The Alien - Link Select

Isnin, 14 September 2015

Q.S. AN-NAHL 16 : 43-49 ???

ALLAH S.W.T
Berfirman :
Dan tidaklah Kami mengutus Rasul-rasul sebelummu (wahai Muhammad), melainkan dari kalangan orang-orang lelaki, yang Kami wahyukan kepada mereka. Oleh itu bertanyalah kamu (wahai golongan musyrik) kepada orang-orang yang berpengetahuan agama jika kamu tidak mengetahui.
 (Kami utuskan Rasul-rasul itu) membawa keterangan-keterangan yang jelas nyata (yang membuktikan kebenaran mereka) dan Kitab-kitab Suci (yang menjadi panduan); dan kami pula turunkan kepadamu (wahai Muhammad) Al-Quran yang memberi peringatan, supaya engkau menerangkan kepada umat manusia akan apa yang telah diturunkan kepada mereka, dan supaya mereka memikirkannya.
 (Setelah diterangkan yang demikian) maka adakah orang-orang yang merancang dan melakukan kejahatan-kejahatan itu merasa aman daripada ditimbuskan oleh Allah akan mereka ke dalam bumi, atau mereka didatangi azab dari arah yang mereka tidak menyedarinya?
Atau Ia membinasakan mereka secara mengejut dalam masa mereka berulang alik melakukan kerja masing-masing? Kerana sebenarnya mereka tidak akan dapat melemahkan kuasa Allah.
Atau Ia membinasakan mereka (dan harta benda mereka) sedikit demi sedikit? Kerana sesungguhnya Tuhan kamu Amat melimpah belas kasihan dan rahmatNya.
Tidakkah mereka melihat dan memikirkan segala yang telah dijadikan oleh Allah, yang beredar (berpindah-randah) bayang-bayangnya ke kanan dan ke kiri (pada pagi dan petang), dengan keadaan tunduk menurut peraturan dan kehendak Allah, sedang mereka merendah diri?
Dan bagi Allah jualah tunduk sujud apa yang ada di langit dan yang ada di bumi, dari makhluk-makhluk yang bergerak serta malaikat; sedang mereka (malaikat-malaikat itu) tidak berlaku sombong takbur (daripada beribadat dan sujud kepadaNya).
 [ Q.S. AN-NAHL 16 : 43-49 ]


Sabtu, 12 September 2015

Q.S. AN-NAHL 16 : 36-42 ???

ALLAH S.W.T
Berfirman :
Oleh itu, mereka ditimpa azab sebagai balasan perbuatan jahat yang mereka lakukan; dan azab Allah itu meliputi mereka sebagai balasan bagi apa yang mereka telah ejek-ejek dahulu.

Dan berkatalah orang-orang kafir musyrik: "Kalaulah Allah menghendaki, tentulah kami tidak menyembah selain daripadanya sesuatupun, - (tidak) kami dan tidak juga datuk nenek kami; - dan tentulah kami tidak mengharamkan sesuatu pun dengan ketiadaan perintahnya". Demikianlah juga yang telah dilakukan oleh orang-orang yang terdahulu daripada mereka. (Apa yang mereka katakan itu adalah salah semata-mata) kerana bukankah Rasul-rasul semuanya tidak bertanggungjawab selain daripada menyampaikan (kehendak dan hukum Allah) dengan cara yang jelas nyata?

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus dalam kalangan tiap-tiap umat seorang Rasul (dengan memerintahkannya menyeru mereka): "Hendaklah kamu menyembah Allah dan jauhilah Taghut". Maka di antara mereka (yang menerima seruan Rasul itu), ada yang diberi hidayah petunjuk oIeh Allah dan ada pula yang berhak ditimpa kesesatan. Oleh itu mengembaralah kamu di bumi, kemudian lihatlah bagaimana buruknya kesudahan umat-umat yang mendustakan Rasul-rasulnya.

Jika engkau (wahai Muhammad) terlalu tamak (inginkan mereka beroleh hidayah petunjuk, maka sesungguhnya Allah tidak memberi hidayah petunjuk kepada orang-orang yang berhak disesatkanNya; dan tiadalah bagi mereka sesiapapun yang dapat memberikan pertolongan.

Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan bersungguh-sungguh (sambil berkata): "Allah tidak akan membangkitkan semula orang-orang yang telah mati". (Itu tidak benar), bahkan janji Allah membangkitkan orang-orang yang telah mati) tetap benar; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

 (Allah menghidupkan semula orang-orang yang mati) untuk menerangkan kepada mereka apa yang mereka berselisihan padanya, dan supaya orang-orang kafir mengetahui bahawa mereka adalah orang-orang yang berdusta.

