-rambut yang diberikan oleh Adam dan ternyata dia melihat rambut-rambut tersebut telah memutih. Maka, pada tahun itu Nabi Syith A.S meninggal dunia dalam umur 1042 tahun.

Wahab bin Munabbih mengatakan, setelah Nabi Syith A.S  meninggal, dia digantikan oleh anaknya, Anusy. Sebelum meninggal, Nabi Syith A.S  menyerahkan tabut, tali, suhuf, dan cincin kepada Anusy. Anusy berperilaku dengan baik dan memutuskan dengan benar. Kemudian dia menikah dengan seorang wanita yang kemudian mengandung seorang anak. Setelah anak itu lahir, cahaya Muhammad saw yang ada pada Anusy pindah ke wajahnya. Anak tersebut diberi nama Qainan. Anusy terus melakukan kebiasaannya sampai dia menemui ajalnya. Sebelum meninggal, dia serahkan tabut dan shuhuf kepada anaknya, Qainan. Dia memberi wasiat dan mengangkatnya sebagai pengganti setelahnya.

Wahab bin Munabbih mengatakan, setelah Qainan diangkat menjadi pemimpin setelah bapaknya, dia muncul di antara manusia dengan adil. Menjalankan perilaku yang baik, kemudian menikah dengan seorang wanita yang bernama Uthnuk. Dari pernikahan tersebut, Uthnuk mengandung seorang anak laki-laki. Setelah lahir, anak tersebut diberi nama Mahlaila dan cahaya Muhammad saw pindah ke keningnya. Selanjutnya, Qainan sakit, yang membawanya kepada kematian. Maka, dia serahkan tabut dan suhuf kepada anaknya dan mengangkatnya sebagai penggantinya. Berikutnya Mahlaila meninggal dan cahaya beralih ke anaknya yang bernama Yarid. Yarid pun meninggal dan cahaya itu berpindah ke anaknya yang bernama Ukhnukh, yang kemudian dikenal dengan Idris.

*Manakala, Zaujah terus menunggu kepulangan Syith-nya.  Rupa-rupanya Syith Zaujah yang menemui Si Iblis Laknatullah tadi, gagal mendapat jawapan dari Iblis Laknatullah.  Kerana anak kunci Syurga ini juga diketahui oleh Adam.  Iblis Laknatullah tidak mahu mengajarnya kalimat Tauhid ini dan Syith Zaujah pergi mengikuti sang gurunya tadi buat selamanya... Apakah Syith Zaujah yang mengikut Iblis Laknatullah ini adalah Dajjal Al-Masikh yang bakal muncul dipersada Dunia tidak lama lagi???

Syith Zaujah ini merupakan satu-satunya makhluk yang terjadi hasil dari kemampuan Iblis Laknatullah.- pasti ada rahsia besar tentang cerita ini...




-Nabi Syits tidak disebutkan secara jelas dan terang di dalam Al-Qur’an dan riwayat-riwayat yang menjelaskan mengenai beliau terutama bersumber dari ahli kitab Yahudi dan Nasrani atau riwayat Israiliyat yang tidak dapat dipastikan keshahihannya. Ada pula riwayat dari tanah Jawa yang menyebutkan bahwa beliau adalah putra Nabi Adam yang setelah ayahnya wafat, maka beliau mengembara dan tiba di suatu daerah, lalu beliau menetap disitu kemudian beranak pinak dan keturunan dari beliau inilah yang kemudian menjadi leluhur raja-raja di tanah Jawa. Terhadap kisah gharib yang tak ada asal-usulnya ini, cukuplah kita katakan, Allah-lah yang Maha Mengetahui hal-hal yang ghaib. 

JANGAN BIARKAN DIRI ANDA DISELUBUNGI MISTERI.  MAKA, FIKIR-FIKIRKANLAH....



Isnin, 16 Februari 2015

SOLAT 5 WAKTU DALAM QUR'AN DAN HADIS???

