[15]
Allah (membalas) memperolok-olok, dan membiarkan mereka meraba-raba dalam kesesatan mereka (yang melampaui batas itu).
[16]
Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan meninggalkan petunjuk; maka tiadalah beruntung perniagaan mereka dan tidak pula mereka beroleh petunjuk hidayah.
[17]
Perbandingan hal mereka (golongan yang munafik itu) samalah seperti orang yang menyalakan api; apabila api itu menerangi sekelilingnya, (tiba-tiba) Allah hilangkan cahaya (yang menerangi) mereka, dan dibiarkannya mereka dalam gelap-gelita, tidak dapat melihat (sesuatu pun).
[18]
Mereka (seolah-olah orang yang) pekak, bisu dan buta; dengan keadaan itu mereka tidak dapat kembali (kepada kebenaran).
[19]
Atau (bandingannya) seperti (orang-orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit, bersama dengan gelap-gelita, dan guruh serta kilat; mereka menyumbat jarinya ke dalam telinga masing-masing dari mendengar suara petir, kerana mereka takut mati. (Masakan mereka boleh terlepas), sedang (pengetahuan dan kekuasaan) Allah meliputi orang-orang yang kafir itu.
[20]
Kilat itu pula hampir-hampir menyambar (menghilangkan) penglihatan mereka; tiap-tiap kali kilat itu menerangi mereka (dengan pancarannya), mereka berjalan dalam cahayanya. Dan apabila gelap menyelubungi mereka, berhentilah mereka (menunggu dengan bingungnya). Dan sekiranya Allah menghendaki, nescaya dihilangkanNya pendengaran dan penglihatan mereka; sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.
[21]
Wahai sekalian manusia! Beribadatlah kepada Tuhan kamu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang terdahulu daripada kamu, supaya kamu (menjadi orang-orang yang) bertaqwa.
Khamis, 6 Mei 2010
Rabu, 5 Mei 2010
AL-BAQARAH : 8-14
[8]
Dan di antara manusia ada yang berkata: "Kami telah beriman kepada Allah dan kepada hari akhirat"; padahal mereka sebenarnya tidak beriman.
[9]
Mereka hendak memperdayakan Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya memperdaya dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyedarinya.
[10]
Dalam hati mereka (golongan yang munafik itu) terdapat penyakit (syak dan hasad dengki), maka Allah tambahkan lagi penyakit itu kepada mereka; dan mereka pula akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya, dengan sebab mereka berdusta (dan mendustakan kebenaran).
[11]
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat bencana dan kerosakan di muka bumi", mereka menjawab: " Sesungguhnya kami orang-orang yang hanya membuat kebaikan".
[12]
Ketahuilah! Bahawa sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang sebenar-benarnya membuat bencana dan kerosakan, tetapi mereka tidak menyedarinya.
[13]
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang itu telah beriman". Mereka menjawab: "Patutkah kami ini beriman sebagaimana berimannya orang-orang bodoh itu?" Ketahuilah! Sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak mengetahui (hakikat yang sebenarnya).
[14]
Dan apabila mereka bertemu dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata: " Kami telah beriman ", dan manakala mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka berkata pula:" Sesungguhnya kami tetap bersama kamu, sebenarnya kami hanya memperolok-olok (akan orang-orang yang beriman)".
Dan di antara manusia ada yang berkata: "Kami telah beriman kepada Allah dan kepada hari akhirat"; padahal mereka sebenarnya tidak beriman.
[9]
Mereka hendak memperdayakan Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya memperdaya dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyedarinya.
[10]
Dalam hati mereka (golongan yang munafik itu) terdapat penyakit (syak dan hasad dengki), maka Allah tambahkan lagi penyakit itu kepada mereka; dan mereka pula akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya, dengan sebab mereka berdusta (dan mendustakan kebenaran).
[11]
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat bencana dan kerosakan di muka bumi", mereka menjawab: " Sesungguhnya kami orang-orang yang hanya membuat kebaikan".
[12]
Ketahuilah! Bahawa sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang sebenar-benarnya membuat bencana dan kerosakan, tetapi mereka tidak menyedarinya.
