The Alien - Link Select

Isnin, 17 Ogos 2015

NABI ISA @ JESUS DIUTUS UNTUK UMAT ISRAEL SAHAJA & MUHAMMAD DIUTUS UNTUK SELURUH MANUSIA???

NABI MUHAMMAD S.A.W DIUTUS UNTUK SELURUH MANUSIA DAN RAHMAT SELURUH ALAM !!!

ALLAH S.W.T
Berfirman :
“Yaa, Siin. Demi Al-Quran yang mengandungi hikmat-hikmat dan kebenaran yang tetap kukuh, Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad adalah seorang Rasul) dari Rasul-rasul yang telah diutus,”
[Q.S. Yassin 36 : 1-3]

“Tidaklah Kami mengutusmu, melainkan untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam.”
[Q.S. Al-Anbiyâ' 21 : 107 ]

Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kalian, tetapi dia adalah RASULULLAH dan PENUTUP NABI-NABI. Dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.”
[ Q.S. al-Ahzab 33: 40 ]

"Dan Kami tidak mengutusmu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya, sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui."
[ Q.S. 34 : 28 ]

…dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).”
(QS. As-Shaff 61 : 6)

RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W
Bersabda :
“Aku Nabi, bukannya pendusta, aku adalah putera Abdul Muttalib.”
Daripada Saidina Ali Abu Talib R.A
[ H.N.R.S : Imam Bukhari, Muslim dan Nawawi Ra. A. ]

“Aku diberi (oleh Allah SWT) lima perkara, yang itu semua tidak diberikan kepada seorang-pun sebelumku. “...Dan Nabi-Nabi dahulu (sebelum-ku) diutus khusus kepada kaumnya, sedangkan aku diutus kepada manusia semuanya.”
Daripada Jabir bin Abdullah R.A
[ H.N.R.S : Imam Bukhari Ra.A. - no: 335 ]

“Demi Rabb yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, siapapun dari umat hari ini, baik Yahudi maupun Nashrani, yang mendengar tentang aku, kemudian mati dengan tidak mengimani apa-apa yang aku diutus dengannya, maka dia termasuk penghuni Neraka.”
Daripada Abu Hurairah R.A
[ H.R.S : Imam Muslim Ra. A. - No.218 ]

NABI ISA @ JESUS AL MASIH
Bersabda :
"…dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).”
[ QS. As-Shaff 61 : 6 ]

" Aku akan mengutus kepadamu Penolong(Paraclete) yang berasal dari Bapa. Dialah Roh yang akan menyatakan kebenaran tentang Allah. Apabila Ia datang, Ia akan memberi kesaksian tentang Aku"
( Yohanes 15:26 )

"tetapi Penolong, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam namaku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah kukatakan kepadamu."
( Yohanes 14:26 )

"Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika aku pergi. Sebab jikalau aku tidak pergi, Penolong itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau aku pergi, aku akan mengutus Dia kepadamu. Kalau Ia datang, Ia akan menyatakan kepada dunia arti sebenarnya dari dosa, dari apa yang benar, dan dari hukuman Allah."
( Yohanes 16:7-14 )


"Paraclete (penolong) adalah figur yang sama dengan Yesus. Dan hal ini sendiri mengkonfirmasi kesimpulan bahwa bukti-buktinya cocok untuk keduanya (baik untuk Yesus maupun “penolong”), jadi dia pasti seperti Yesus. Dan sangat jelas dari Yohanes 14:16, bahwa akan ada 2 paraclete, yaitu Yesus dan orang setelahnya.”
RUDOLF BULTMANN
"Gospel of John: A Commentary

Beberapa umat Kristen mengatakan bahwa sang penolong adalah Roh Kudus. Tapi ini tidak benar karena Yesus berkata "Jikalau aku tidak pergi, penolong itu tidak akan datang" sedangkan Roh Kudus mendampingi Yesus dan murid-muridnya. Jadi Penolong itu bukanlah Roh Kudus.

