"TIDAK KU JADIKAN JIN DAN MANUSIA MELAINKAN UNTUK BERIBADAH KEPADA-KU"
Selasa, 14 Ogos 2012
Isnin, 13 Ogos 2012
TEKNIK T2W ???
Teknik Tali Wasilah ( Episode teknik T2W )
Episode berikut ini Quantum Illahi menyampaikan suatu pertanyaan yang mungkin agak unik bagi pembaca, namun sebenarnya pertanyaan itu yang sering penulis tanyakan dalam diri penulis sebelum mengenal T2W. Penulis dulu selalu menganggap Allah SWT adalah DZAT yang sudah tidak boleh dipikirkan, dipertanyakan atau dibantah sekalipun. Penulis merasakan kebingungan nabi Ibrahim dalam mencari Tuhan atau ALLAH SWT.
Apabila tidak dibantu dengan T2W, mungkin pertanyaan di “judul” diatas sampai detik ini tidak akan terjawab dan tidak memuaskan hati penulis dalam bertemu kepada Allah SWT. Sebelum menjawab pertanyaan di atas marilah kita renungkan kembali dengan mendalam, bijaksana dan ikhlas beberapa firman dan hadits Rasulullah di bawah ini.
Apabila tidak dibantu dengan T2W, mungkin pertanyaan di “judul” diatas sampai detik ini tidak akan terjawab dan tidak memuaskan hati penulis dalam bertemu kepada Allah SWT. Sebelum menjawab pertanyaan di atas marilah kita renungkan kembali dengan mendalam, bijaksana dan ikhlas beberapa firman dan hadits Rasulullah di bawah ini.
(HR. Bukhori dari Abu Hurairah ra.)
Barang siapa memusuhi seorang Wali-Ku, maka Aku mengumumkan perang kepadanya, dan apabila Hamba-Ku menghampirkan diri kepada-Ku dengan suatu amalan yang lebih Aku cintai dari hanya sekedar mengamalkan apa-apa yang telah kuwajibkan atasnya, kemudian ia terus menerus mendekatkan dirinya kepada-Ku dengan amalan-amalan yang nawafil (yang baik-baik), hingga Aku mencintainya, maka apabila ia telah Kucintai, adalah Aku pendengarnya bila ia mendengar, dan Akulah penglihatannya bila melihat, dan Akulah tangannya bila ia mengambil (melakukan sesuatu), dan Akulah kakinya bila ia berjalan, demi jika ia memohon kepada-Ku, niscaya Aku perkenankan permohonannya, dan jika ia meminta perlindungan kepada-Ku pastilah Aku lindungi dia.
Q.S. AL FATHU, Ayat 10 :
Artinya : Sesungguhnya orang – orang yang berjanji teguh dengan engkau (Muhammad) sebenarnya mereka berjanji teguh dengan Allah.Tangan Allah diatas tangan mereka (Wajah Allah diatas wajah mereka)
(HR. Abu Daud)
Tak dapat memuat Zat-KU, Bumi dan Langit-Ku, yang dapat memuat Zat-KU ialah hati hamba-KU yang mu’min, lunak dan tenang
(HR. Bukhori dari Abu Hurairah ra.)
wajahKU (ALLAH SWT) ada di wajahNYA (Kekasih ALLAH SWT)
Kenapa pertanyaan itu wajib dijawab oleh semua umat dalam beribadah? Tidak mungkin setiap manusia yang dhohir dan harus disadari dalam diri kita bahwa kita mempunyai sifat-sifat berlawanan 180o dengan sifat-sifat Allah SWT yang MAHA-MAHA SEMPURNA dan MAHA-MAHA SEGALANYA. Silahkan direnungkan kembali secara mendalam teori vektor yang diterang oleh PhD Student (Ahni Totok) tentang T2W. Kisah Isra’ mikraj saja diceritakan Rasulullah Muhammad SAW ditraining oleh malaikat jibril sejak baligh hingga usia 53 tahun, Rasullah diijinkan bertemu langsung dengan Allah SWT untuk menerima perintah Sholat 5 waktu.
Penulis mengkritik diri sendiri, bahwa sebelum mengenal T2W hanya meniru Nabi Muhammad bin Abdullah setelah diangkat menjadi Rasulullah (simak kisah mencontoh dokter pada awal-awal tulisan Quantum Illahi). Kalau diibaratkan kita seperti melakukan karnaval sewaktu penulis di SD, SMP dan SMA yang menjadi “dokter” hanya sebatas “baju” dan “penampilan saja”. Isi dokter sama sekali KOSONG.