[13]
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang itu telah beriman". Mereka menjawab: "Patutkah kami ini beriman sebagaimana berimannya orang-orang bodoh itu?" Ketahuilah! Sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak mengetahui (hakikat yang sebenarnya).
[14]
Dan apabila mereka bertemu dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata: " Kami telah beriman ", dan manakala mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka berkata pula:" Sesungguhnya kami tetap bersama kamu, sebenarnya kami hanya memperolok-olok (akan orang-orang yang beriman)".
Selasa, 4 Mei 2010
Al- Baqarah
[1]
Alif, Laam, Miim.
[2]
Kitab Al-Quran ini, tidak ada sebarang syak padanya (tentang datangnya dari Allah dan tentang sempurnanya); ia pula menjadi petunjuk bagi orang-orang yang (hendak) bertaqwa;
[3]
Iaitu orang-orang yang beriman kepada perkara-perkara yang ghaib, dan mendirikan (mengerjakan) sembahyang serta membelanjakan (mendermakan) sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
[4]
Dan juga orang-orang yang beriman kepada Kitab "Al-Quran" yang diturunkan kepadamu (Wahai Muhammad), dan Kitab-kitab yang diturunkan dahulu daripadamu, serta mereka yakin akan (adanya) hari akhirat (dengan sepenuhnya).
[5]
Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang berjaya.
[6]
Sesungguhnya orang-orang kafir (yang tidak akan beriman), sama sahaja kepada mereka: sama ada engkau beri amaran kepadanya atau engkau tidak beri amaran, mereka tidak akan beriman.
[7]
(Dengan sebab keingkaran mereka), Allah mematerikan atas hati mereka serta pendengaran mereka, dan pada penglihatan mereka ada penutupnya; dan bagi mereka pula disediakan azab seksa yang amat besar.
[1]
Alif, Laam, Miim.
[2]
Kitab Al-Quran ini, tidak ada sebarang syak padanya (tentang datangnya dari Allah dan tentang sempurnanya); ia pula menjadi petunjuk bagi orang-orang yang (hendak) bertaqwa;
[3]
Iaitu orang-orang yang beriman kepada perkara-perkara yang ghaib, dan mendirikan (mengerjakan) sembahyang serta membelanjakan (mendermakan) sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
[4]
Dan juga orang-orang yang beriman kepada Kitab "Al-Quran" yang diturunkan kepadamu (Wahai Muhammad), dan Kitab-kitab yang diturunkan dahulu daripadamu, serta mereka yakin akan (adanya) hari akhirat (dengan sepenuhnya).
[5]
Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang berjaya.
[6]
Sesungguhnya orang-orang kafir (yang tidak akan beriman), sama sahaja kepada mereka: sama ada engkau beri amaran kepadanya atau engkau tidak beri amaran, mereka tidak akan beriman.
[7]
(Dengan sebab keingkaran mereka), Allah mematerikan atas hati mereka serta pendengaran mereka, dan pada penglihatan mereka ada penutupnya; dan bagi mereka pula disediakan azab seksa yang amat besar.
Isnin, 3 Mei 2010
UMMUL-KITAB FATIHAH
Al- Faatihah
[1]
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.
[2]
Segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam.
[3]
Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.
[4]
Yang Menguasai pemerintahan hari Pembalasan (hari Akhirat).
[5]
Engkaulah sahaja (Ya Allah) Yang Kami sembah, dan kepada Engkaulah sahaja kami memohon pertolongan.
[6]
Tunjukilah kami jalan yang lurus.
[7]
Iaitu jalan orang-orang yang Engkau telah kurniakan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) orang-orang yang Engkau telah murkai, dan bukan pula (jalan) orang-orang yang sesat.
Amin...
[1]
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.
[2]
Segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam.
[3]
Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.
[4]
Yang Menguasai pemerintahan hari Pembalasan (hari Akhirat).
[5]
Engkaulah sahaja (Ya Allah) Yang Kami sembah, dan kepada Engkaulah sahaja kami memohon pertolongan.
[6]
Tunjukilah kami jalan yang lurus.
[7]
Iaitu jalan orang-orang yang Engkau telah kurniakan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) orang-orang yang Engkau telah murkai, dan bukan pula (jalan) orang-orang yang sesat.
Amin...
Khamis, 29 April 2010
AYAT-AYAT PENYEMBUH (SYIFA')
Imam Abu Qasim Qushairi rah. telah dilaporkan berkata: "seorang di antara anakku jatuh sakit sehingga dia hampir maut. Di waktu itu aku bermimpi bertemu Rasulullah s.a.w. Baginda bersabda: "Mengapakah kamu tidak ambil berat pada ayat-ayat syifa'? Mengapa tidak kamu amal ayat-ayat itu dan memohon (kepada Allah s.w.t.) disembuhkan?" Setelah jaga aku mula memikirkan peristiwa itu. Setelah diteliti (al-Quran) maka aku temui ayat-ayat itu pada ENAM tempat. Ianya adalah seperti berikut:
Surah At-Taubah: ayat 14
Perangilah mereka, nescaya Allah akan menyeksa mereka dengan (perantaraan) tangan kamu, dan Allah akan menghinakan mereka serta menolong kamu menewaskan mereka, dan Ia akan memuaskan hati orang-orang yang beriman.
Surah Yunus: ayat 57
Wahai umat manusia! Sesungguhnya telah datang kepada kamu Al-Quran yang menjadi nasihat pengajaran dari Tuhan kamu, dan yang menjadi penawar bagi penyakit-penyakit batin yang ada di dalam dada kamu, dan juga menjadi hidayah petunjuk untuk keselamatan, serta membawa rahmat bagi orang-orang yang beriman.
Surah An-Nahl: ayat 69
Kemudian makanlah dari segala jenis bunga-bungaan dan buah-buahan (yang engkau sukai), serta turutlah jalan-jalan peraturan Tuhanmu yang diilhamkan dan dimudahkannya kepadamu". (Dengan itu) akan keluarlah dari dalam badannya minuman (madu) yang berlainan warnanya, yang mengandungi penawar bagi manusia (dari berbagai-bagai penyakit). Sesungguhnya pada yang demikian itu, ada tanda (yang membuktikan kemurahan Allah) bagi orang-orang yang mahu berfikir.
Surah Al-Isra' :ayat 82
Dan Kami turunkan dengan beransur-ansur dari Al-Quran Aya-ayat Suci yang menjadi ubat penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman kepadanya; dan (sebaliknya) Al-Quran tidak menambahkan orang-orang yang zalim (disebabkan keingkaran mereka) melainkan kerugian jua.
Surah Asy-Syua'ara' : ayat 80
"Dan apabila aku sakit, maka Dia lah yang menyembuhkan penyakitku;
Surah Fushshilat: ayat 44
Dan kalaulah Al-Quran itu Kami jadikan (bacaan) dalam bahasa asing, tentulah mereka akan berkata: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya (dalam bahasa yang kami fahami)? Patutkah Kitab itu berbahasa asing sedang Rasul yang membawanya berbangsa Arab?" Katakanlah (wahai Muhammad): "Al-Quran itu, menjadi (cahaya) petunjuk serta penawar bagi orang-orang yang beriman; dan sebaliknya orang-orang yang tidak beriman, (AL-Quran itu) menjadi sebagai satu penyakit yang menyumbat telinga mereka (bukan penawar); dan ia juga merupakan gelap-gelita yang menimpa (pandangan) mereka (bukan cahaya yang menerangi). Mereka itu - (dengan perbuatan melarikan diri dari ajaran Al-Quran, tidak ubahnya seperti) orang-orang yang diseru dari tempat yang jauh (masakan mereka dapat mendengar dengan betul atau melihat dengan nyata)".
Bacakan ayat2 tersebut pada air sebanyak 7 kali dengan penuh tawakkal pada Allah. Insyallah penyakit yang dideritai sembuh...
Surah At-Taubah: ayat 14
Perangilah mereka, nescaya Allah akan menyeksa mereka dengan (perantaraan) tangan kamu, dan Allah akan menghinakan mereka serta menolong kamu menewaskan mereka, dan Ia akan memuaskan hati orang-orang yang beriman.
Surah Yunus: ayat 57
Wahai umat manusia! Sesungguhnya telah datang kepada kamu Al-Quran yang menjadi nasihat pengajaran dari Tuhan kamu, dan yang menjadi penawar bagi penyakit-penyakit batin yang ada di dalam dada kamu, dan juga menjadi hidayah petunjuk untuk keselamatan, serta membawa rahmat bagi orang-orang yang beriman.
