IN THE NAME OF ALLAH, MOST GRACIOUS, MOST MERCIFUL

All types of perfect praise belong to Allah alone The Lord of all the worlds Most Gracious, Ever Merciful Master of the Day of Judgement Thee alone do we worship and Thee alone do we implore for help Guide us along the straight path-the path of those on whom Thou hast bestowed Thy favours, those who have not incurred Thy displeasure and those who have not gone astry

Allah
is He save whom none is worthy of worship, the Ever-Living, the Self-Subsisting and All-Sustaining. Slumber seizes Him not, nor sleep. To Him belongs whatsoever is in the Heaven and whatsoever in the earth. Who is he that dareintercede with Him, except by his permission? He knows all that is before them and all that is behind them, and they cannot compass aughtof His knowledge, except that which He please. His knowledge extends over the heavens and the earth, and the care of them wearis Him not. He is the Most High, the Most Great

The Messenger
has full faith in that which has been sent down to him from his Lord and so have the believers: all of them believe in Allah, and His angels, and in His Books and in His Messengers, affirming : we make no distinction between any of of His Messengers; we have heard Allah’s command and we have submitted ourselves wholly to Him.They supplicate: We implore Thy forgiveness, Lord, and to Thee is our return.Allah requires not of any one that which is beyond his capacity; each shall have the benefit of the good he does and shall suffer the consequences of the ill he works. Supplicate, therefore: Lord, take us not to task if we forget or fall into error; Lord place us not under responsibility in the manner of those whom Thou didst place under responsibility before us; Lord, burden us not with that which we have not strength to bear; overlook our defaults and grant us forgiveness and have mercy on us; Thou art our master, so grant us succour against those who reject thee.


“Surely, We ourself have sent down this Exhortation, We will, most surely, safeguard it.” (Al-Hijr : 9)

“I Perfected your religion for your benefit, and have completed My favour unto you, and have chosen for you Islam as your faith.”(Al-Maidah :3)

“Have
We not expanded thee thy breast?. And removed from thee thy burden. The which
did gall thy back? And raised high the esteem (in which) thou (art held)? So,
verily, with every difficulty, there is relief. Verily, with every difficulty
there is relief. Therefore, when thou art free (from thine immediate task),
still labour hard, And to thy Lord turn
(all) thy attention.”
(Al-Insyirah-As-Syarh.)

Proclaim: He is Allah, the Single; Allah, the Self-Existing and Besought of all. He begets not, nor is He begotten; and there is none equal to Him in His attributes(Al-ikhlash)

Proclaim: I seek the protection of the Lord of the break of dawn, from the mischief of every created thing, from the mischief of the darkness when the moon is eclipsed, from the mischief of those who seek to promote discord, and from the mischief of every persistently envious person.(al-Falaq)

Proclaim: I seek the protection of the Lord of mankind, the King of mankind, the God of mankind, against the mischief of every sneaking whisperer, who whispers into the mind of people, whether he (Jin)behidden from sight or be one of the common people.(an-Naas)

Proclaim : Hearken ye who disbelieve! ! I don not worship as you worship, nor do you worship as I worship. I do not worship those that you worship, nor do you worship Him Whom I worship; that is because you follow one faith and I follow another faith.(Al-Kaafiruun)


KHUTBAH TERAKHIR RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W

Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW
9 ZULHIJJAH TAHUN 10 HIJRAH, DI LEMBAH URANAH, GUNUNG 'ARAFAH

"Wahai manusia dengarlah baik-baik apa yang hendak ku katakan !!! Aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas tahun ini. Oleh itu dengarlah dengan teliti kata-kataku ini dan sampaikanlah ia kepada orang-orang yang tidak dapat hadir di sini pada hari ini.

Wahai manusia, sepertimana kamu menganggap bulan ini dan kota ini sebagai suci maka anggaplah jiwa dan harta setiap orang Muslim sebagai amanah suci. Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak.

Janganlah kamu sakiti sesiapapun agar orang lain tidak menyakiti kamu pula. Ingatlah bahwa sesungguhnya kamu akan menemui Tuhan kamu dan Dia pasti akan membuat perhitungan atas segala amalan kamu. Allah telah mengharamkan riba', oleh itu segala urusan yang melibatkan riba' hendaklah dibatalkan mulai sekarang.

Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara besar maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutinya dalam perkara-perkara kecil.

Wahai manusia, sebagaimana kamu mempunyai hak atas para isteri kamu, mereka juga mempunyai atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan mereka ke atas kamu maka mereka juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam suasana kasih sayang.

Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik! dan berlemah lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu kamu yang setia. Dan hak kamu ke atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai ke dalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.

Wahai manusia, dengarlah bersungguh-sungguh kata-kataku ini. Sembahlah Allah, dirikanlah solat lima kali sehari, berpuasalah di Bulan Ramadhan, tunaikanlah zakat dan harta kekayaan kamu dan kerjakanlah ibadah haji sekiranya mampu.

Ketahuilah bahawa setiap Muslim adalah saudara kepada Muslim yang lain. Kamu semua adalah sama; tidak ada seorangpun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali dalam taqwa dan amal soleh.

Ingatlah bahawa kamu akan mengadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggungjawabkan atas segala apa yang telah kamu lakukan. Oleh itu, awasilah tindak-tanduk kamu agar jangan sekali-kali kamu terkeluar dari landasan kebenaran selepas ketiadaanku.

Wahai manusia, tidak ada lagi Nabi atau Rasul yang akan datang selepasku dan tidak akan lahir agama baru. Oleh itu wahai manusia, nilailah dengan betul dan fahamilah kata-kataku yang telah disampaikan kepada kamu.

Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya nescaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah Al-Quran dan Sunnahku.

Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku ini menyampaikannya pula kepada orang lain dan hendaklah orang yang lain itu menyampaikannya pula kepada orang lain dan begitu seterusnya.

Semoga orang yang terakhir yang menerimanya lebih memahami kata-kataku ini dari mereka yang mendengar terus dariku. Saksikanlah Ya Allah, bahawasanya aku telah sampaikan risalah-Mu kepada hamba-hamba- Mu. "

"Dan, Ingatlah... hanya dengan mengingati Allah... hati akan menjadi tenang."


“Semoga ALLAH
melindungiku dari keburukan dan kejahatan kamu serta melindungi kamu dari
keburukanku dan kejahatanku... Semoga Allah melindungimu dari kemurkaan-Nya dan
neraka-Nya... Semoga Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, melindungi
kita semua dari Azab Neraka, Azab Kubur, Fitnah-fitnah kehidupan dan kematian,
Fitnah-fitnah Dajjal laknatullah, Fitnah-fitnah Syaitan jin dan manusia dann
seluruh fitnah-fitnah dosa-dosa silam kita...
Dan, Semoga Allah
memberkati kamu dan mengampuni segala dosa kamu dan sesiapa pun yang bersama
kamu buat selama-lamanya... amin”

CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKILKU ATAS SEGALA URUSAN. TIADA DAYA UPAYA DAKU
MELAINKAN DENGAN KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA AGUNG, YANG TIADA TUHAN YANG
DISEMBAH MELAINKAN ALLAH SEMATA-MATA.MAHA SUCI ALLAH, SEGALA PUJI BAGI ALLAH,
TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN ALLAH MAHA BESAR.

:: ISLAM ::

:: ISLAM ::
"Sesungguhnya Matahari, Bulan, Bumi dan Langit dan Bintang, terdapat tanda-tanda KeIslaman makhluk kepada ALLAH dan menjadi tanda Kebesaran dan Kekuasaan ALLAH, Tuhan seluruh alam, bagi mereka yang berfikir dengan akal dan Iman." IMAM MUHAMMAD JIBRIL AL-KHAIR B.A