Sesungguhnya perkataan Kami kepada sesuatu apabila Kami kehendaki, hanyalah Kami berkata kepadanya: "Jadilah engkau! ", maka menjadilah ia.

Dan orang-orang yang berhijrah kerana Allah, sesudah mereka dianiaya (ditindas oleh musuh-musuh Islam), Kami akan menempatkan mereka di dunia ini pada tempatnya yang baik; dan sesungguhnya pahala (amal mereka yang baik itu) lebih besar di akhirat kelak, kalaulah mereka mengetahui.

Mereka itu ialah) orang-orang yang bersabar (menanggung kezaliman) dan berserah diri kepada Tuhannya.
[ Q.S. AN-NAHL 16 : 36-42 ]


Jumaat, 11 September 2015

Q.S. AN-NAHL 16 : 29-35 ???

ALLAH S.W.T
Berfirman :
"Oleh itu, masukilah pintu-pintu neraka, tinggal kekalah kamu di dalamnya; maka sesungguhnya (neraka itu) seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong takbur".

Dan ditanya pula kepada orang-orang yang bertaqwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh tuhan yang telah diturunkan oleh Tuhan kamu?" Mereka menjawab: "Kebaikan" orang-orang yang berbuat kebaikan di dunia ini beroleh balasan yang baik, dan sesungguhnya balasan negeri akhirat itu lebih baik lagi; dan memanglah negeri akhirat ialah sebaik-baik negeri bagi orang-orang yang bertaqwa.

 (Untuk mereka) Syurga-syurga " Adn ", yang mereka akan memasukinya, yang mengalir padanya beberapa sungai; mereka beroleh di dalam Syurga itu apa yang mereka kehendaki; demikianlah Allah membalas orang-orang yang bertaqwa,

 (Iaitu) mereka yang diambil nyawanya oleh malaikat dalam keadaan mereka bersih suci (dari kufur syirik dan maksiat), sambil malaikat itu berkata kepada mereka: "Selamat sejahtera kepada kamu; masuklah ke dalam Syurga disebabkan amal baik yang telah kamu kerjakan".

 (Apakah yang ditunggu-tunggu oleh mereka yang tidak beriman itu?) Mereka tidak menunggu melainkan kedatangan malaikat (yang akan mencabut nyawa mereka), atau kedatangan azab Tuhanmu (yang akan membinasakan mereka). Demikianlah juga yang dilakukan oleh orang-orang kafir yang terdahulu daripada mereka (lalu dibinasakan); dan (sebenarnya) Allah tidak menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri sendiri.

Oleh itu, mereka ditimpa azab sebagai balasan perbuatan jahat yang mereka lakukan; dan azab Allah itu meliputi mereka sebagai balasan bagi apa yang mereka telah ejek-ejek dahulu.

Dan berkatalah orang-orang kafir musyrik: "Kalaulah Allah menghendaki, tentulah kami tidak menyembah selain daripadanya sesuatupun, - (tidak) kami dan tidak juga datuk nenek kami; - dan tentulah kami tidak mengharamkan sesuatu pun dengan ketiadaan perintahnya". Demikianlah juga yang telah dilakukan oleh orang-orang yang terdahulu daripada mereka. (Apa yang mereka katakan itu adalah salah semata-mata) kerana bukankah Rasul-rasul semuanya tidak bertanggungjawab selain daripada menyampaikan (kehendak dan hukum Allah) dengan cara yang jelas nyata?
[ Q.S. AN-NAHL 16 : 29-35 ]


Rabu, 9 September 2015

Q.S. AN-NAHL 16 : 22-28 ???

ALLAH S.W.T
Berfirman :
Tuhan kamu (yang berhak disembah) ialah Tuhan yang satu (Maha Esa); oleh itu, orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat: hati mereka ingkar dan sikap zahir mereka sombong takbur (menentang kebenaran).
Sebenarnya, bahawa Allah mengetahui akan apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka zahirkan; sesungguhnya Ia tidak suka kepada orang-orang yang sombong takbur.
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Apakah yang diturunkan oleh Tuhan kamu (kepada nabi Muhammad)?" Mereka menjawab: "Cerita-cerita dongeng orang-orang dahulu kala".
 (Mereka dibiarkan menuduh dengan yang demikian) supaya mereka memikul dosa-dosa mereka dengan sepenuhnya pada hari kiamat, dan juga memikul sebahagian dari dosa orang-orang yang mereka sesatkan dengan tidak berdasarkan pengetahuan yang benar; sesungguhnya amatlah buruknya dosa-dosa yang mereka lakukan itu.
Sebenarnya orang-orang yang terdahulu dari mereka telah menjalankan rancangan jahat (terhadap ugama Allah dan Rasul-rasulNya); maka Allah binasakan bangunan (rancangan jahat) mereka dari asas-asasnya, lalu bumbung (bangunan itu) jatuh menimpa ke atas mereka, dan mereka pula didatangi azab kebinasaan dari arah yang mereka tidak menyedarinya.
Kemudian pada hari kiamat, Allah menghinakan mereka (dengan azab seksa) sambil bertanya: "Mana dia sekutu-sekutuKu yang kamu berperi-peri memusuhi (Nabi-nabi dan orang-orang yang beriman) untuk membela mereka?" (Pada ketika itu) berkatalah orang-orang yang beroleh ilmu pengetahuan: "Sesungguhnya kehinaan hari ini dan azab seksa, adalah tertimpa kepada orang-orang yang kafir;
 (Iaitu) mereka yang diambil nyawanya oleh malaikat dalam keadaan mereka menganiaya diri sendiri (dengan kekufurannya)." Lalu mereka tunduk menyerah (ketika melihat azab sambil berkata): "Kami tiada melakukan sesuatu kejahatan". (Malaikat menjawab): "Bahkan (kamu ada melakukannya); sesungguhnya Allah Maha Mengetahui akan apa yang kamu telah kerjakan".
[ Q.S. AN-NAHL 16 : 22-28 ]


*Kitab ALLAH ditulis dan dijaga ketulenannya manakala hadis dilarang menulis nya bersama-sama dalam satu lembaran tulisan Kitab ALLAH. Wajib ditulis di lembaran yang berlainan. Dan menyebarkan hadis bukan satu larangan tetapi satu perintah dan bukan satu kesalahan.


RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W
Bersabda :
“Janganlah kamu tulis(Hadis) apa-apa dari aku. Dan barangsiapa yang telah menulis dari aku selain Al-Qur’an, hendaklah dia menghapuskannya. Dan sampaikanlah(Hadis)dari aku, tidak ada kesalahan di dalam melakukan itu. Dan barangsiapa yang berdusta terhadap aku dengan sengaja, maka dia akan menemui tempatnya di dalam api Neraka.”
Daripada Abu Said al-Khudri R.A
[ H.R.S : Imam Ahmad, Muslim, ad-Darimi dan lain-lain. ]

“Adalah kami menulis apa yang kami dengar dari Nabi SAW.  Maka di satu hari beliau datang kepada kami dan berkata:
“Apakah tulisan-tulisan ini?”
Maka kami menjawab: “Apa yang kami dengar dari engkau.”
Lalu beliau berkata: “Tulisan bersama Kitab Allah?”
Kami menjawab: “Iaitu apa yang kami dengar.”
Lalu bersabda Nabi SAW:
“Tulislah Kitab Allah dan jagalah ketulenan Kitab Allah. Tulisan selain kitab Allah? Jagalah ketulenan kitab Allah dan janganlah mencemari ia.”
Dari Abu Hurairah, Abdullah ibnu Umar dan Abdullah bin Amru RA
[ H.R.Hasan : Imam Ahmad, Thabarani dan Ibnu Asakir Ra. A. ]

“Tulislah ! Demi Dzat yang jiwaku berada di kekuasaan-Nya, tiadalah yang keluar dari mulut ini kecuali yang hak (yakni yang benar).”
Aku biasa menulis segala yang aku dengar dari Rasulullah sallallahu-alaihi-wasallam untuk aku hafalkan. Lalu kaum Quraish menegahku dengan berkata: Apakah kamu menulis segala sesuatu? Bukankah Rasulullah seorang manusia yang berbicara pada waktu marah dan senang juga?  Maka aku berhenti sebentar dari menulis sehingga aku menemui Rasulullah dan mengkhabarkan beliau tentang hal ini.
Daripada Abdullah bin Amru R.A
[ H.R.S : Imam Ahmad, Abu Daud, Hakim dan Nasiruddin Albani Ra. A. ]

“Semoga Allah menyerikan wajah orang yang mendengar sebuah hadis dari aku lalu dihafalnya sehingga disampaikan kepada orang lain.”
Daripada Zaid bin Thabit RA
[ H.R.S : Imam Tirmizi, ad-Dhiyaa’, as-Suyuti, Nasiruddin Albani Ra. A. ]

“Kalian mendengarkan lalu akan didengarkan dari kalian, selanjutnya akan didengar pula dari orang yang mendengar dari kalian.”
Daripada  Abdullah ibnu Abbas RA
[ H.R.S : Imam Ahmad, Abu Daud, al-Hakim, al-Baihaqi, Ibnu Hibban dan ath-Thabarani, dinilai sahih oleh Syu’aib al-Arnuth Ra.A. ]



Selasa, 8 September 2015

Q.S. AN-NAHL 16 : 15-21 ???