Surah An-Nahl: ayat 69
Kemudian makanlah dari segala jenis bunga-bungaan dan buah-buahan (yang engkau sukai), serta turutlah jalan-jalan peraturan Tuhanmu yang diilhamkan dan dimudahkannya kepadamu". (Dengan itu) akan keluarlah dari dalam badannya minuman (madu) yang berlainan warnanya, yang mengandungi penawar bagi manusia (dari berbagai-bagai penyakit). Sesungguhnya pada yang demikian itu, ada tanda (yang membuktikan kemurahan Allah) bagi orang-orang yang mahu berfikir.
Surah Al-Isra' :ayat 82
Dan Kami turunkan dengan beransur-ansur dari Al-Quran Aya-ayat Suci yang menjadi ubat penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman kepadanya; dan (sebaliknya) Al-Quran tidak menambahkan orang-orang yang zalim (disebabkan keingkaran mereka) melainkan kerugian jua.
Surah Asy-Syua'ara' : ayat 80
"Dan apabila aku sakit, maka Dia lah yang menyembuhkan penyakitku;
Surah Fushshilat: ayat 44
Dan kalaulah Al-Quran itu Kami jadikan (bacaan) dalam bahasa asing, tentulah mereka akan berkata: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya (dalam bahasa yang kami fahami)? Patutkah Kitab itu berbahasa asing sedang Rasul yang membawanya berbangsa Arab?" Katakanlah (wahai Muhammad): "Al-Quran itu, menjadi (cahaya) petunjuk serta penawar bagi orang-orang yang beriman; dan sebaliknya orang-orang yang tidak beriman, (AL-Quran itu) menjadi sebagai satu penyakit yang menyumbat telinga mereka (bukan penawar); dan ia juga merupakan gelap-gelita yang menimpa (pandangan) mereka (bukan cahaya yang menerangi). Mereka itu - (dengan perbuatan melarikan diri dari ajaran Al-Quran, tidak ubahnya seperti) orang-orang yang diseru dari tempat yang jauh (masakan mereka dapat mendengar dengan betul atau melihat dengan nyata)".
Bacakan ayat2 tersebut pada air sebanyak 7 kali dengan penuh tawakkal pada Allah. Insyallah penyakit yang dideritai sembuh...
Rabu, 28 April 2010
PUJIAN UNTUK KTMB!

Satu pujian untuk KTMB! Usaha yang bagus... tingkatkan lagi!
walaupun ini satu langkah yang berani dan wajar diberi pujian, ia masih tidak memenuhi keselamatan bagi wanita.
“ Menteri menyokong Gerabak yang berbeza bagi kaum lelaki dan wanita di komuter untuk mengelakkan gangguan seksual terhadap kaum wanita”, ini adalah satu kenyataan akhbar yang telah dikeluarkan oleh Menteri Wanita dan Keluarga Datuk Seri Shahrizat Abdul Jalil pada 2 April 2010 yang lepas. JERIT mendapati kenyataan Menteri khususnya berkenaan gangguan seksual adalah sesuatu yang wajar diberikan perhatian. Namun begitu, sebagai sebuah gerakan yang mementingkan Hak Asasi yang sentiasa melihat sesuatu perkara berlandaskan Hak Asasi dan hak kesamarataan, perkara ini amat membimbangkan dan sekaligus mebangkitkan satu persoalan yang penting. Persoalannya, adakah gangguan seksual terhadap wanita hanya berlaku di Komuter? Betulke wanita hanya dilayan sedemikian di Komuter sahaja? Betulke sekiranya wanita dan lelaki diberikan gerabak yang berbeza akan menyelesaikan masalah gangguan seksual terhadap wanita? MUNGKIN!
sebelum aku memuji lebih jauh... ada satu cadangan lagi lah...