SKROL UNTUK UMAT ISLAM

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM SALAWAT DAN SALAM KE ATAS RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W ”SESUNGGUHNYA AKU BERSAKSI BAHAWA TIADA TUHAN YANG PATUT DISEMBAH SELAIN ALLAH DAN MUHAMMAD ITU RASULULLAH.” ASSALAAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WAL BARAKAATU WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM BERTAKWALAH KEPADA ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM INI SESUNGGUHNYA AKU MENYERU KAMU DENGAN NAMA ALLAH DAN RASUL-NYA NABI MUHAMMAD S.A.W BERPEGANGLAH KEPADA DUA PERKARA IAITU KITABULLAH AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH NABI MUHAMMAD S.A.W SESUNGGUHNYA AKU BERIMAN KEPADA ALLAH DAN RASUL-NYA, MALAIKAT-MALAIKATNYA, KITAB-KITABNYA, HARI AKHIRAT DAN SEGALA QADA’DAN QADAR ITU DARI ALLAH SEMATA-MATA. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM BERSYAHADAHLAH DAN PATUHI DENGAN SABAR DAN REDHA AKAN PERSAKSIAN MU ITU, TUNAIKAN SOLAT FARDHU PADA WAKTUNYA, BERPUASALAH SEBULAN DI BULAN RAMADHAN, KELUARKAN ZAKAT DARI HARTA-HARTA YANG ALLAH PINJAMKAN KEPADA KAMU DAN TUNAIKAN HAJI APABILA KAMU MAMPU. INGATLAH SEMUA ITU LAKUKANLAH DENGAN IHSAN YAKNI KAMU MELAKUKAN IBADAH ITU SEOLAH-OLAH ALLAH MELIHAT KAMU DAN KAMU MELIHAT ALLAH. DAN, BERIKHLASLAH DALAM BERAGAMA AGAR KAMU SELAMAT DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM ISLAMLAH DENGAN KEISLAMAN YANG MENYELURUH NESCAYA KAMU SELAMAT. SESUNGGUHNYA AGAMA ISLAM INI ADALAH SATU-SATUNYA JALAN YANG MENJADIKAN KAMU DIREDHAI ALLAH DAN BERSATU SEBAGAI UMAT ISLAM YANG SELAMAT DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. JANGANLAH KAMU MEMILIH JALAN SELAIN ISLAM ATAU KAMU AKAN ROSAK BINASA DAN DIMURKAI ALLAH. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM BERSATULAH KAMU SEMUA DI BAWAH SATU KALIMAH IMAN. TEGAKKAN BENDERA ISLAM AL-LIWA’ DAN AR-RAYAH. BERHUKUMLAH DENGAN HUKUM ALLAH ATAU KAMU DIPANDANG ALLAH SEBAGAI KAFIR KEPADA-NYA JANGANLAH KAMU KAFIR KEPADA ALLAH DAN JANGANLAH KAMU MENJADI MUNAFIK KERANA BERTUHANKAN NAFSU DIRI YANG MEMBINASA. DAN JANGANLAH KAMU MATI KECUALI DALAM ISLAM. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM AMALKAN SUNNAH NABI YANG DIAJARKAN KEPADA KAMU MELALUI HADIS-HADIS NABI MUHAMMAD S.A.W YANG DISAMPAIKAN KEPADA MU OLEH ULAMA-ULAMA YANG TAKUT KEPADA ALLAH DAN YANG BERAMAL DENGAN SUNNAH NABI MUHAMMAD S.A.W SERTA TINGGALKANLAH SELAIN YANG DEMIKIAN ITU WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKIL BAGI KU ATAS SEGALA URUSAN. KEPADA-NYA KITA SEMUA BERTAKWA DAN BERTAWAKKAL SESUNGGUHNYA TIADA DAYA DAN UPAYA MELAINKAN KEKUATAN DAN PERTOLONGAN ALLAH YANG MAHA AGUNG LAGI MAHA MULIA. SEMOGA ALLAH MENGHIMPUNKAN KITA SEMUA DALAM KEBAIKAN DAN KESELAMATAN DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. AMIN SESUNGGUHNYA PERUTUSAN INI DARIPADAKU IMAM MUHAMMAD JIBRIL AL-KHAIR B.A HAMBA ALLAH

CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKILKU ATAS SEGALA URUSAN. TIADA DAYA UPAYA DAKU MELAINKAN DENGAN KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA AGUNG, YANG TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH SEMATA-MATA.MAHA SUCI ALLAH, SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN ALLAH MAHA BESAR.

SKROL BUAT UMAT KRISTIAN

DENGAN

NAMA ALLAH

YANG MAHA PENGASIH LAGI

MAHA PENYAYANG

SESUNGGUHNYA PERUTUSAN INI DARIPADAKU :

“SESUNGGUHNYA AKU BERSAKSI BAHAWA

TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH S.W.T

DAN

NABI MUHAMMAD S.A.W ITU PESURUH-NYA”

SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM.

KESELAMATAN BAGI MEREKA YANG MENGIKUT CAHAYA PENTUNJUK

AMMA BA’DU

WAHAI UMAT KRISTIAN

Aku memuji Allah SWT untukmu dan aku bersaksi bahawa Nabi Isa a.s ( Jesus ) adalah Roh Allah SWT dan Kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam yang tidak pernah kahwin, yang suci, baik dan terjaga. Ia telah mengandungkan Isa a.s lalu Allah SWT menciptakan dari Roh-Nya dan tiupan-Nya sebagaimana Dia telah menciptakan Adam a.s dengan tangan-Nya dan tiupan-Nya.

Aku berdoa kepada Allah SWT semata, yang tiada sekutu bagi-Nya dan berserah diri dan taat kepada-Nya. Hendaklah kamu mengikuti Muhammad Rasulullah SAW, beriman kepadanya dan apa-apa yang telah datang kepadanya sepertimana para Rasul dan para Nabi Allah SWT sebelum baginda Rasulullah SAW.

Sesungguhnya aku menyeru kamu dengan seruan Islam dan Allah SWT akan mendatangkan padamu dua kali pahala di dunia dan di Akhirat yang kekal abadi selamanya. Maka apabila kamu berpaling maka kamu kuserahkan kepada Allah SWT, Tuhan seluruh alam ini.

Yakni ,

Allah SWT,

tiada Tuhan selain-Nya yang hidup kekal dan berkuasa dengan sendiri-Nya.Tiada mengantuk dan tiada pula tidur, kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at dan pertolongan di sisi Allah SWT tanpa izin-Nya? Allah SWT mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka dan mereka hanya dapat mengetahui sedikit sahaja dari ilmu Allah SWT dengan kehendak-Nya. Qursyi-Syiar Allah SWT itu meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara kedua-duanya. Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Marilah kita berpegang teguh pada satu kalimat yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu. Bahawa tidak kita sembah kecuali Allah SWT dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu apa pun selain-Nya. Tidak pula sebahagian kita menjadikan sebahagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah SWT.

KETAHUILAH !

AGAMA YANG BENAR DI SISI ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM HANYALAH ISLAM DAN BARANG-SIAPA YANG MEMILIH SELAIN ISLAM SESUNGGUHNYA DIA TELAH RUGI DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. SESUNGGUHNYA TELAH TERANG DAN JELAS KEPADA KAMU YANG MANA SALAH YANG MANA BETUL. ISLAMLAH NESCAYA KAMU SELAMAT... SEKIRANYA KAMU BERPALING MAKA SAKSIKANLAH BAHAWA KAMI ADALAH ORANG-ORANG ISLAM YANG BERSERAH DIRI KEPADA ALLAH SWT.

IKHLAS DARI

IMAM MUHAMMAD JIBRIL AL-KHAIR B.A

PANDUAN

PANDUAN
KIBLAT WAKTU SOLAT DAN INFO LAIN

:: SUMPAH DAN DOA ::


DENGAN NAMA ALLAH
YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG
SEGALA PUJI BAGI ALLAH , TUHAN SEMESTA ALAM
SALAWAT DAN SALAM KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W
DENGAN INI
SESIAPA PUN DARI KALANGAN MANUSIA DAN JIN YANG BERNIAT DAN BERBUAT
ZALIM KE ATAS BLOG INI. AKU SUMPAH DAN
AKU BERDOA, SEMOGA ALLAH MELUMPUHKAN TANGANNYA YANG MELAKUKAN KEZALIMAN APA
SAHAJA ITU KE ATAS BLOG INI. SUMPAH DAN
DOA INI BERLANDASKAN HAK ORANG YANG DIZALIMI.
SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK SUKA KEPADA PENZALIM-PENZALIM.
CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKILKU ATAS SEGALA URUSAN. TIADA DAYA DAN UPAYA MELAINKAN
KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA AGUNG.
SALAWAT DAN SALAM KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W
DAN AHLUL-BAIT DAN PARA SAHABAT R.A
SEGALA PUJI BAGI ALLAH , TUHAN SEMESTA ALAM
KUN FAYA KUN
AMIN

The Alien - Link Select

Isnin, 15 November 2010

SALAM AIDILADHA-HARI RAYA KORBAN




Ibadah Korban merupakan sunnah para nabi... dan ia dilakukan setahun sekali sahaja... apa pun mari kita lihat bersama-sama bagaimana Korban itu...
Ibadat korban merupakan suatu ibadat yang
sangat digalakkan di dalam Islam,
khususnya bagi mereka yang
berkemampuan dari segi kewangan. Ibadat
korban telah disyariatkan oleh Allah pada
tahun kedua Hijrah.
Firman Allah S.W.T:
“Sesungguhnya kami (Allah) telah
memberi engkau (wahai Muhamad)
kebaikan yang banyak. Maka
Sembahyanglah* engkau kerana Tuhanmu
dan sembelihlah (korbanmu)”.
(Surah Al-Kautsar Ayat 1-2).
* Sembahyang yang dimaksudkan di dalam ayat di
atas ialah sembahyang sunat hari raya korban ( Aidil
Adha).
Hukum
Hukumnya Sunat Muakkad(dituntut).
Adapun bagi mereka yang bernazar,
hukumnya wajib. Bagi mereka yang
berkemampuan Makruh meninggalkan
amalan ini.
Wajib hukumnya kepada Rasulullah
berdasarkan hadis: “Diwajibkan ke atas ku
melaksanakan ibadat korban namun ia
merupakan satu amalan sunat bagi kamu”.
(Riwayat Imam Tirmizi)
Maksud Korban:-
Menyembelih binatang ternakan yang
terdiri daripada unta, lembu, kambing dan
kibas yang sampai umur* pada hari raya
korban (Aidil Adha) iaitu pada 10 Zulhijjah
selepas sembahyang sehingga gelincir
matahari hari terakhir tasyrik iaitu 13
Zulhijjah dengan tujuan mendekatkan diri
kepada Allah.
*Umur binatang yang boleh dikorbankan:-
�� Unta 5 thn ke atas – 7 bahagian.
�� Lembu, kerbau 2 thn ke atas – 7
bahagian.
�� Kambing 2 thn ke atas- 1 bahagian.
�� Biri-biri, kibas 1 ½ thn- 1 bahagian.
٭ Ditegah berkorban dengan binatang yang
cacat, berpenyakit, patah anggotanya dan
terlalu kurus.
Sunat-sunat ketika menyembelih binatang
korban:-
1. Membaca Basmalah
2. Selawat ke atas nabi
3. Menghadap kiblat
4. Bertakbir
5. Berdoa supaya diterima ibadah
korban itu.
Nota:
a) Daging korban yang diniat nazar oleh
orang yang bernazar, hendaklah di
sedekahkan semuanya.
b) 1/3 daripada daging korban sunat boleh
dimakan oleh mereka yang berkorban dan
selebihnya disedekahkan kepada fakir
miskin, boleh juga disedekahkan kepada
orang kaya mengikut mazhab Syafie..
Mereka yang melakukan ibadat korban
disunatkan menyaksikan penyembelihan
binatang korban tersebut seperti mana sabda
Rasulullah maksudnya:
“Wahai Fatimah! Berdirilah di sisi korban
mu dan saksikanlah, sesungguhnya titisan
darahnya yang pertama itu pengampun bagi
mu atas dosa-dosa yang telah lalu”.
(Riwayat Bazzar dan Ibnu Hibban).
# Menyaksikan sendiri perlaksanaan korban
tidak termasuk dalam syarat-syarat ibadat
korban.
# Imam Khatib Syarbini di dalam kitabnya
Mughni Al-Muhtaj menyatakan, disunatkan
bagi mereka yang melaksanakan korban
untuk menyembelih sendiri binatang korban
tersebut, sekiranya tidak mampu disunatkan
bagi mereka

Korban ialah penyembelihan haiwan tertentu pada tanggal 10, 11, 12 dan 13 Zulhijjah dengan maksud untuk mendekatkan diri kepada Allah S.W.T. Hukum menyembelih haiwan korban pada Hari Raya Eidul Adha atau Hari Raya Korban ke atas umat Islam yang mampu ialah sunat muakkad dan meninggalkannya adalah makruh.
Allah S.W.T berfirman;

“Maka solatlah kamu untuk Tuhanmu dan menyembelihlah”. - Surah al-Kautsar: ayat 2

Mengikut tafsiran ulama maksud solat atau sembahyang pada ayat ini ialah solat Eidul Adha dan yang dimaksudkan dengan menyembelih ialah berkorban.


Dalil yang mensyariatkan ibadah korban ialah firman Allah S.W.T.;
“Maka solatlah kamu untuk Tuhanmu dan menyembelihlah”. - Surah al-Kautsar, ayat 2. Maksud solat ataupun sembahyang pada ayat ini ialah solat Eidul Adha dan yang dimaksudkan dengan menyembelih ialah berkorban. Imam Ibnu Jarir mentafsirkan ayat tersebut seperti berikut:
“Jadikanlah solatmu ikhlas hanya untuk Allah semata dengan sama sekali tidak mengharapkan kepada selain daripada-Nya. Demikian juga korban yang kamu tunaikan, niatkanlah hanya untuk Allah, tidak untuk berhala, sebagai tanda syukur terhadap apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu yang tidak terhingga banyaknya”. Wallahuaklam

Banyak sekali hadis yang menerangkan akan kelebihan korban, ia antara ibadah yang mendapat ganjaran yang amat besar daripada Allah. Dalam sebuah hadis, Rasulullah S.A.W bersabda:
“Tidak ada amalan yang dilakukan oleh anak Adam pada Hari Raya Korban yang lebih disukai Allah melainkan menumpahkan darah (menyembelih binatang korban). Sesungguhnya binatang korban itu akan datang pada Hari Kiamat bersama tanduk, kuku dan bulunya dan Allah memberi pahala ibadah korban itu sebelum darah binatang korban itu jatuh ke bumi. Oleh itu, elokkanlah korban kamu.” Hadis riwayat Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim. Wallahuaklam

Hikmah sebenar sesuatu ibadah hanya Allah S.W.T. sahaja yang tahu. Walau bagaimanapun ibadah korban yang menjadi amalan umat Islam sekarang mempunyai kaitan yang sangat rapat dengan peristiwa korban di antara Nabi Ibrahim A.S. dengan anaknya Nabi Ismail A.S. Maka dengan melihat kepada peristiwa tersebut beberapa hikmah dapat disimpulkan;

1. Ia menguji kekuatan iman dan keteguhan mental orang yang berkorban.
2. Supaya orang yang berkorban dapat menjauhkan diri daripada sifat terlalu sayangkan harta dan kedekut dengan harta yang Allah S.W.T kurniakan kepadanya.
3. Berkongsi merasai nikmat Allah S.W.T dengan golongan yang kurang bernasib baik atau miskin.
4. Membudayakan dalam masyarakat salah satu syiar Islam iaitu berkorban.
Wallahuaklam

Mengikut riwayat yang boleh kita perolehi amalan ibadah korban telah dilaksanakan dari zaman Nabi Adam A.S lagi sehingga zaman Jahiliyyah sebelum kedatangan Islam. Secara ringkasnya sejarah perlaksanaannya adalah seperti berikut;

Pada zaman Nabi Adam A.S, peristiwa korban Habil dan Qabil menunjukkan betapa korban memainkan peranan yang sangat penting dalam menentukan hidup manusia. Kisah mereka telah dinukilkan di dalam al-Quran surah al-Maidah, ayat 27.
Maksud Ayat: “Dan bacakanlah kepada mereka berita tentang dua anak Adam iaitu Habil dan Qabil dengan benar, ketika anak Adam itu mempersembahkan korbannya, maka Allah menerima korban salah seorang dari keduanya iaitu Habil dan tidak diterima korban yang seorang lagi iaitu Qabil. Qabil berkata: Aku pasti membunuhmu? Habil berkata: “Sesunguhnya Allah hanya menerima korban dari orang-orang yang bertakwa”.

Pada zaman Nabi Nuh A.S pula, setelah peristiwa taufan berlaku, Nabi Nuh menyediakan satu tempat khas untuk korban. Ada riwayat yang mengatakan bahawa haiwan korban tersebut dibakar.

Manakala pada zaman Nabi Ibrahim A.S, korban bermula dengan roti dan sebagainya, kemudian anak sapi, kambing dan biri-biri. Peristiwa penyembelihan anak Nabi Ibrahim iaitu Nabi Ismail ialah ujian pengorbanan yang paling getir dihadapi oleh Nabi Ibrahim A.S. Kisah ini telah Allah rakamkan dalam al-Quran surah Ash-Shaffat, ayat 103-107.

Pada zaman Nabi Musa A.S, cara korban ialah dengan membahagikan binatang yang disediakan untuk korban kepada 2 bahagian, sebahagian dilepaskan dan sebahagian lagi disembelih.

Budaya dan amalan berkorban ini berterusan sehingga ke zaman bangsa Yunani dan Rumani, pada umumnya mereka membahagi-bahagikan daging korban kepada orang yang hadir. Semasa upacara penyembelihan, pendeta mereka memercikkan madu dan air, kemudian madu diganti dengan air mawar. Adat ini terdapat sampai sekarang. Di samping bangsa Yunani, korban dengan melakukan penyembelihan terhadap manusia juga berlaku, ini dilakukan oleh bangsa Finiki, Parsi, Rom dan bangsa Mesir kuno. Wallahuaklam

Pada hari raya korban kita disunatkan menyembelih haiwan korban, begitu juga pada hari ketujuh kelahiran seorang anak, kita dituntut melaksanakan aqiqah untuknya, jadi apabila bertemu hari raya korban bertepatan dengan hari ketujuh kelahiran anak, maka mengikut pandangan ulama mazhab Hanbali, kita boleh gabungkan niatkan perlaksanaan korban tersebut dengan niat untuk aqiqah anak, seperti mana jika bertemu hari Jumaat dengan Hari Raya, maka saudara boleh niatkan mandi sunat keduanya dengan sekali mandi sahaja. Wallahualam

Menyembelih haiwan korban pada Hari Raya Korban dianjurkan ke atas seluruh umat Islam, akan tetapi tuntutan sebenar ialah kepada yang mampu, sehingga Rasulullah S.A.W memberi amaran dalam beberapa buah hadis kepada mereka yang tidak menunaikan ibadah korban, antara hadis tersebut ialah;
Maksud hadis, “Sesiapa yang mempunyai kelapangan (mampu), tetapi tidak berkorban, janganlah ia mendekati tempat solat kami.” Wallahualam

Korban yang diamalkan oleh seluruh umat Islam pada setiap tahun diniatkan hanya kerana Allah S.W.T, dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah S.W.T di samping mendapat ganjaran lain yang telah Allah S.W.T janjikan.. Oleh itu, mana-mana korban atau penyembelihan yang diniatkan kepada selain Allah S.W.T, seperti korban yang dilakukan untuk memuja sesuatu, atau untuk tujuan ilmu hitam, memuja syaitan dan sebagainya, serta tidak bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah S.W.T. dan ganjaran yang disediakan, maka ia adalah dilarang oleh Islam.

Wallahualam
PENULIS : Tahun beraya kat umah Mama Labbel, sedara bini aku la... insyallah, walaupun tak mampu nak korbankan apa pun, cukuplah solat sunat raya korban esok kat masjid... dan membantu melapah daging di masjid tersebut... Insyallah...

1 ulasan:

izz berkata...

jazakallah.. saya mohon copy paste ke dalam blog saya ye