The Alien - Link Select

Khamis, 1 April 2010

BERDOA MENGANGKAT TANGAN?


Selesai solat fardhu, aku segera bangun setelah berzikir dengan tasbih Fatimah... kemudian salah seorang jemaah yang berdoa sambil mengangkat tadi menghampiri ku...
"Salam ke atas mu saudara..." ucapnya penuh rasa kasih sayang terpancar di wajah bersihnya.
"Salam ke atas mu juga wahai saudaraku..." jawabku dengan intonasi yang lebih lembut darinya. Segaris senyuman ikhlas aku lemparkan kepadanya.
"Maaf saudara... saya ingin bertanya."
"Ya saudara silakan..." kataku sambil sedikit mengerutkan kening, tanda hairan.
"Saya agak hairan dengan saudara..."
"Hairan? Mengapa?" soalku, sedikit teruja dengan pernyataannya itu.
"Bukankah kita digalakan berdoa selepas solat?"
Aku terdiam juga mendengar soalan itu. Aku senyum dan mempersilakannya duduk di bangku yang disediakan. Hati terasa tersentak namun, aku tahu jawapan yang mesti diutarakan kepadanya.
"Begini saudara, memang berdoa itu sangat dianjurkan malah dituntut oleh Allah SWT, dan merupakan sunnah para nabi, bukan sahaja Nabi Muhammad SAW. Tapi saudara, tidak saudara tertanya-tanya. Apakah dengan mengangkat tangan itu merupakan satu sunnah Nabi Muhammad SAW?"
Lelaki itu kerut kening dan sedikit tersentak. Wajahnya menggambarkan rasa terkejut dan tidak puas hati. "Mengapa begitu?"
"Selama ini, saya tidak menemui satu hadis nabi SAW pun, yang mengatakan Nabi Muhammad SAW MENGANGKAT TANGANNYA ketika berdoa selepas fardhu. kalau selepas solat sunat itu memang ada. sampai kelihatan putih ketiak baginda SAW. Jadi saya cuma melaksanakan sunnah nabi SAW. Apakah itu salah?"
Lelaki itu terdiam. "Betul juga kata-kata awak itu. saya sendiri tidak pernah bertemu dengan hadis mengatakan demikian..."

Aku tidak meneruskan bicara lagi lalu mengucap salam dan berlalu. Aku sememnagnya tidak mahu berdebat pasal ini. aku juga tidak rela mengada-adakan sesuatu yang bukan sunnah nabi SAW dalam hal ibadah. mengangkat tangan dan berdoa selepas solat Fardhu hanyalah kebiasaan yang dijadikan adat sahaja. tidak termasuk dalam hal sunnah nabi SAW.
Rasulullah SAW pernh bersabda. "Barangsiapa yang berbuat sesuatu yang tidak aku perbuat. maka itu Bidaah dan Bidaah itu sesat adanya... dan barangsiapa yang melakukan yang bukan sunnahku maka sia-sialah amalnya dan barangsiapa yang menyerupai sesuatu kaum itu maka dia adalah dari kaum itu."

3 ulasan:

Ckin Kembaq berkata...

Anda ditanya sebegitu?..

Tanpa Nama berkata...

Hadis tentang mengangkat tangan ketika berdoa.

1. Diriwayatkan (dari Anas bin Malik r.a.) : Rasulullah Saw mengangkat kedua tangannya seraya berkata, " Ya Allah! limpahkan kepada kami hujan, Ya Allah! limpahkan kepada kami hujan, Ya Allah! limpahkan kepada kami hujan".

2. Diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a. : Nabi Muhammad Saw tidak pernah mengangkat kedua tangannya setiap kali berdoa kecuali istisqa dan ia mengangkat tangannya sedemikian rupa sehingga ketiaknya yang putih terlihat.

3. (diriwayatkan dari Salim) : Ibn Umar r.a. mengerjakan ramyu jamrah al-dunya (jamrah di dekat masjid Khaif) dengan tujuh batu kecil dan membaca takbir setiap kali melontar batu. ia kemudian pergi ke arah depan hingga sejajar dengan tanah tempat ia berdiri menghadap kiblat untuk waktu yang lama dan berdoa sambil mengangkat tangannya. kemudian ia mengerjakan jamrah al-Wustha (jamrah yang tengah) dan kemudian pergi ke arah kiri menuju tengah-tengah tanah, tempat ia berdiri menghadap kiblat. ia tetap berdiri disana untuk waktu yang lama dan berdoa sambil mengangkat tangannya. kemudian ia mengerjakan ramyu jamrah al-Aqabah dari pertengahan lembah, tetapi ia tidak berhenti di tempat tersebut bahkan langsung pergi dan berkata, "aku melihat Nabi Muhammad Saw mengerjakan yang seperti ini"

4. diriwayatkan dari Abu Musa r.a. : sekembalinya dari Perang Hunain, Nabi Muhammad Saw mengutus Abu Amir sebagai komandan pasukan menuju Authas untuk menaklukan mereka. ia (Abu Amir, dalam perang itu) bertemu dengan Duraid bin Alshima. Duraid terbunuh dan Allah Swt mengalahkan kawan-kawannya. Nabi Muhammad Saw mengutusku bersama Abu Amir. kaki Abu Amir terkenah panah yang dilontarkan seorang laku-laki dari suku Jusyam. aku memburunya dan berkata, "wahai paman, siapa yang memanahmu?" ia menunjukkan Abu Musa seraya berkata,"ia yang memanahku". maka ku datangi ia. ketika ia melihatku, ia melarikan diri. aku mengejarnya sambil berteriak memanggilnya, "tak punya malukah kamu, berhenti!" maka ia pun berhenti lalu bertarung pedang satu lawan satu dengan ku. dan aku membunuhnya. kemudian aku kembali dan berkata kepada Abu Amir, "Allah telah membunuh pembunuhmu". Ia berkata," cabutlah anak panah ini" aku mencabutnya dan darah menyembur dari lukanya. kemudian ia berkata, "wahai anak saudaraku! sampaikan salamku kepada Rasulullah Saw dan mintalah ia memohonkan ampunan (Allah) untukku".
Abu Amir menunjukku sebagai komandan pengganti pasukan itu. beberapa saat ia masih bernapas, kemudian syahid.
(kemudian) aku kembali dan menemui Rasulullah Saw di rumahnya. kulihat Nabi Muhammad Saw tengah berbaring di tempat tidurnya. kusampaikan kepada Nabi Muhammad Saw perihal kami dan permintaan terakhir Abu Amir. Nabi Muhammad Saw meminta air kemudian berwhudu dan mengangkat tangannya seraya berkata : " Ya Allah ! ampunilah Ubaid Abu Amir" pada saat itu kulihat ketiak Nabi Muhammad Saw yang putih. kemudian Nabi Muhammad Saw berkata, "ya Allah ! jadikanlah ia (Abu Amir) lebih utama dibandingkan mahluk hidup-MU yang lain pada hari kiamat."
aku berkata,"maukah engkau memintakan pula ampunan (Allah) untukku?" Nabi Muhammad Saw kemudian berkata,"ya Allah ! ampunilah dosa-dosa Abdullah bin Qais ( nama lain Abu Musa al-Asy'ari) dan masukkan ia kedalam surga-MU pada hari kiamat"

SILZACK KHAIROL berkata...

Terima kasih atas hadis2 tersebut...

Namun, semua hadis itu tidak menggambarkan Rasulullah SAW berdoa dengan MENGANGKAT KEDUA BELAH TANGAN SELEPAS SOLAT FARDHU(SUBUH, ZOHOR, ASAR, MAGHRIB DAN ISYAK).... diharap anda faham maksud saya...
semua hadis di atas ...Rasulullah mengangkat tangan SELEPAS SOLAT SUNAT dan selepas wudhuk kerana diminta doakan sahabat... tiada satu pun yang selepas SOLAT WAJIB...

-saya masih tidak bertemu dengan hadis tersebut.... harap anda faham maksud saya....