1. Tugaskan seorang anggota keselamatan(polis atau sekuriti berdaftar ataupun pegawai keselamatan KTMB yang dilantik khas untk meronda dalam setiap koc atau gerabak komuter. ini untuk memastikan keselamatan dari segala aspek merbahaya seperti, penyeluk saku, penejnayah seks dan sebarang tindakan pengguna komuter yang merosakkan peralatan dalam gerabak dan begitu juga mereka yang tidak bersopan dalam gerabak.
kan bagus kalau kita menggunakan sistem Islamik... bukankah dalam masjid saat bersolat itu kita meletakkan jemaah lelaki di hadapan dan jemaah wanita di belakang??
letakkan gerabak wanita dibelakang dan gerabak lelaki di hadapan... Insyallah selamat... satu lagi gerabak untk wanita itu biarlah diwarnakan dengan warna merah jambu keseluruhannya atau warna lain yang berbeza... supaya penumpang khususnya orang asing dapat membezakannya segera. betul tak?
nah.. konsep yang sama la kita guna pakai bagi semua komuter dan LRT dan lain2 pengangkutan awam seperti bas dan kapal terbang.... kan baik sangat kalau kita sediakan bas yang dipandu oleh pemandu wanita dan penumpang serta kalindannya wanita??? kan itu lebih selamat...
banyak manfaatnya kalau kita guna perundangan islam...
Subhanallah... hanya Allah yang Maha Tahu dan lebih tahu keperluan manusia.
SYABAS UNTUK KTMB!
Taubah : [61]
Dan di antara mereka (yang munafik itu) ada orang-orang yang menyakiti Nabi sambil mereka berkata: "Bahawa dia (Nabi Muhammad) orang yang suka mendengar (dan percaya pada apa yang didengarnya)". Katakanlah: "Dia mendengar (dan percaya) apa yang baik bagi kamu, ia beriman kepada Allah dan percaya kepada orang mukmin, dan ia pula menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu". Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah itu, bagi mereka azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
[62]
Mereka bersumpah kepada kamu dengan nama Allah untuk mendapat keredaan kamu, padahal Allah dan RasulNya jualah yang lebih berhak mereka mendapat keredaanNya, jika betul mereka orang-orang yang beriman.
[63]
Tidakkah mereka mengetahui bahawa sesiapa yang menentang (perintah-perintah) Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya adalah baginya neraka Jahannam serta ia kekal di dalamnya? Balasan yang demikian adalah kehinaan yang besar
in english...
61. Among them are men who molest the Prophet and say, "He is (all) ear." Say, "He listens to what is best for you: he believes in Allah, has faith in the Believers, and is a Mercy to those of you who believe." But those who molest the Messenger will have a grievous penalty.
62. To you they swear by Allah. In order to please you: But it is more fitting that they should please Allah and His Messenger, if they are Believers.
63. Know they not that for those who oppose Allah and His Messenger, is the Fire of Hell?- wherein they shall dwell. That is the supreme disgrace.
Dan di antara mereka (yang munafik itu) ada orang-orang yang menyakiti Nabi sambil mereka berkata: "Bahawa dia (Nabi Muhammad) orang yang suka mendengar (dan percaya pada apa yang didengarnya)". Katakanlah: "Dia mendengar (dan percaya) apa yang baik bagi kamu, ia beriman kepada Allah dan percaya kepada orang mukmin, dan ia pula menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu". Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah itu, bagi mereka azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
[62]
Mereka bersumpah kepada kamu dengan nama Allah untuk mendapat keredaan kamu, padahal Allah dan RasulNya jualah yang lebih berhak mereka mendapat keredaanNya, jika betul mereka orang-orang yang beriman.
[63]
Tidakkah mereka mengetahui bahawa sesiapa yang menentang (perintah-perintah) Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya adalah baginya neraka Jahannam serta ia kekal di dalamnya? Balasan yang demikian adalah kehinaan yang besar
in english...
61. Among them are men who molest the Prophet and say, "He is (all) ear." Say, "He listens to what is best for you: he believes in Allah, has faith in the Believers, and is a Mercy to those of you who believe." But those who molest the Messenger will have a grievous penalty.
62. To you they swear by Allah. In order to please you: But it is more fitting that they should please Allah and His Messenger, if they are Believers.
63. Know they not that for those who oppose Allah and His Messenger, is the Fire of Hell?- wherein they shall dwell. That is the supreme disgrace.
Langgan:
Catatan (Atom)