SOLAT 5 WAKTU DALAM QUR’AN


ALLAH S.W.T
Berfirman :
“....Kemudian apabila kamu telah merasa tenteram (berada dalam keadaan aman) maka dirikanlah SOLAT itu (dengan sempurna sebagaimana biasa). Sesungguhnya SOLAT  itu adalah satu ketetapan yang diwajibkan atas orang-orang yang beriman, yang tertentu waktunya.”
[ Q.S. AN-NISA’ 4 : 103 ]

Peliharalah kamu segala Solat, khasnya Solat  Wusta (solat Pertengahan) dan berdirilah kerana Allah dengan taat dan khusyuk.
[ Q.S. AL-BAQARAH 2 : 238 ]

“Maka BERTASBIH-lah (solat) kepada ALLAH semasa kamu berada pada WAKTU MALAM (Isyak)  dan semasa kamu berada pada WAKTU SUBUH. Serta pujilah Allah yang berhak menerima segala puji di langit dan di bumi, dan juga pada WAKTU PETANG (Asar) dan semasa kamu berada pada WAKTU ZUHUR.”
[ Q.S. AR-RUM 30 : 17-18 ]

Dan dirikanlah SOLAT PADA DUA HUJUNG SIANG dan pada WAKTU-WAKTU YANG BERHAMPIRAN dengannya dari WAKTU MALAM.”
[ Q.S. HUD 11 : 114 ]

“Dirikanlah olehmu solat KETIKA GELINCIR MATAHARI (Solat Zuhur), hingga waktu GELAP MALAM (Solat Isyak) dan Bacaan Fajar (Solat Subuh) sesungguhnya Bacaan Fajar itu adalah disaksikan.”
[ Q.S. AL-‘ISRA 17 : 78 ]

”...Dalam tiga masa; (iaitu) sebelum SOLAT FAJAR dan ketika kamu membuka pakaian kerana kepanasan tengah hari (Istiwa), dan sesudah SOLAT ISYAK.”
[ Q.S. AN-NUR 24 : 58 ]


RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W
Bersabda :
“Malaikat Jibril A.S telah mengimami saya sebanyak dua kali. Beliau BERSOLAT ZUHUR bersamaku ketika TERGELINCIR MATAHARI dan SOLAT ‘ASAR ketika bayang-bayang sesuatu benda telah sama panjangnya dengan sesuatu itu, dan SOLAT MAGHRIB ketika TERBENAM MATAHARI  dan SOLAT ‘ISYA’ ketika TERBENAM SYAFAQ (iaitu cahaya merah) dan SOLAT SUBUH ketika terbit FAJAR. Pada keesokan harinya, Jibril A.S  bersolat bersama saya SOLAT ZUHUR ketika bayang-bayang sesuatu berada sepanjangnya dan SOLAT ‘ASAR ketika bayang-bayang sesuatu berkedudukan dua kali panjangnya dan SOLAT MAGHRIB ketika orang berbuka puasa dan SOLAT ‘ISYA’ ketika sepertiga malam dan SOLAT SUBUH ketika menguning cahaya pagi. Kemudian Jibril A.S berkata: Inilah waktu solat Nabi-Nabi sebelum engkau. Waktu solat adalah di antara waktu ini.”
[ H.R.S : Imam Bukhari Ra. A. ]

"Jibril turun (datang), lalu ia jadi Imam saya, dan saya solat bersama dia, saya solat bersama dia, saya solat bersama dia, saya solat bersama dia, dan saya solat bersama dia.”  Beliau hitung dengan jari beliau lima kali solat.
Daripada Abu Mas'ud RA
[ H.R.S : Imam Bukhari Ra. A. ]
*Jilid 3. Hadis Nombor 1434.

"Waktu ZUHUR  bermula dari tergelincir matahari di mana bayang seseorang itu sama panjang dengan tingginya selagi tidak masuk waktu ASAR, waktu asar pula berakhir sehingga cahaya matahari menjadi kuning (matahari hampir terbenam), waktu  SOLAT MAGHRIB pula akan berakhir sehingga hilang awan merah dilangit sebelah barat. Waktu ISYAK pula berakhir sehingga pertengahan dari setengah malam. Waktu SOLAT SUBUH pula ialah dari terbit FAJAR sehingga terbit matahari."
Daripada Abdullah bin Amru R.A
[ H.R.S : Imam Muslim Ra. A. ]