Penulis berharap pembaca berkenan merenungkan dalam-dalam makna dalam proses kita berkomunikasi dengan ALLAH SWT terutama untuk menjawab pertanyaan di judul episode ini “Allah SWT itu apanya yang diingat?” Untuk menjawabnya Quantum Illahi akan mengulas pada episode berikut dengan maksud pembaca untuk merenungkan benar-benar pertanyaan tersebut dalam beberapa masa ke depan sebagai progress report/kemajuan kita dalam bermunajad kepada Allah SWT?
Kita mensyukuri semua ayat Allah SWT yang diciptakan di alam semesta ini supaya kita lebih paham dengan keinginan ALLAH SWT. Insya allah kita menjadi hamba yang pandai bersyukur. Berikut saya mengulang-ulang ayat alam yang mungkin bisa membantu menjawab pertanyaan di atas. (Menyadur dari penjelasan Guru Besar Sufi dan Ilmuwan Prof. Dr. Haji Syaidi Syekh Kadirun Yahya Muhammad Amin)
Air Gula
Air tidaklah pernah manis selama dunia terkembang, namun dimana saja kita jilat air gula itu, detik itu juga manisnya gula yang terasa, bukannya manisnya Air, karena si Air adalah beserta dengan si Gula,. Karena si Air adalah pengantarnya LANGSUNG, bukan perantara; namun keduanya tidak bersyarikat, begitu Air Gula dipanaskan, airnya akan terbang, Gulanya akan tertinggal, dan Gula tidak akan menjadi Air selama dunia terkembang, hanya keduanya adalah sangat rapat terhampir.
Api dan Besi
Begitu juga Api dengan Besi, yang membakar adalah api, bukan besi, namun kemana saja si Besi dihampirkan, detik itu juga langsung si Api membakar.
Api dengan Besi tidak bersyarikat, Api adalah Api, Besi adalah Besi ( Ferrum rumusnya) Api tidak ada Rumusnya karena Api adalah ENERGI, dan Api tidak akan menjadi Besi, atau sebaliknya, Besi tidak akan jadi Api, dan Api dan Besi tidak bersyarikat satu sama lain, hanya sangat rapat berhampir.
Kawat dan Listrik
Begitu juga kawat dengan Listrik yang berdaya guna adalah listrik bukan kawat, namun kemana saja dicucukkan si Kawat, Langsung si Listrik yang bekerja, dimana saja kita sentuh di kawat, langsung si Listrik yang menggigit, bukan si kawat, Kawan dengan Listrik tidak bersyarikat, hanya sangat berhampir atau saling beserta; apabila dimatikan kontaknya listrik hilang entah kemana, Kawatnya yang tinggal, tanpa mampu mengeluarkan Daya apa apa lagi dan Listrik tak akan menjadi kawat, dan kawat tidak akan menjadi Listrik , karena Listrik bukan Kawat.
Penulis belajar menyambung kembali pertanyaan yang unik dan penulis sendiripun tidak pernah memikirkannya sebelum mengenal T2W.
Sambungan dari judul “Allah itu apanya yang diingat” mudah-mudahan kita semakin jelas dari perenungan kita dengan bijaksana.
Sebenarnya kata ingat itu adalah kata yang mudah bagi manusia untuk merekan sesuatu, yaitu dengan otak dan pikir. Namun dimensi Allah SWT adalah dimensi yang tak terhingga, sehingga tidak mungkin cukup dijangkau oleh otak sehingga. Kata yang benar untuk bertemu dengan ALLAH adalah “rabith” yaitu
menggabungkan Rohani kita dengan ROHANI YANG MAHA MENANG yaitu ROHANI RASULULLAH MUHAMMAD SAW yang sampai detik ini tidak pernah MATI (KEKAL ABADI).
Dua kalimat syahadat adalah teori dasar dalam mengaplikasikan Allah SWT dan Rasulullah Muhammad sebagai Kekasihnya yang tidak terpisahkan. Permasalahannya adalah setelah Rasul tidak ada Rasul tetapi yang adalah Ulama pewaris ilmu rasulullah yang mempunyai kualitas Kerohanian yang tidak pernah lepas dari Radar Rohani Rasulullah yang diwadahkan dalam praktek QS AL-MAIDAH 35.
Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah Kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan. (QS. 5:35)
"TIDAK KU JADIKAN JIN DAN MANUSIA MELAINKAN UNTUK BERIBADAH KEPADA-KU"
Sambungan dari judul “Allah itu apanya yang diingat” mudah-mudahan kita semakin jelas dari perenungan kita dengan bijaksana.