Sedangkan umat Muslim meyakini bahwa Roh Kudus adalah Malaikat Gabriel (Malaikat Jibril). Ruhul Qudus adalah Roh Kudus. Ruh = Roh, Qudus=Kudus. Malaikat Jibril adalah malaikat penyampai wahyu. Jadi wahyu yang baru/Roh Kudus tidak akan datang, kecuali kalau Yesus telah tiada. Jadi Yesus harus pergi agar penolong Muhammad S.A.W. datang.

Dan dikatakan "Kalau ia datang, ia akan menyatakan kepada dunia arti sebenarnya dari dosa, dari apa yang benar, dan dari hukuman Allah. Akan dosa, karena mereka tidak percaya kepada-Ku" yang berarti mereka tidak percaya kepada Yesus sebagai messiah sebagaimana diramalkan dalam gospel. “Akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak akan melihat aku lagi.” Dengan kata lain, jika tidak ada rasul yang diutus, maka manusia akan kehilangan arah. “Tetapi apabila ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab ia tidak akan berkata-kata dari dirinya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengarnya itulah yang akan dikatakannya." Apakah kalian ingat yang tertulis dalam Ulangan 18:18, bahwa "Ia tidak akan berkata-kata dari dirinya sendiri, dia tidak berbicara oleh kemauannya sendiri, dia berbicara dari apa yang diwahyukan kepadanya.” Yesus terus mengulang-ulang kata itu. "Dan dia akan menunjukkanmu hal-hal yang akan datang" yang berarti nubuat-nubuat Nabi Muhammad tentang masa depan. “Ia akan memuliakan Aku”  yang berarti dia akan berbicara jujur tentang siapa Yesus yang sebenarnya “Sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari padaku.”

Tentu saja ada beberapa ahli kitab, Rabbi, pendeta Kristen, yang mengenali Muhammad S.A.W. bahwa dia adalah utusan dan rasul terakhir. Mari kita lihat Yesaya, kitab Yesaya 29:12 dalam bible. Tertulis disini:

 "dan ketika kitab itu diberikan kepada dia yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia menjawab: "Aku tidak dapat membaca."

Ayat ini begitu luar biasa. Nabi Muhammad S.A.W. tidak dapat membaca dan tidak dapat menulis. Dia tidak belajar kitab suci, tidak seperti Yesus yang tumbuh bersama rabbi dan bahkan pada usia muda dia membuat kagum orang-orang dengan pengetahuan hukumnya. Tapi Muhammad hidup di dataran Arab, sebuah tanah pagan. Orang-orang tidak tahu tentang kitab suci kecuali beberapa suku Yahudi.Nabi Muhammad dijuluki ummi yang berarti tidak berpendidikan. Jadi sama persis seperti yang Bible katakan bahwa buku (salah satu nama Al-Qur'an adalah al-kitab yang berarti buku), diberikan kepada dia yang tidak bisa membaca (ummi) dengan mengatakan: "Baca ini" (Iqra). Ayat paling pertama yang Allah wahyukan kepada Nabi Muhammad S.A.W. seperti adalah Iqra yang berarti baca.

Malaikat Gabriel (Jibril) datang kepada Nabi Muhammad S.A.W. ketika dia bermeditasi di Gunung Jabbal Nur dekat kota Mekkah. Dia duduk disana untuk menenangkan pikiran dari masalah yang menerpa penduduk Mekkah, yaitu masalah politeisme (menyembah berhala), dia pergi ke sana untuk memikirkan Tuhan. Pada bulan Ramadhan di saat Nabi Muhammad berumur 40 tahun, Malaikat Gabriel datang dan berkata "Iqra" (bacalah) namun Rasulullah berkata "Aku tidak bisa baca." Sekali lagi malaikat Gabriel menyuruhnya membaca, tapi kali ini dia mencengkramnya dan Nabi Muhammad tetap mengatakan "Aku tidak bisa baca." Kemudian malaikat Gabriel mencengkramnya lebih kuat dan mengatakan "Iqra" (bacalah). Nabi Muhammad berkata "Apa yang harus kubaca?" Inilah persis seperti yang dikatakan dalam Yesaya 29:12.