‘Jibril A.S berkata kepada Rasulullah SAW : “Bangunlah dan lakukan solat.” Maka beliau melakukan solat Zhuhur ketika matahari tergelincir. Kemudian waktu Ashar menjelang dan Jibril berkata, “Bangun dan lakukan solat.” Maka beliau SAW melakukan solat Ashar ketika panjang bayangan segala benda sama dengan panjang benda itu. Kemudian waktu Maghrib menjelang dan Jibril berkata, “Bangun dan lakukan solat.” Maka beliau SAW melakukan solat Maghrib ketika matahari terbenam. Kemudian waktu Isya` menjelang dan Jibril berkata, “Bangun dan lakukan solat.” Maka beliau SAW melakukan solat Isya` ketika syafaq (mega merah) menghilang. Kemudian waktu Shubuh menjelang dan Jibril berkata, “Bangun dan lakukan solat.” Maka beliau SAW melakukan solat Subuh ketika waktu fajar merekah/ menjelang.’
Dari Jabir bin Abdullah R.A
[ H.R.S : Imam Ahmad, Nasai dan Tirmizi Ra. A. ]


DALAM BIBLE pula nabi Isa dicatatkan berdoa pada waktu-waktu tertentu :

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan BERDOA di sana.
( MARKUS  1 : 35 )
SOLAT SUBUH / FAJAR

Dan setelah orang banyak itu disuruhnya pulang, pada Tengahari, Jesus naik ke atas bukit untuk BERDOA seorang diri. Ketika hari petang, ia BERDOA sendirian di situ.
( MATIUS 14 : 23 )
SOLAT ZOHOR, ASAR DAN MAGHRIB
  
Pada waktu itu pergilah Jesus ke bukit untuk BERDOA dan semalam-malaman dia BERDOA kepada Allah.
( LUKAS 6 : 12 )
SOLAT ISYAK DAN TAHAJJUD

Maka ia maju sedikit, lalu SUJUD dan BERDOA, katanya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaku, tetapi janganlah seperti yang kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
( MATIUS 26 : 39 )


Nabi Isa Sujud dan berdoa....


Secara terperincinya, waktu-waktu bagi setiap solat fardhu adalah seperti berikut:

1. Waktu Zuhur bermula dengan tergelincir matahari (zawal), iaitu matahari condong daripada tengah-tengah langit ke arah barat dengan keadaan sesuatu benda mempunyai sedikit bayang ketika matahari terpacak dan matahari mula condong ke arah barat. Waktu Zuhur berakhir apabila bayang sesuatu benda menjadi sama panjang dengannya.

2. Waktu ‘Asar (solat al-wusta) bermula dengan berakhirnya waktu Zuhur, iaitu apabila bayang sesuatu benda yang sama panjang dengan benda itu mula bertambah dengan pertambahan yang paling minimum. Ia berakhir dengan terbenamnya matahari.
3. Waktu Maghrib, ia bermula dengan terbenam matahari dan berterusan sehingga hilang cahaya syafaq (cahaya merah) dengan tidak kelihatan sedikitpun kesannya.

4. Waktu ‘Isya’ bermula dengan tamatnya waktu Maghrib, iaitu hilang syafaq ahmar (cahaya merah) dan berterusan hingga munculnya fajar sadiq, iaitu beberapa ketika sebelum naik fajar.

5. Waktu Subuh bermula dengan muncul fajar sadiq dan berterusan hinggalah naik matahari (syuruq). Fajar sadiq ialah cahaya putih yang menyerlah mengikut garis lintang ufuk.





PENGERTIAN SOLAT

Solat dari segi bahasa bermaksud doa atau doa dengan sesuatu kebaikan.
Dari segi syara‘, solat bermaksud perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan
yang dimulai dengan takbir beserta niat dan diakhiri dengan salam dengan
syarat-syarat tertentu. Perkataan-perkataan di dalam sembahyang dikenali sebagai rukun qawliyy. Manakala perbuatan-perbuatan di dalam sembahyang dikenali sebagai rukun  fi‘liyy dan perlakuan selain daripada perkataan dan perbuatan dikenali sebagai rukun qalbiyy.

Oleh itu....
“Solat terdiri dari Niat, Tasbih, Doa, Salawat dan bacaan ayat-ayat Qur’an serta Salam pada akhirnya untuk mengingati ALLAH dan berkomunikasi dalam posisi dan gerakan-gerakan tubuh zahir dan batin tertentu dan didirikan pada masa yang telah ditentukan oleh ALLAH S.W.T.”



APAKAH ANDA SUDAH BERSEDIA UNTUK SOLAT?