Sebenarnya kata ingat itu adalah kata yang mudah bagi manusia untuk merekan sesuatu, yaitu dengan otak dan pikir. Namun dimensi Allah SWT adalah dimensi yang tak terhingga, sehingga tidak mungkin cukup dijangkau oleh otak sehingga. Kata yang benar untuk bertemu dengan ALLAH adalah “rabith” yaitu
menggabungkan Rohani kita dengan ROHANI YANG MAHA MENANG yaitu ROHANI RASULULLAH MUHAMMAD SAW yang sampai detik ini tidak pernah MATI (KEKAL ABADI).
Dua kalimat syahadat adalah teori dasar dalam mengaplikasikan Allah SWT dan Rasulullah Muhammad sebagai Kekasihnya yang tidak terpisahkan. Permasalahannya adalah setelah Rasul tidak ada Rasul tetapi yang adalah Ulama pewaris ilmu rasulullah yang mempunyai kualitas Kerohanian yang tidak pernah lepas dari Radar Rohani Rasulullah yang diwadahkan dalam praktek QS AL-MAIDAH 35.
Khamis, 9 Ogos 2012
LAILATULQADAR ???
Hari ini, bangun sahur- puasa
yang ke 20, macam biasa sahur nasi, kari
ayam malam Lailatulqadar semakin menghampiri, 10 malam terakhir dan malam-mala
ganjil Sabda Rasulullah SAW... kena cari ni, semoga bertemu malam yang lebih
baik dari 1000 bulan ini...
Insyallah. Semoga Allah beri rahmat-Nya. Esok masuk hari Jumaat, mana tau malam ni
Lailatulqadar... kena bangun malam ni, insyallah... start aa iktikaf kat
masjid... sebelum tu mari kita lihat
hadis-hadis nabi tentang malam yang penuh rahmat dan berkat ini...
Rasulullah s.a.w. sendiri menjadi
contoh yang baik yang menghayati malam Lailatul Qadar terutama 10 malam yang
akhir daripada bulan Ramadhan dengan beriktikaf di Masjid mengerjakan pelbagai
amal ibadah untuk menyambut malam Lailatul Qadar yang mulia.
Ini diterangkan di dalam satu hadis
diriwayatkan daripada Aishah r.a. Katanya yang maksudnya: “Biasanya Rasulullah
s.a.w. berusaha dengan bersungguh-sungguh memperbanyakan amal ibadah pada 10
malam yang akhir daripada bulan Ramadhan berbanding dengan masa yang lain.”
Hadis yang diriwayatkan daripada Aishah r.a.
yang maksudnya: “Saya pernah bertanya kepada Rasulullah s.a.w. bagimana kiranya
saya mengetahui malam Lailatul Qadar dengan tepat. Apa yang saya akan doakan
pada saat itu. Baginda menjawab berdoalah dengan doa yang berikut” yang
maksudnya: “Ya Allah ya Tuhanku sesungguhnya engkau sentiasa memaafkan salah
silap hamba lagi suka memaafkan oleh itu maafkanlah salah silapku.”
Bukan mudah orang biasa seperti aku untuk
mencari Malam Lailatul Qadar yang tepat kerana itu adalah Rahsia ALLAH SWT
supaya umat manusia berusaha bersungguh mencari Malam Lailatul Qadar. Hanya ada
satu Tips Pasti Berjumpa Malam Lailatul Qadar iaitu dengan beramal
bersungguh-sungguh pada setiap malam 10 yang akhir di bulan Ramadhan dengan
memperbanyakkan Qiamulail, Berzikir, Membaca Al Quran dan Berdoa memohon
keampunan dan keredhaan ALLAH SWT.
Firman Allah, "Sesungguhnya
Kami telah menurunkan al-Quran ini pada malam al-Qadar. Apakah yang kebesaran
yang terdapat pada malam al-Qadar? Malam al-Qadar lebih baik daripada seribu
bulan. Pada Malam itu, para malaikat dan Jibril turun dengan izin Tuhan mereka
kerana membawa segala perkara yang ditakdirkan berlaku pada tahun berikutnya.
Sejahteralah malam itu hingga terbit fajar." (al-Qadr:1-5)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam
bersabda, "Sesiapa berdiri (solat) pada malam al-Qadar dengan penuh
keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah
lalu.” (HR Bukhari dan Muslim).
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam
bersabda, “Malam al-Qadar adalah malam yang indah penuh kelembutan, cerah,
tidak panas dan tidak juga dingin. Manakala pada keesokan harinya sinar
matahari kelihatan lemah kemerah-merahan.” (Hadis Riwayat al-Bazzar)
Dari Aisyah Radiallahuanha, sesungguhnya Rasulullah
Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Carilah Lailatul Qadar pada
malam-malam yang ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan". (HR
Bukhari)
Aisyah Radiallahuanha mengatakan,
“Rasulullah s.a.w. beriktikaf (duduk di dalam masjid) pada sepuluh hari yang
terakhir pada bulan ramadhan”. (HR Bukhari)
Aisyah Radiallahuanha mengatakan,
“Rasulullah apabila masuk malam 10 terakhir Ramadan, Baginda menghidupkan malam
(dengan ibadat), mengejutkan keluarganya (bangun beribadat), bersungguh-sungguh
(dalam beribadat) dan uzlah (mengasingkan diri) daripada isteri-isterinya.” (HR
Bukhari dan Muslim)
Daripada Aisyah r.a., katanya:
"Saya berkata: "Ya Rasulullah, jikalau saya mengetahui bila
lailatul-qadar itu, apakah yang harus saya ucapkan pada malam itu?" Beliau
s.a.w. menjawab: "Ucapkanah: "Allahumma innaka ‘afuwun tuhibbul ‘afwa
fa’ fu ‘anni" (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan suka
memaafkan, maka maafkanlah aku). (HR Termidzi)
Hikmah Allah menyembunyikan
pengetahuan tentang bila terjadinya lailatul qadar di antaranya adalah agar
terbeza antara orang yang sungguh-sungguh untuk mencari malam tersebut dengan
orang yang malas.
Insyallah dengan kita beramal setiap malam 10
akhir Ramadhan pasti salah satu malam tersebut adalah Malam Lailatul Qadar.
Jangan lupa doa kita untuk Umat dan Makhluk seluruh alam insyallah Malaikat
akan mendoakan kebaikan untuk kita kembali.
Selasa, 7 Ogos 2012
KUIH KETAYAP HIJAU ???
TETIBA aku teringin nak cuba resipi kuih kegemaran aku ni... bila nak buat? tak pasti lagi, tengah cari masa .. hehehhe...
Resepi Cara Nak Masak KUIH KETAYAP. Berikut adalah resepi kuih ketayap yang diwarisi zaman berzaman. Resepi kuih ketayap ini boleh diubah mengikut citarasa masing2.
resepi kuih ketayap
Bahan-Bahan untuk masak kuih ketayap:
Bahan inti:
150 gm gula merah
¾ cawan air
½ biji kelapa parut
garam
daun pandan 1 cawan tepung gandum
1 ½ cawan santan
1 biji telur
2 helai daun pandan
Cara:
Untuk inti, masukkan semua bahan inti ke dalam periuk. Kemudian masak di atas api yang sederhana dan kacau agar sebati dan melengas. Masukkan sedikit tepung gandum agar inti ini melengas. Angkat dan ketepikan. Untuk kulitnya, masukkan tepung gandum dan telur di dalam mangkuk. Kemudian masukkan santan dan kacau hingga sebati. Jika suka bolehlah dimasukkan air daun pandan.( Resepi kuih ketayap yang biasa menggunakan daun pandan, ia juga boleh diganti dengan pewarna lain) Tapis adunan ini. Panaskan kuali yang telah dilengser dengan sedikit minyak. Tuangkan sesenduk adunan ini dan lenggang-lenggangkan kuali tadi, supaya adunan rata dan nipis. Setelah masak, angkat dan ketepikan. Buat sehingga selesai semuanya. Kemudian ambil kuih dadar tadi dan masukkan inti di tengah-tengahnya. Kemudian lipatkan bahagian atas dan bawah lalu gulung ketayap kemas-kemas. Lakukan sehingga selesai dan hidangkan kuih ketayap anda.
Anda juga boleh meletakkan sedikit durian didalam kuih ketayap anda.
Selamat mencuba resepi kuih ketayap. Cuba jangan tak cuba..
Selamat mencuba resepi kuih ketayap. Cuba jangan tak cuba..
AL-BAQARAH 223-229
Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. (QS. 2:223)
Janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertaqwa dan mengadakan ishlah di antara manusia 139. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. 2:224)
Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Allah menghukum kamu disebabkan (sumpahmu) yang disengaja (untuk bersumpah) oleh hatimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun 140. (QS. 2:225)
Kepada orang-orang yang meng-ilaa' isterinya 141 diberi tangguh empat bulan (lamanya). Kemudian jika mereka kembali (kepada isterinya), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 2:226)
Dan jika mereka ber'azam (bertetap hati untuk) talak, maka sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. 2:227)
Wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru 142. Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujuknya dalam masa menanti itu jika mereka (para suami) itu menghendaki ishlah. Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya 143. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 2:228)
Talak (yang dapat dirujuk) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma'ruf atau menceraikan dengan cara yang baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali sesuatu dari yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Jika kamu khawatir bahwa keduanya (suami-isteri) tidak dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh isteri untuk menebus dirinya 144. Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim. (QS. 2:229)
Khamis, 2 Ogos 2012
Langgan:
Catatan (Atom)