ALLAH S.W.T
Berfirman :
Dan Ia mengadakan di bumi gunung-ganang yang menetapnya supaya ia tidak menghayun-hayunkan kamu; dan Ia mengadakan sungai-sungai serta jalan-jalan lalu lalang, supaya kamu dapat sampai ke matlamat yang kamu tuju.
Dan (Ia mengadakan) tanda-tanda panduan jalan, dan dengan bintang-bintang (pada waktu malam) mereka dapat mengetahui arah yang hendak dituju.
Kalau sudah demikian, adakah Allah yang menciptakan semuanya itu sama seperti makhluk-makhluk yang tidak menciptakan sesuatu? Maka patutkah kamu lalai sehingga kamu tidak mahu beringat serta memikirkannya?
Dan jika kamu menghitung nikmat Allah (yang dilimpahkannya kepada kamu), tiadalah kamu akan dapat menghitungnya satu persatu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
Dan Allah mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu zahirkan.
Dan makhluk-makhluk yang mereka sembah selain dari Allah itu tidak dapat menciptakan sesuatupun, bahkah merekalah yang diciptakan.
Makhluk-makhluk itu tetap akan mati, bukanlah kekal hidup; dan mereka tidak mengetahui bilakah masing-masing akan dibangkitkan (menerima balasan).

[ Q.S. AN-NAHL 16 : 15-21 ]

Isnin, 31 Ogos 2015

NABI DAN RASUL BERAGAMA YANG SAMA ???

ALLAH S.W.T 
Berfirman :
Katakanlah lagi: "Bukanlah aku seorang Rasul pembawa agama yang berlainan dari agama yang dibawa oleh Rasul-rasul (yang telah lalu),…"
[ Q.S .AL-AHQAF 46 : 9)

RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W
Bersabda :
“Para nabi adalah bersaudara. Dan agama mereka satu.”
[ H.R.S :Imam Bukhari & Muslim Ra. A. ]

Q.S. AN-NAHL 16 : 8-14 ???

ALLAH S.W.T
Berfirman :
Dan (Allah menjadikan) kuda dan baghal serta keldai untuk kamu menunggangnya, dan untuk menjadi perhiasan; dan Ia menjadikan apa yang kamu tidak mengetahuinya.

Dan kepada Allah jualah tertentunya urusan memberi panduan yang menerangkan jalan yang lurus; dan di antara jalan-jalan yang dituju ada yang terpesong dari kebenaran; dan jika Ia kehendaki, tentulah Ia memberi petunjuk kepada kamu semua (yang menyampaikan ke jalan yang lurus itu).

Dia lah yang menurunkan hujan dari langit; sebahagian daripadanya untuk minuman kamu dan sebahagian lagi menyebabkan tumbuhnya pokok-pokok (tumbuh-tumbuhan) untuk kamu melepaskan binatang-binatang ternak: makan padanya.

Ia juga menumbuhkan bagi kamu dengan sebab hujan itu tanaman-tanaman dan pokok-pokok zaitun dan tamar (kurma) serta anggur; dan juga dari segala jenis buah-buahan. Sesungguhnya yang demikian mengandungi satu tanda (yang membuktikan kekuasaan Allah) bagi kaum yang mahu berfikir.

Dan ia memudahkan bagi kamu malam dan siang, dan matahari serta bulan; dan bintang-bintang dimudahkan dengan perintahNya untuk keperluan-keperluan kamu. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi tanda-tanda (yang membuktikan kebijaksanaan Allah) bagi kaum yang mahu memahaminya.

Dan apa-apa jua yang dijadikan untuk kamu di bumi yang berlainan jenisnya (dimudahkan juga untuk kegunaan kamu). Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi satu tanda (yang membuktikan kemurahan Allah) bagi kaum yang mahu mengingati nikmat Allah itu.

Dan Dia lah yang memudahkan laut, supaya kamu dapat makan daripadanya daging yang lembut hidup-hidup, dan dapat pula mengeluarkan daripadanya benda-benda perhiasan untuk kamu memakainya dan (selain itu) engkau melihat pula kapal-kapal belayar padanya; dan lagi supaya kamu dapat mencari rezeki dari limpah kurniaNya; dan supaya kamu bersyukur.

[ Q.S. AN-NAHL 16 : 8-14 ]