Juga di dalam Yesaya dalam 42:1-13, aku tidak akan membaca semuanya tapi hal itu menunjukkan tentang seseorang yang dicintai Tuhan dan dia disebutkan sebagai keturunan Kedar. Kedar adalah anak kedua dari Ishmael, nenek moyang Nabi Muhammad S.A.W. Tampak sangat jelas dari pernyataan ini, bahwa orang-orang Yahudi sedang menunggu akan seorang Nabi yang akan muncul dari Bani Israel yang merupakan keturunan Kedar. Nabi ini akan membawa hukum Tuhan dan dia seperti Musa.

NABI ISA @ JESUS DIUTUS UNTUK KAUMNYA BANI ISRAEL SAHAJA !!!

ALLAH S.W.T
Berfirman :
Nabi Isa itu tidak lain hanyalah seorang hamba yang telah Kami kurniakan nikmat kepadanya (dengan pangkat Nabi), dan Kami jadikan dia satu contoh (kekuasaan kami yang menakjubkan) bagi kaum Bani ISRAEL.”
(Q.S AZ-ZUKHRUF 43 : 59 )

MALAIKAT TUHAN @ JIBRIL
Berkata :
"Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah daripada Roh Kudus. Dia (Maria) akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan dia Isa, karena dialah yang akan menyelamatkan umatnya (ISRAEL) dari dosa mereka."
( MATIUS 1 : 20-21 )


NABI ISA AL-MASIH
Berkata :
"Aku diutus HANYA kepada domba-domba yang hilang dari UMAT ISRAEL."
( MATIUS 15 : 24 )

"Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang ISRAEL, Tuhan ELOH kita, Tuhan itu Esa.”
( MARKUS 12:29 )

"Wahai BANI ISRAEL, akulah jalan dan kebenaran dan kehidupan. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui aku.”
( KITAB YOHANES 14 : 6 )

"...Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridku ( ISRAEL) dan baptislah mereka dalam nama ALLAH dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah kuajarkan kepadamu. Dan ketahuilah, ajaranku menyertai kamu senantiasa sampai ke akhir zaman."
(MATIUS 28 : 19-20 )

"Masihkah kamu berkata kepada dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Eli! Karena aku telah berkata: Aku Utusan Eli?"
( KITAB YOHANES 10 : 36 )


UTUSAN YOHANES
Berkata :
"Lihatlah Hamba ELOH, yang menghapus dosa kaumnya (Israel).”
( KITAB YOHANES 1 : 29 )

PENDETA PAULUS TARSUS
Berkata :
“Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan JURUSELAMAT bagi orang ISRAEL, yaitu Isa.”
(KISAH RASUL-RASUL 13 : 23)


Malah... jauh sebelum itu, di zaman Nabi Musa telah menerima wahyu bahawa ada seorang nabi dari Umat Israel UNTUK Umat Israel sahaja : 


 "Seorang nabi (Isa) akan Kubangkitkan bagi mereka (Israel) dari antara saudara mereka (Israel), seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka (Israel) segala yang Kuperintahkan kepadanya." 
( ULANGAN 18:18)

*DALAM Ulangan 18:18 ini sahaja kita tahu Nabi yang dijanjikan untuk Israel adalah Nabi Isa.   "Bagi mereka"-- mereka itu siapa? BANI ISRAEL!.. dari mula lagi Nabi Musa diberitahu bahawa nabi itu adalah Mesiah untuk Bani Israel sahajaJadi Nabi Isa adalah untuk Bani israel sahaja.



Tiada ulasan: