IN THE NAME OF ALLAH, MOST GRACIOUS, MOST MERCIFUL

All types of perfect praise belong to Allah alone The Lord of all the worlds Most Gracious, Ever Merciful Master of the Day of Judgement Thee alone do we worship and Thee alone do we implore for help Guide us along the straight path-the path of those on whom Thou hast bestowed Thy favours, those who have not incurred Thy displeasure and those who have not gone astry

Allah
is He save whom none is worthy of worship, the Ever-Living, the Self-Subsisting and All-Sustaining. Slumber seizes Him not, nor sleep. To Him belongs whatsoever is in the Heaven and whatsoever in the earth. Who is he that dareintercede with Him, except by his permission? He knows all that is before them and all that is behind them, and they cannot compass aughtof His knowledge, except that which He please. His knowledge extends over the heavens and the earth, and the care of them wearis Him not. He is the Most High, the Most Great

The Messenger
has full faith in that which has been sent down to him from his Lord and so have the believers: all of them believe in Allah, and His angels, and in His Books and in His Messengers, affirming : we make no distinction between any of of His Messengers; we have heard Allah’s command and we have submitted ourselves wholly to Him.They supplicate: We implore Thy forgiveness, Lord, and to Thee is our return.Allah requires not of any one that which is beyond his capacity; each shall have the benefit of the good he does and shall suffer the consequences of the ill he works. Supplicate, therefore: Lord, take us not to task if we forget or fall into error; Lord place us not under responsibility in the manner of those whom Thou didst place under responsibility before us; Lord, burden us not with that which we have not strength to bear; overlook our defaults and grant us forgiveness and have mercy on us; Thou art our master, so grant us succour against those who reject thee.


“Surely, We ourself have sent down this Exhortation, We will, most surely, safeguard it.” (Al-Hijr : 9)

“I Perfected your religion for your benefit, and have completed My favour unto you, and have chosen for you Islam as your faith.”(Al-Maidah :3)

“Have
We not expanded thee thy breast?. And removed from thee thy burden. The which
did gall thy back? And raised high the esteem (in which) thou (art held)? So,
verily, with every difficulty, there is relief. Verily, with every difficulty
there is relief. Therefore, when thou art free (from thine immediate task),
still labour hard, And to thy Lord turn
(all) thy attention.”
(Al-Insyirah-As-Syarh.)

Proclaim: He is Allah, the Single; Allah, the Self-Existing and Besought of all. He begets not, nor is He begotten; and there is none equal to Him in His attributes(Al-ikhlash)

Proclaim: I seek the protection of the Lord of the break of dawn, from the mischief of every created thing, from the mischief of the darkness when the moon is eclipsed, from the mischief of those who seek to promote discord, and from the mischief of every persistently envious person.(al-Falaq)

Proclaim: I seek the protection of the Lord of mankind, the King of mankind, the God of mankind, against the mischief of every sneaking whisperer, who whispers into the mind of people, whether he (Jin)behidden from sight or be one of the common people.(an-Naas)

Proclaim : Hearken ye who disbelieve! ! I don not worship as you worship, nor do you worship as I worship. I do not worship those that you worship, nor do you worship Him Whom I worship; that is because you follow one faith and I follow another faith.(Al-Kaafiruun)


KHUTBAH TERAKHIR RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W

Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW
9 ZULHIJJAH TAHUN 10 HIJRAH, DI LEMBAH URANAH, GUNUNG 'ARAFAH

"Wahai manusia dengarlah baik-baik apa yang hendak ku katakan !!! Aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas tahun ini. Oleh itu dengarlah dengan teliti kata-kataku ini dan sampaikanlah ia kepada orang-orang yang tidak dapat hadir di sini pada hari ini.

Wahai manusia, sepertimana kamu menganggap bulan ini dan kota ini sebagai suci maka anggaplah jiwa dan harta setiap orang Muslim sebagai amanah suci. Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak.

Janganlah kamu sakiti sesiapapun agar orang lain tidak menyakiti kamu pula. Ingatlah bahwa sesungguhnya kamu akan menemui Tuhan kamu dan Dia pasti akan membuat perhitungan atas segala amalan kamu. Allah telah mengharamkan riba', oleh itu segala urusan yang melibatkan riba' hendaklah dibatalkan mulai sekarang.

Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara besar maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutinya dalam perkara-perkara kecil.

Wahai manusia, sebagaimana kamu mempunyai hak atas para isteri kamu, mereka juga mempunyai atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan mereka ke atas kamu maka mereka juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam suasana kasih sayang.

Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik! dan berlemah lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu kamu yang setia. Dan hak kamu ke atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai ke dalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.

Wahai manusia, dengarlah bersungguh-sungguh kata-kataku ini. Sembahlah Allah, dirikanlah solat lima kali sehari, berpuasalah di Bulan Ramadhan, tunaikanlah zakat dan harta kekayaan kamu dan kerjakanlah ibadah haji sekiranya mampu.

Ketahuilah bahawa setiap Muslim adalah saudara kepada Muslim yang lain. Kamu semua adalah sama; tidak ada seorangpun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali dalam taqwa dan amal soleh.

Ingatlah bahawa kamu akan mengadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggungjawabkan atas segala apa yang telah kamu lakukan. Oleh itu, awasilah tindak-tanduk kamu agar jangan sekali-kali kamu terkeluar dari landasan kebenaran selepas ketiadaanku.

Wahai manusia, tidak ada lagi Nabi atau Rasul yang akan datang selepasku dan tidak akan lahir agama baru. Oleh itu wahai manusia, nilailah dengan betul dan fahamilah kata-kataku yang telah disampaikan kepada kamu.

Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya nescaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah Al-Quran dan Sunnahku.

Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku ini menyampaikannya pula kepada orang lain dan hendaklah orang yang lain itu menyampaikannya pula kepada orang lain dan begitu seterusnya.

Semoga orang yang terakhir yang menerimanya lebih memahami kata-kataku ini dari mereka yang mendengar terus dariku. Saksikanlah Ya Allah, bahawasanya aku telah sampaikan risalah-Mu kepada hamba-hamba- Mu. "

"Dan, Ingatlah... hanya dengan mengingati Allah... hati akan menjadi tenang."


“Semoga ALLAH
melindungiku dari keburukan dan kejahatan kamu serta melindungi kamu dari
keburukanku dan kejahatanku... Semoga Allah melindungimu dari kemurkaan-Nya dan
neraka-Nya... Semoga Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, melindungi
kita semua dari Azab Neraka, Azab Kubur, Fitnah-fitnah kehidupan dan kematian,
Fitnah-fitnah Dajjal laknatullah, Fitnah-fitnah Syaitan jin dan manusia dann
seluruh fitnah-fitnah dosa-dosa silam kita...
Dan, Semoga Allah
memberkati kamu dan mengampuni segala dosa kamu dan sesiapa pun yang bersama
kamu buat selama-lamanya... amin”

CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKILKU ATAS SEGALA URUSAN. TIADA DAYA UPAYA DAKU
MELAINKAN DENGAN KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA AGUNG, YANG TIADA TUHAN YANG
DISEMBAH MELAINKAN ALLAH SEMATA-MATA.MAHA SUCI ALLAH, SEGALA PUJI BAGI ALLAH,
TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN ALLAH MAHA BESAR.

SKROL UNTUK UMAT ISLAM

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM SALAWAT DAN SALAM KE ATAS RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W ”SESUNGGUHNYA AKU BERSAKSI BAHAWA TIADA TUHAN YANG PATUT DISEMBAH SELAIN ALLAH DAN MUHAMMAD ITU RASULULLAH.” ASSALAAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WAL BARAKAATU WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM BERTAKWALAH KEPADA ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM INI SESUNGGUHNYA AKU MENYERU KAMU DENGAN NAMA ALLAH DAN RASUL-NYA NABI MUHAMMAD S.A.W BERPEGANGLAH KEPADA DUA PERKARA IAITU KITABULLAH AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH NABI MUHAMMAD S.A.W SESUNGGUHNYA AKU BERIMAN KEPADA ALLAH DAN RASUL-NYA, MALAIKAT-MALAIKATNYA, KITAB-KITABNYA, HARI AKHIRAT DAN SEGALA QADA’DAN QADAR ITU DARI ALLAH SEMATA-MATA. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM BERSYAHADAHLAH DAN PATUHI DENGAN SABAR DAN REDHA AKAN PERSAKSIAN MU ITU, TUNAIKAN SOLAT FARDHU PADA WAKTUNYA, BERPUASALAH SEBULAN DI BULAN RAMADHAN, KELUARKAN ZAKAT DARI HARTA-HARTA YANG ALLAH PINJAMKAN KEPADA KAMU DAN TUNAIKAN HAJI APABILA KAMU MAMPU. INGATLAH SEMUA ITU LAKUKANLAH DENGAN IHSAN YAKNI KAMU MELAKUKAN IBADAH ITU SEOLAH-OLAH ALLAH MELIHAT KAMU DAN KAMU MELIHAT ALLAH. DAN, BERIKHLASLAH DALAM BERAGAMA AGAR KAMU SELAMAT DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM ISLAMLAH DENGAN KEISLAMAN YANG MENYELURUH NESCAYA KAMU SELAMAT. SESUNGGUHNYA AGAMA ISLAM INI ADALAH SATU-SATUNYA JALAN YANG MENJADIKAN KAMU DIREDHAI ALLAH DAN BERSATU SEBAGAI UMAT ISLAM YANG SELAMAT DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. JANGANLAH KAMU MEMILIH JALAN SELAIN ISLAM ATAU KAMU AKAN ROSAK BINASA DAN DIMURKAI ALLAH. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM BERSATULAH KAMU SEMUA DI BAWAH SATU KALIMAH IMAN. TEGAKKAN BENDERA ISLAM AL-LIWA’ DAN AR-RAYAH. BERHUKUMLAH DENGAN HUKUM ALLAH ATAU KAMU DIPANDANG ALLAH SEBAGAI KAFIR KEPADA-NYA JANGANLAH KAMU KAFIR KEPADA ALLAH DAN JANGANLAH KAMU MENJADI MUNAFIK KERANA BERTUHANKAN NAFSU DIRI YANG MEMBINASA. DAN JANGANLAH KAMU MATI KECUALI DALAM ISLAM. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM AMALKAN SUNNAH NABI YANG DIAJARKAN KEPADA KAMU MELALUI HADIS-HADIS NABI MUHAMMAD S.A.W YANG DISAMPAIKAN KEPADA MU OLEH ULAMA-ULAMA YANG TAKUT KEPADA ALLAH DAN YANG BERAMAL DENGAN SUNNAH NABI MUHAMMAD S.A.W SERTA TINGGALKANLAH SELAIN YANG DEMIKIAN ITU WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKIL BAGI KU ATAS SEGALA URUSAN. KEPADA-NYA KITA SEMUA BERTAKWA DAN BERTAWAKKAL SESUNGGUHNYA TIADA DAYA DAN UPAYA MELAINKAN KEKUATAN DAN PERTOLONGAN ALLAH YANG MAHA AGUNG LAGI MAHA MULIA. SEMOGA ALLAH MENGHIMPUNKAN KITA SEMUA DALAM KEBAIKAN DAN KESELAMATAN DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. AMIN SESUNGGUHNYA PERUTUSAN INI DARIPADAKU IMAM MUHAMMAD JIBRIL AL-KHAIR B.A HAMBA ALLAH

CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKILKU ATAS SEGALA URUSAN. TIADA DAYA UPAYA DAKU MELAINKAN DENGAN KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA AGUNG, YANG TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH SEMATA-MATA.MAHA SUCI ALLAH, SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN ALLAH MAHA BESAR.

SKROL BUAT UMAT KRISTIAN

DENGAN

NAMA ALLAH

YANG MAHA PENGASIH LAGI

MAHA PENYAYANG

SESUNGGUHNYA PERUTUSAN INI DARIPADAKU :

“SESUNGGUHNYA AKU BERSAKSI BAHAWA

TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH S.W.T

DAN

NABI MUHAMMAD S.A.W ITU PESURUH-NYA”

SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM.

KESELAMATAN BAGI MEREKA YANG MENGIKUT CAHAYA PENTUNJUK

AMMA BA’DU

WAHAI UMAT KRISTIAN

Aku memuji Allah SWT untukmu dan aku bersaksi bahawa Nabi Isa a.s ( Jesus ) adalah Roh Allah SWT dan Kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam yang tidak pernah kahwin, yang suci, baik dan terjaga. Ia telah mengandungkan Isa a.s lalu Allah SWT menciptakan dari Roh-Nya dan tiupan-Nya sebagaimana Dia telah menciptakan Adam a.s dengan tangan-Nya dan tiupan-Nya.

Aku berdoa kepada Allah SWT semata, yang tiada sekutu bagi-Nya dan berserah diri dan taat kepada-Nya. Hendaklah kamu mengikuti Muhammad Rasulullah SAW, beriman kepadanya dan apa-apa yang telah datang kepadanya sepertimana para Rasul dan para Nabi Allah SWT sebelum baginda Rasulullah SAW.

Sesungguhnya aku menyeru kamu dengan seruan Islam dan Allah SWT akan mendatangkan padamu dua kali pahala di dunia dan di Akhirat yang kekal abadi selamanya. Maka apabila kamu berpaling maka kamu kuserahkan kepada Allah SWT, Tuhan seluruh alam ini.

Yakni ,

Allah SWT,

tiada Tuhan selain-Nya yang hidup kekal dan berkuasa dengan sendiri-Nya.Tiada mengantuk dan tiada pula tidur, kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at dan pertolongan di sisi Allah SWT tanpa izin-Nya? Allah SWT mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka dan mereka hanya dapat mengetahui sedikit sahaja dari ilmu Allah SWT dengan kehendak-Nya. Qursyi-Syiar Allah SWT itu meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara kedua-duanya. Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Marilah kita berpegang teguh pada satu kalimat yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu. Bahawa tidak kita sembah kecuali Allah SWT dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu apa pun selain-Nya. Tidak pula sebahagian kita menjadikan sebahagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah SWT.

KETAHUILAH !

AGAMA YANG BENAR DI SISI ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM HANYALAH ISLAM DAN BARANG-SIAPA YANG MEMILIH SELAIN ISLAM SESUNGGUHNYA DIA TELAH RUGI DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. SESUNGGUHNYA TELAH TERANG DAN JELAS KEPADA KAMU YANG MANA SALAH YANG MANA BETUL. ISLAMLAH NESCAYA KAMU SELAMAT... SEKIRANYA KAMU BERPALING MAKA SAKSIKANLAH BAHAWA KAMI ADALAH ORANG-ORANG ISLAM YANG BERSERAH DIRI KEPADA ALLAH SWT.

IKHLAS DARI

IMAM MUHAMMAD JIBRIL AL-KHAIR B.A

PANDUAN

PANDUAN
KIBLAT WAKTU SOLAT DAN INFO LAIN

:: SUMPAH DAN DOA ::


DENGAN NAMA ALLAH
YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG
SEGALA PUJI BAGI ALLAH , TUHAN SEMESTA ALAM
SALAWAT DAN SALAM KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W
DENGAN INI
SESIAPA PUN DARI KALANGAN MANUSIA DAN JIN YANG BERNIAT DAN BERBUAT
ZALIM KE ATAS BLOG INI. AKU SUMPAH DAN
AKU BERDOA, SEMOGA ALLAH MELUMPUHKAN TANGANNYA YANG MELAKUKAN KEZALIMAN APA
SAHAJA ITU KE ATAS BLOG INI. SUMPAH DAN
DOA INI BERLANDASKAN HAK ORANG YANG DIZALIMI.
SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK SUKA KEPADA PENZALIM-PENZALIM.
CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKILKU ATAS SEGALA URUSAN. TIADA DAYA DAN UPAYA MELAINKAN
KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA AGUNG.
SALAWAT DAN SALAM KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W
DAN AHLUL-BAIT DAN PARA SAHABAT R.A
SEGALA PUJI BAGI ALLAH , TUHAN SEMESTA ALAM
KUN FAYA KUN
AMIN

Selasa, 7 Disember 2010

HIJRAH 2010


Hijrah, maksud perpindahan. Ejaan alternatif dari kata Arab dalam abjad Latin adalah Hijrah, atau Hijriyah di Latin.
Hijrah ke Habsyah
Dua belas laki-laki dan perempuan dua belas sahabat, kaum muslim yang awalnya bertemu di Mekkah, mencari perlindungan dari penganiayaan Quraisy dalam Kerajaan Habsyah pada bulan Rejab 7 SH (614 - 615M). Tindakan ini dikenal sebagai Hijrah Pertama ke Habsyah; Habsyah dalam perkara ini kerana kata Arab, al-Habasha, dari mana "Abyssinia" berasal. Mereka kembali semula ke Jazirah Arab setelah tiga bulan berhijrah kerana maklumat yang diperolehi bahawa penganiayaan ke atas umat Islam telah berhenti.
Hijrah ke Madinah
biasanya merujuk kepada sebuah perjalanan yang diambil oleh umat Islam dan Nabi Muhammad s.a.w. pada tahun 622 Masihi dari Makkah ke Madinah. Tujuan penghijrahan ini adalah untuk meneruskan penyebaran Islam. Ancaman orang Arab Quraisy juga telah menjejaskan aktiviti penyebaran ajaran Islam. Hijrah merupakan satu strategi Nabi Muhammad s.a.w untuk mengembangkan Islam dengan aman. Hijrah membolehkan sebuah masyarakat Islam yang bersatu padu dan sempurna diwujudkan. Perjalanan sejauh 320 km ini mengambil masa 8 hari.
Hari Tarikh Nota
Hari 1
Khamis 26 Safar SH 1
(9 September 622) Meninggalkan rumah di Mekah. Tinggal tiga hari di Gua Thur di dekat Mekkah.
Hari 5
Isnin 1 Rabiulawal SH 1
(13 September 622) Meninggalkan lingkungan di Mekkah. Perjalanan ke daerah Yatsrib.
Hari 12
Isnin 8 Rabiulawal SH 1
(20 September 622) Tiba di Masjid Quba dekat Madinah.

Hari 16
Jumaat 12 Rabiulawal SH 1
(24 September 622) Kunjungan pertama ke Madinah untuk solat Jumaat.
Hari 26
Monday 22 Rabiulawal SH 1
(4 October 622) Pindah dari Masjid Quba ke Madinah.

Takwim Hijrah
Tarikh Hijrah juga menandakan permulaan tahun dan tarikh baru bagi umat Islam. Di dalam Takwim Hijrah, asas kalendarnya adalah berdasarkan pergerakan bulan mengelilingi bumi.
Sambutan Maal Hijrah di Malaysia
Setiap kali tahun Hijrah tiba, satu perhimpunan akan diadakan di Malaysia bagi menyambut tahun Hijrah yang baru. Upacara ini akan dirasmikan oleh Yang di-Pertuan Agong dengan disaksikan oleh ribuan rakyat Malaysia. Setiap tahun juga, akan diberi Anugerah Maal Hijrah kepada yang layak. Di Malaysia, tahun hijrah disambut dengan penamaan tokoh-tokoh maal hijrah.
Sedikit sebanyak tentang hijrah nabi Muhammad SAW sebagai iktibar yang amat berharga!
Hijrah berasal daripada kalimah Arab yang memberi makna berpindah dari satu daerah ke satu daerah lain. Hijrah boleh ditafsirkan sebagai satu perubahan lokasi secara zahir dari titik A menuju ke titik B. ia juga boleh menjelaskan perpindahan bersifat kejiwaan, rohani atau apa-apa jua situasi yang lebih abstrak daripada itu. Apa yang penting, unsur yang perlu ada dalam amalan berhijrah ialah berlakunya perubahan kedudukan berbanding dengan tempat atau keadaannya yang asal sama ada secara ruhi ataupun jasadi. Bagi masyarakat kita, perkataan hijrah telah sebati dan diterima pakai dengan pengertian yang mendalam oleh segenap lapisan masyarakat.
Di dalam lipatan sejarah, Allah s.w.t. telah mentakdirkan satu peristiwa hijrah besar dan agung berlaku 1420 tahun lalu melibatkan junjungan besar Nabi Muhammad s.a.w. serta para sahabat r.a. dari kota Mekah menuju ke Madinah al-Munawwarah. Sebelum hijrah besar-besaran ini, telah berlaku satu penghijrahan kecil melibatkan para sahabat r.a. dari Mekah ke Habsyah.
Sebenarnya hijrah tidak mungkin terjadi tanpa apa-apa sebab yang mendesak. Jika dilihat pada hari ini, orang berhjrah dari kampung ke kota kerana desakan menuntut ilmu, mencari kejra, berkahwin, berniaga, tekanan hidup, dan sebagainya. Dahulu orang-orang Portugis merantau jauh berhijrah ke Kepulauan Melayu kerana kononnya untuk mendapatkan rempah ratus. Namun sebenarnya matlamat di sebalik itu ialah untuk menjajah, membolot kekayaan dan meyebarkan dakyah Nasrani dan Yahudi.
Sesungguhnya hijrah amat perlu dalam kehidupan kita. Bermula sahaja kehidupan di muka bumi ini menuntut kita untuk berhijrah dan terus berhijrah dari satu tahap ke tahap yang seterusnya. Paling kurang sekadar untuk sesuap nasi sebagai usaha untuk hidup, apatah lagi dalam mencari kesenangan, keamanan, keadilan, kebahagiaan dan keselesaan.
Bagi para sahabat r.a. di Lembah Hijaz, hijrah dari Mekah menuju ke Madinah merupakan sesuatu yang amat berat yang perlu mereka tanggung. Hijrah mereka diburu dengan mata pedang, berlinangan air mata dan diiringi dengan korban nyawa. Hijrah yang bertujuan menyelamatkan akidah iman yang dianugerahkan kepada mereka. Bikan setakat itu, penghijrahan mereka juga kerana membawa risalah dakwah untuk saudara-saudara mereka di Madinah dan untuk generasi masa depan hingga sekarang.
Bayangkan betapa sukarnya untuk menerima kenyataan apabila status kewujudan mereka sebagai kumpulan minoriti Islam yang dilahirkan, dibesarkan, mempunyai kampung halaman, harta benda, ternakan, tanaman, perniagaan dan bertapak di situ sejak nenek moyang mereka, telah dinafikan sewenang-wenangnya oleh kafir Quraisy dalam sekelip mata sahaja.
Hanya kerana keimanan, mereka dihalau dari tanah tumpah darah mereka sendiri. Firman Allah Taala yang bermaksud: '…(iaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali kerana mereka berkata: ‘Tuhan kami hanyalah Allah’…' (Surah al-Hajj: 40)
Penghijrahan mereka dari bumi Mekah semata-mata kerana mencari keredhaan Allah. Ketulusan hati mereka ini telah dirakamkan oleh Allah Taala di dalam firman-Nya yang bermaksud: '…(Juga) bagi orang fakir yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (kerana) mencari kurniaan daripada Allah dan keredhaan-Nya dan mereka menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar.' (Surah al-Hasyr : 8)
Tindakan kejam kafir Quraisy ini dilakukan semata-mata kerana keramatnya ungkapan dua kalimah syahadah yang berjaya mengeluarkan kumpulan umat Islam pertama di kota Mekah daripada belenggu penyembahan berhala yang mereka cipta dengan tangan mereka sendiri. Slogan ini mampu menggegarkan keutuhan pembesar Quraisy yang sedang berkuasa pada masa itu.
Orang-orang kafir Quraisy sedar dengan tersebarnya agama Islam di bumi mereka, maka mereka tidak lagi bebas melakukan kezaliman, penipuan, amalan pemerasan kuasa ke atas kaum yang lemah, rasuah, zina, menjadikan wanita alat hiburan, meminum arak, berjudi dan segala macam maksiat yang dapat memuaskan hawa nafsu buas mereka. Mereka juga sedar dengan bangkitnya Islam, maka mereka tidak layak lagi menjadi pemimpin dan segala peluang untuk mereka membolot keuntungan dengan cara-cara yang menyeleweng tidak lagi ada. Bukan setakat itu, segala jenayah yang mereka lakukan sebelum dan ketika itu juga akan turut dibanteras dan kemungkinan akan menerima hukuman yang sewajarnya daripada pemerintahan Islam.
Oleh sebab itu, apabila Rsululah s.a.w melancarkan seruan dakwah secara terbuka dan terang-terangan, maka tindak balas segera secara berperingkat daripada musyrikin Quraisy juga turut bermula. Sejak itu maka pertentangan antara iman dan kufur pun berlangsung secara rasmi dan mula menyaksikan pelbagai bentuk penindasan, permusuhan dan perpecahan berlaku antara penduduk kota Mekah. Antara nama-nama yang paling kuat mengusahakan komplot menyakiti Rasulullah s.a.w. dan memecahbelahkan kaum muslimin ialah seperti Uqbah ibn Abi Mu’ait. Abu Jahal, Abu Lahab, Walid ibn al-Mughirah, Umayyah ibn Khalaf, Nadr ibn Harith dan Aswad ibn Abdul Yaghuth.
Sesungguhnya iman selama-lamanya tidak akan dapat bersama dengan kufur. Inilah sebabnya sejak daripada zaman Nabi Adam a.s. sehingga kini, titik pertemuan antara iman dan kufur tidak dapat disatukan. Sebaliknya iman yang ada pasti menundukkan segala bentuk tidak dapat disatukan. Sebaliknya iman yang ada pasti menundukkan segala bentuk kekufuran yang berleluasa dan menggugat keamanan orang-orang yang beriman. Di dalam al-Quran Allah Taala berfirman yang bermaksud: 'Katakanlah: ‘Hai orang-orang kafir, aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah, dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyambah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agama kamu, dan untukku agamaku.' (Surah al-Kaafirun : 1-6).
Gelombang kebangkitan Islam di Mekah menjadi semakin bersemarak pada saat penentangan kuat kafir Quraisy yang semakin menjadi-jadi. Para pembesar Quraisy berusaha menimbulkan keraguan di dalam hati masyarakat Mekah dan memporakperandakan kesatuan kaum Muslimin dengan menjanjikan pelbagai ganjaran, pangkat, wanita serta harta termasuk kepada Muhammad s.a.w. dengan syarat menghentikan kerja-kerja dakwah mengajak manusia memeluk Islam. Usaha-usaha untuk memecahbelahkan umat Islam dan menanam rasa curiga di kalangan mereka juga dirancang rapi oleh musuh-musuh Islam, mereka bimbang akibat kebangkitan Islam kelak, maka status quo mereka akan rasa tergugat lalu menjejaskan struktur sosio politik dan pertumbuhan ekonomi yang sedang menguntungkan mereka dan para penyokong mereka ketika itu.
Namun begitu, bagi umat Islam ketundukan dan ketaatan hanya untuk Allah dan Rasul-Nya sahaja. Bagi mereka tiada kompromi dengan kufur dan agama Islam yang mereka nikmati pada ketika itu amat selamat menjamin keamanan, kesejahteraan dan keadilan yang sejati.
Islam mengajak umat manusia hidup bersatu padu dan bersaudara serta menjauhi benci membenci, fitnah memfitnah, penganiayaan, kezaliman, noda dan maksiat serta penentangan terhadap syariat yang diturunkan menerusi Rasulullah s.a.w. Syarat utama yang perlu dipatuhi ialah berpaksi pada asas akidah yang teguh, akhlak yang tinggi serta melakukan amalan yang betul berlandaskan panduan al-Quran dan Sunnah.
Kemuncak penentangan terhadap dakwah Rasulullah s.a.w. ialah pakatan jahat untuk membunuh baginda yang berakhir dengan kepungan besar-besaran di rumah baginda pada malam berlakunya hijrah. Pada malam tersebutlah bermulanya perjalanan bersejarah Rasulullah menuju ke Madinah yang merupakan titika permulaan sinar Islam yang lebih gemilang.
Di dalam al-Quran, Allah Taala berfirman yang bermaksud: 'Dan orang-orang yang telah menpati kota Madinah dan telah beriman 9kaum Ansar) sebelum (kedatangan) mereka (kaum Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang mereka berikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.' (Surah al-Hasyr : 9).
Dalam masa yang sama, hijrah itu sebenarnya berlaku bukan kerana Nabi s.a.w. lari daripada masalah yang dihadapi atau takut kepada ancaman kafir Quraisy. Ini kerana ancaman orang-orang kafir itu tiada nilainya jika dibandinkan dengan kekuasaan Allah Taala yang Maha Besar dan mampu menentukan apa sahaja yang dikehendaki-Nya. Namun demikian, di sebalik kesukaran berhijrah, sebenarnya ia memberikan erti dan pengajaran yang mendalam untuk dihayati oleh umat Islam.
Penghijrahan ke Madinah adalah kerana mencari kekuatan ummah dan menghindarkan daripada permusuhan yang sengaja diada-adakan demi kepentingan golongan tertentu di kalangan pemimpin Quraisy. Falsafah yang tersirat di sebalik hijrah amat banyak dan inilah yang sebenarnya yang memberikan kekuatan kepada umat Islam serta memastikan kelangsungan sebuah perjuangan menegakkan syariat Islam yang memerlukan wawasan dan perancangan yang teliti.
Bagi Rasulullah s.a.w., tugas dakwah bukanlah kerja mudah yang boleh diputuskan sama ada menang atau gagal dalam masa yang singkat. Emosi dan rasa hilang sabar sama sekali tidak mendatangkan keuntungan untuk perjuangan yang memakan masa yang paling panjang dan pengorbanan yang bukan sedikit. Oleh itu langkah berhijrah merupakan tindakan yang paling tepat dilakukan oleh Rasulullah s.a.w. sebelum kembali mengorak langkah dengan penuh terancang.

Setelah tiba di Madinah, tugas pertama yang dilakukan oleh baginda ialah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Ansar. Baginda juga terus mengasaskan masjid yang pertama sebagai tempat ibadat iaitu tempat penyatuan hati umat Islam, penyebaran ilmu, bersyura dan juga sebagai syiar Islam. Seterusnya baginda menukar nama Yathrib kepada Madinah al-Munawwarah yang bermaksud bandar yang barcahaya dan memeterai piagam Madinah yang mengutamakan perpaduan ummah. Baginda juga berusaha menjalinkan hubungan dengan semua kabilah dan penduduk tempatan, mengatur strategi membasmi kemiskinan, memberi keutamaan kepada tarbiyah dan memperkuatkan sistem pertahanan keselamatan untuk semua.
Pendek kata, hijrah sebenarnya telah mengakhiri fasa pertama dakwah di Mekah yang melalui seribu satu cabaran yang amat sukar. Hijrah telah berjaya mengeluarkan umat Islam pertama daripada hidup bermusuhan dan perpecahan yang menyakitkan kepada kesatuan dan perpaduan ummah. Keadaan selesa inilah yang dimanfaatkan oleh Rasulullah s.a.w.. dan para sahabat r.a. untuk mempergiatkan usaha menyeru manusia kepada Islam sehingga akhirnya Islam tersebar ke seluruh pelosok dunia. Bermula daripada hijrah agung inilah, maka Islam terus berapak dan menuntut umatnya bersedia untuk berhijrah dan terus melaksanakan tuntutan hijrah secara berterusan pada setiap masa.

PENULIS : Hijrah tahun dengan azam untuk mencari kebenaran diri dan mencari redha Allah SWT.... Insyallah... Perkenalan dengan TV al-Hijrah juga satu nikmat terbaru untuk kita nikmati...

Tiada ulasan: