IN THE NAME OF ALLAH, MOST GRACIOUS, MOST MERCIFUL

All types of perfect praise belong to Allah alone The Lord of all the worlds Most Gracious, Ever Merciful Master of the Day of Judgement Thee alone do we worship and Thee alone do we implore for help Guide us along the straight path-the path of those on whom Thou hast bestowed Thy favours, those who have not incurred Thy displeasure and those who have not gone astry

Allah
is He save whom none is worthy of worship, the Ever-Living, the Self-Subsisting and All-Sustaining. Slumber seizes Him not, nor sleep. To Him belongs whatsoever is in the Heaven and whatsoever in the earth. Who is he that dareintercede with Him, except by his permission? He knows all that is before them and all that is behind them, and they cannot compass aughtof His knowledge, except that which He please. His knowledge extends over the heavens and the earth, and the care of them wearis Him not. He is the Most High, the Most Great

The Messenger
has full faith in that which has been sent down to him from his Lord and so have the believers: all of them believe in Allah, and His angels, and in His Books and in His Messengers, affirming : we make no distinction between any of of His Messengers; we have heard Allah’s command and we have submitted ourselves wholly to Him.They supplicate: We implore Thy forgiveness, Lord, and to Thee is our return.Allah requires not of any one that which is beyond his capacity; each shall have the benefit of the good he does and shall suffer the consequences of the ill he works. Supplicate, therefore: Lord, take us not to task if we forget or fall into error; Lord place us not under responsibility in the manner of those whom Thou didst place under responsibility before us; Lord, burden us not with that which we have not strength to bear; overlook our defaults and grant us forgiveness and have mercy on us; Thou art our master, so grant us succour against those who reject thee.


“Surely, We ourself have sent down this Exhortation, We will, most surely, safeguard it.” (Al-Hijr : 9)

“I Perfected your religion for your benefit, and have completed My favour unto you, and have chosen for you Islam as your faith.”(Al-Maidah :3)

“Have
We not expanded thee thy breast?. And removed from thee thy burden. The which
did gall thy back? And raised high the esteem (in which) thou (art held)? So,
verily, with every difficulty, there is relief. Verily, with every difficulty
there is relief. Therefore, when thou art free (from thine immediate task),
still labour hard, And to thy Lord turn
(all) thy attention.”
(Al-Insyirah-As-Syarh.)

Proclaim: He is Allah, the Single; Allah, the Self-Existing and Besought of all. He begets not, nor is He begotten; and there is none equal to Him in His attributes(Al-ikhlash)

Proclaim: I seek the protection of the Lord of the break of dawn, from the mischief of every created thing, from the mischief of the darkness when the moon is eclipsed, from the mischief of those who seek to promote discord, and from the mischief of every persistently envious person.(al-Falaq)

Proclaim: I seek the protection of the Lord of mankind, the King of mankind, the God of mankind, against the mischief of every sneaking whisperer, who whispers into the mind of people, whether he (Jin)behidden from sight or be one of the common people.(an-Naas)

Proclaim : Hearken ye who disbelieve! ! I don not worship as you worship, nor do you worship as I worship. I do not worship those that you worship, nor do you worship Him Whom I worship; that is because you follow one faith and I follow another faith.(Al-Kaafiruun)


KHUTBAH TERAKHIR RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W

Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW
9 ZULHIJJAH TAHUN 10 HIJRAH, DI LEMBAH URANAH, GUNUNG 'ARAFAH

"Wahai manusia dengarlah baik-baik apa yang hendak ku katakan !!! Aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas tahun ini. Oleh itu dengarlah dengan teliti kata-kataku ini dan sampaikanlah ia kepada orang-orang yang tidak dapat hadir di sini pada hari ini.

Wahai manusia, sepertimana kamu menganggap bulan ini dan kota ini sebagai suci maka anggaplah jiwa dan harta setiap orang Muslim sebagai amanah suci. Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak.

Janganlah kamu sakiti sesiapapun agar orang lain tidak menyakiti kamu pula. Ingatlah bahwa sesungguhnya kamu akan menemui Tuhan kamu dan Dia pasti akan membuat perhitungan atas segala amalan kamu. Allah telah mengharamkan riba', oleh itu segala urusan yang melibatkan riba' hendaklah dibatalkan mulai sekarang.

Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara besar maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutinya dalam perkara-perkara kecil.

Wahai manusia, sebagaimana kamu mempunyai hak atas para isteri kamu, mereka juga mempunyai atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan mereka ke atas kamu maka mereka juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam suasana kasih sayang.

Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik! dan berlemah lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu kamu yang setia. Dan hak kamu ke atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai ke dalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.

Wahai manusia, dengarlah bersungguh-sungguh kata-kataku ini. Sembahlah Allah, dirikanlah solat lima kali sehari, berpuasalah di Bulan Ramadhan, tunaikanlah zakat dan harta kekayaan kamu dan kerjakanlah ibadah haji sekiranya mampu.

Ketahuilah bahawa setiap Muslim adalah saudara kepada Muslim yang lain. Kamu semua adalah sama; tidak ada seorangpun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali dalam taqwa dan amal soleh.

Ingatlah bahawa kamu akan mengadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggungjawabkan atas segala apa yang telah kamu lakukan. Oleh itu, awasilah tindak-tanduk kamu agar jangan sekali-kali kamu terkeluar dari landasan kebenaran selepas ketiadaanku.

Wahai manusia, tidak ada lagi Nabi atau Rasul yang akan datang selepasku dan tidak akan lahir agama baru. Oleh itu wahai manusia, nilailah dengan betul dan fahamilah kata-kataku yang telah disampaikan kepada kamu.

Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya nescaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah Al-Quran dan Sunnahku.

Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku ini menyampaikannya pula kepada orang lain dan hendaklah orang yang lain itu menyampaikannya pula kepada orang lain dan begitu seterusnya.

Semoga orang yang terakhir yang menerimanya lebih memahami kata-kataku ini dari mereka yang mendengar terus dariku. Saksikanlah Ya Allah, bahawasanya aku telah sampaikan risalah-Mu kepada hamba-hamba- Mu. "

"Dan, Ingatlah... hanya dengan mengingati Allah... hati akan menjadi tenang."


“Semoga ALLAH
melindungiku dari keburukan dan kejahatan kamu serta melindungi kamu dari
keburukanku dan kejahatanku... Semoga Allah melindungimu dari kemurkaan-Nya dan
neraka-Nya... Semoga Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, melindungi
kita semua dari Azab Neraka, Azab Kubur, Fitnah-fitnah kehidupan dan kematian,
Fitnah-fitnah Dajjal laknatullah, Fitnah-fitnah Syaitan jin dan manusia dann
seluruh fitnah-fitnah dosa-dosa silam kita...
Dan, Semoga Allah
memberkati kamu dan mengampuni segala dosa kamu dan sesiapa pun yang bersama
kamu buat selama-lamanya... amin”

CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKILKU ATAS SEGALA URUSAN. TIADA DAYA UPAYA DAKU
MELAINKAN DENGAN KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA AGUNG, YANG TIADA TUHAN YANG
DISEMBAH MELAINKAN ALLAH SEMATA-MATA.MAHA SUCI ALLAH, SEGALA PUJI BAGI ALLAH,
TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN ALLAH MAHA BESAR.

SKROL UNTUK UMAT ISLAM

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM SALAWAT DAN SALAM KE ATAS RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W ”SESUNGGUHNYA AKU BERSAKSI BAHAWA TIADA TUHAN YANG PATUT DISEMBAH SELAIN ALLAH DAN MUHAMMAD ITU RASULULLAH.” ASSALAAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WAL BARAKAATU WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM BERTAKWALAH KEPADA ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM INI SESUNGGUHNYA AKU MENYERU KAMU DENGAN NAMA ALLAH DAN RASUL-NYA NABI MUHAMMAD S.A.W BERPEGANGLAH KEPADA DUA PERKARA IAITU KITABULLAH AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH NABI MUHAMMAD S.A.W SESUNGGUHNYA AKU BERIMAN KEPADA ALLAH DAN RASUL-NYA, MALAIKAT-MALAIKATNYA, KITAB-KITABNYA, HARI AKHIRAT DAN SEGALA QADA’DAN QADAR ITU DARI ALLAH SEMATA-MATA. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM BERSYAHADAHLAH DAN PATUHI DENGAN SABAR DAN REDHA AKAN PERSAKSIAN MU ITU, TUNAIKAN SOLAT FARDHU PADA WAKTUNYA, BERPUASALAH SEBULAN DI BULAN RAMADHAN, KELUARKAN ZAKAT DARI HARTA-HARTA YANG ALLAH PINJAMKAN KEPADA KAMU DAN TUNAIKAN HAJI APABILA KAMU MAMPU. INGATLAH SEMUA ITU LAKUKANLAH DENGAN IHSAN YAKNI KAMU MELAKUKAN IBADAH ITU SEOLAH-OLAH ALLAH MELIHAT KAMU DAN KAMU MELIHAT ALLAH. DAN, BERIKHLASLAH DALAM BERAGAMA AGAR KAMU SELAMAT DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM ISLAMLAH DENGAN KEISLAMAN YANG MENYELURUH NESCAYA KAMU SELAMAT. SESUNGGUHNYA AGAMA ISLAM INI ADALAH SATU-SATUNYA JALAN YANG MENJADIKAN KAMU DIREDHAI ALLAH DAN BERSATU SEBAGAI UMAT ISLAM YANG SELAMAT DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. JANGANLAH KAMU MEMILIH JALAN SELAIN ISLAM ATAU KAMU AKAN ROSAK BINASA DAN DIMURKAI ALLAH. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM BERSATULAH KAMU SEMUA DI BAWAH SATU KALIMAH IMAN. TEGAKKAN BENDERA ISLAM AL-LIWA’ DAN AR-RAYAH. BERHUKUMLAH DENGAN HUKUM ALLAH ATAU KAMU DIPANDANG ALLAH SEBAGAI KAFIR KEPADA-NYA JANGANLAH KAMU KAFIR KEPADA ALLAH DAN JANGANLAH KAMU MENJADI MUNAFIK KERANA BERTUHANKAN NAFSU DIRI YANG MEMBINASA. DAN JANGANLAH KAMU MATI KECUALI DALAM ISLAM. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM AMALKAN SUNNAH NABI YANG DIAJARKAN KEPADA KAMU MELALUI HADIS-HADIS NABI MUHAMMAD S.A.W YANG DISAMPAIKAN KEPADA MU OLEH ULAMA-ULAMA YANG TAKUT KEPADA ALLAH DAN YANG BERAMAL DENGAN SUNNAH NABI MUHAMMAD S.A.W SERTA TINGGALKANLAH SELAIN YANG DEMIKIAN ITU WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKIL BAGI KU ATAS SEGALA URUSAN. KEPADA-NYA KITA SEMUA BERTAKWA DAN BERTAWAKKAL SESUNGGUHNYA TIADA DAYA DAN UPAYA MELAINKAN KEKUATAN DAN PERTOLONGAN ALLAH YANG MAHA AGUNG LAGI MAHA MULIA. SEMOGA ALLAH MENGHIMPUNKAN KITA SEMUA DALAM KEBAIKAN DAN KESELAMATAN DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. AMIN SESUNGGUHNYA PERUTUSAN INI DARIPADAKU IMAM MUHAMMAD JIBRIL AL-KHAIR B.A HAMBA ALLAH

CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKILKU ATAS SEGALA URUSAN. TIADA DAYA UPAYA DAKU MELAINKAN DENGAN KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA AGUNG, YANG TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH SEMATA-MATA.MAHA SUCI ALLAH, SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN ALLAH MAHA BESAR.

SKROL BUAT UMAT KRISTIAN

DENGAN

NAMA ALLAH

YANG MAHA PENGASIH LAGI

MAHA PENYAYANG

SESUNGGUHNYA PERUTUSAN INI DARIPADAKU :

“SESUNGGUHNYA AKU BERSAKSI BAHAWA

TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH S.W.T

DAN

NABI MUHAMMAD S.A.W ITU PESURUH-NYA”

SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM.

KESELAMATAN BAGI MEREKA YANG MENGIKUT CAHAYA PENTUNJUK

AMMA BA’DU

WAHAI UMAT KRISTIAN

Aku memuji Allah SWT untukmu dan aku bersaksi bahawa Nabi Isa a.s ( Jesus ) adalah Roh Allah SWT dan Kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam yang tidak pernah kahwin, yang suci, baik dan terjaga. Ia telah mengandungkan Isa a.s lalu Allah SWT menciptakan dari Roh-Nya dan tiupan-Nya sebagaimana Dia telah menciptakan Adam a.s dengan tangan-Nya dan tiupan-Nya.

Aku berdoa kepada Allah SWT semata, yang tiada sekutu bagi-Nya dan berserah diri dan taat kepada-Nya. Hendaklah kamu mengikuti Muhammad Rasulullah SAW, beriman kepadanya dan apa-apa yang telah datang kepadanya sepertimana para Rasul dan para Nabi Allah SWT sebelum baginda Rasulullah SAW.

Sesungguhnya aku menyeru kamu dengan seruan Islam dan Allah SWT akan mendatangkan padamu dua kali pahala di dunia dan di Akhirat yang kekal abadi selamanya. Maka apabila kamu berpaling maka kamu kuserahkan kepada Allah SWT, Tuhan seluruh alam ini.

Yakni ,

Allah SWT,

tiada Tuhan selain-Nya yang hidup kekal dan berkuasa dengan sendiri-Nya.Tiada mengantuk dan tiada pula tidur, kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at dan pertolongan di sisi Allah SWT tanpa izin-Nya? Allah SWT mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka dan mereka hanya dapat mengetahui sedikit sahaja dari ilmu Allah SWT dengan kehendak-Nya. Qursyi-Syiar Allah SWT itu meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara kedua-duanya. Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Marilah kita berpegang teguh pada satu kalimat yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu. Bahawa tidak kita sembah kecuali Allah SWT dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu apa pun selain-Nya. Tidak pula sebahagian kita menjadikan sebahagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah SWT.

KETAHUILAH !

AGAMA YANG BENAR DI SISI ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM HANYALAH ISLAM DAN BARANG-SIAPA YANG MEMILIH SELAIN ISLAM SESUNGGUHNYA DIA TELAH RUGI DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. SESUNGGUHNYA TELAH TERANG DAN JELAS KEPADA KAMU YANG MANA SALAH YANG MANA BETUL. ISLAMLAH NESCAYA KAMU SELAMAT... SEKIRANYA KAMU BERPALING MAKA SAKSIKANLAH BAHAWA KAMI ADALAH ORANG-ORANG ISLAM YANG BERSERAH DIRI KEPADA ALLAH SWT.

IKHLAS DARI

IMAM MUHAMMAD JIBRIL AL-KHAIR B.A

PANDUAN

PANDUAN
KIBLAT WAKTU SOLAT DAN INFO LAIN

:: SUMPAH DAN DOA ::


DENGAN NAMA ALLAH
YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG
SEGALA PUJI BAGI ALLAH , TUHAN SEMESTA ALAM
SALAWAT DAN SALAM KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W
DENGAN INI
SESIAPA PUN DARI KALANGAN MANUSIA DAN JIN YANG BERNIAT DAN BERBUAT
ZALIM KE ATAS BLOG INI. AKU SUMPAH DAN
AKU BERDOA, SEMOGA ALLAH MELUMPUHKAN TANGANNYA YANG MELAKUKAN KEZALIMAN APA
SAHAJA ITU KE ATAS BLOG INI. SUMPAH DAN
DOA INI BERLANDASKAN HAK ORANG YANG DIZALIMI.
SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK SUKA KEPADA PENZALIM-PENZALIM.
CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKILKU ATAS SEGALA URUSAN. TIADA DAYA DAN UPAYA MELAINKAN
KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA AGUNG.
SALAWAT DAN SALAM KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W
DAN AHLUL-BAIT DAN PARA SAHABAT R.A
SEGALA PUJI BAGI ALLAH , TUHAN SEMESTA ALAM
KUN FAYA KUN
AMIN

Selasa, 25 Ogos 2009

TIGA TEMPAT SUCI ISLAM


MAKKAH

Makkah (ataupun Mekah dengan nama penuhnya Makkah al-Mukarramah; Arab: مكة المكرمة) terletak lebih kurang 73km daripada timur Jeddah, ibu kota Arab Saudi. Makkah merupakan tempat lahirnya Islam dan Nabi Muhammad s.a.w. dan juga tempat baginda menerima wahyu daripada Allah s.w.t.

Makkah ialah kota paling suci bagi umat Islam. Lima kali sehari, lebih kurang 1.5 bilion muslim tak kira di mana mereka berada, pasti akan menghadap Kota Makkah untuk bersembahyang. Sekurang-kurangnya sekali dalam seumur hidup seseorang Muslim akan mengerjakan haji pada bulan Zulhijjah setiap tahun.

Di sini juga terletaknya Al Masjid Al Haram yang mana terdapatnya Kaabah.

Sejarah Makkah bermula apabila Nabi Ibrahim a.s. menerima perintah daripada Allah s.w.t. supaya meninggalkan anaknya Nabi Ismail a.s. dan isterinya Siti Hajar di sebuah gurun yang kering kontang. Selepas Nabi Ibrahim a.s. meninggalkan isteri dan anaknya itu di sebuah gurun beliau kembali ke tempat asalnya.

Apabila air yang dibawa oleh Siti Hajar habis, Nabi Ismail a.s. yang ketika itu masih lagi seorang bayi mula menangis meminta susu. Siti Hajar yang mula gelisah mula mencari air di antara Al Safa, daripada Abi Qubais hinggalah ke Al Marwa. Dalam suasana yang kelam kabut itu Nabi Ismail a.s. yang sedang menangis, menghentakkan kakinya di atas tanah. Dengan izin Allah s.w.t., air keluar daripada tanah yang dihentak Nabi Ismail a.s. tadi. Sebuah telaga dibina kemudian dan dikenali sebagai Telaga Zamzam. Akibat daripada peristiwa tadi maka selamatlah Siti Hajar dan anaknya.

Dengan kemunculan Telaga Zamzam itu, pedagang-pedagang dan kabilah-kabilah perdagangan mula muncul. Mereka mula tinggal di situ dan membuka penempatan baru. Dengan itu terlahirlah Kota Makkah. Nabi Ibrahim a.s. melawat tempat di mana dia meninggalkan anak dan isterinya tadi. Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. kemudiannya membina Kaabah.


Al Masjid Al Haram di Makkah, tempat paling suci dalam IslamPada tahun kelahiran Nabi Muhammad s.a.w., Makkah hendak diserang oleh tentera Abrahah yang cemburu dengan kemajuan Makkah sebagai pusat keagamaan Semenanjung Arab. Mujur dengan kuasa Allah s.w.t., tentera Abrahah ditewaskan. Tahun kejadian itu digelar Tahun Gajah.

Makkah juga merupakan tanah kelahiran Nabi Muhammad s.a.w.. Nabi Muhammad s.a.w. hidup di kalangan masyarakat yang menyembah berhala tetapi Nabi Muhammad s.a.w. tetap tidak lupa akan ajaran Nabi Ibrahim a.s.

Orang bukan Islam adalah dilarang daripada memasuki Makkah. Sekatan jalanraya diadakan pada setiap pintu masuk Kota Makkah. Hal ini bagi memelihara kesucian Kota Makkah.
Setiap tahun umat Islam akan datang ke Kota Makkah bagi mengerjakan haji pada bulan Zulhijjah setiap tahun mengikut kalendar Islam. Antara ibadat haji itu ialah tawaf iaitu mengelilingi Kaabah sebanyak tujuh kali. Ibadah haji merupakan salah satu daripada Rukun Islam.
Binaan Kaabah (الكعبة), yang merupakan kiblat bagi orang Islam terletak di Masjidil Haram di Mekah. Ia merupakan bangunan yang harus dikunjungi jemaah haji. Bangunan yang berbentuk kubus berukuran 12 x 10 x 15 meter ini juga disebut dengan nama Baitullah dan Baitul Ateeq iaitu bermakna paling awal dan lama. Ia juga bermakna bebas dan merdeka.

Menurut tradisi Islam, Kaabah dibina semula 12 kali. Para akademik dan sejarahwan berkata Kaabah dibina semula antara lima hingga 12 kali. Pembinaan pertama Kaabah dilakukan oleh Nabi Adam (as). Allah SWT menyatakan dalam al-Quran Kaabah adalah rumah pertama dibina untuk manusia menyembah Allah SWT. Selepas itu, Nabi Ibrahim (as) dan Nabi Ismail (as) membina semula Kaabah.

Lebar ukuran Kaabah diasaskan oleh Ibrahim adalah seperti berikut: " Dinding Timur adalah 48 kaki dan 6 inci " Dinding Hatim adalah 33 kaki " Dinding antara Hajar Aswad dan sudut Yamani adalah 30 kaki " Dinding Barat adalah 46.5 kaki Selepas ini berlaku beberapa pembinaan semula sebelum masa Rasulullah (SAW). Pembinaan semula Kaabah oleh kaum Quraish Rasulullah mengambil bahagian dalam salah satu daripada pembinaan semula ini sebelum baginda menjadi Rasul.

Selepas satu banjir kilat, Kaabah mengalami kerosakan dan dindingnya retak. Ia perlu dibina semula. Tugas ini dibahagikan antara empat puak Quraish. Rasulullah turut membantu dalam usaha pembinaan semula ini. Setelah dinding-dindingnya dibina semula, tiba masanya batu hajar aswad diletak semula di tempatnya di dinding Timur Kaabah.

Pertelingkahan berlaku apabila tiba masa untuk menentukan siapa mendapat penghormatan meletakkan batu Hajar Aswad itu. Apabila pertelingkahan hampir bertukar menjadi pergaduhan, Abu Umayyah, penduduk tertua Makkah, mencadangkan agar lelaki pertama yang memasuki pagar masjid pagi keesokkannya akan menentukan perkara berkenaan.

Lelaki itu ialah Rasulullah. Penduduk Makkah bergembira. "Ia adalah al-Amin. Ia adalah Muhammad," jerit mereka. Baginda menghampiri mereka lalu mereka memintanya supaya memutuskan perkara itu. Baginda bersetuju.

Rasulullah mencadangkan agar batu hitam itu diletak di atas sehelai kain, setiap bucu kain dipegang oleh seorang pemimpin puak. Kain itu diangkat ke tempat batu itu hendak diletak. Rasulullah kemudian mengambil batu itu dan meletakkannya di tempatnya di dinding Kaabah

MADINAH

Madinah atau nama penuhnya Madinah al-Munawwarah (Arab: المدينة المنورة) ialah salah sebuah kota yang terdapat di wilayah Hijaz, Arab Saudi. Madinah sekarang mempunyai populasi seramai 839,400 orang (1999). Madinah pada asalnya bernama Yathrib tetapi selepas peristiwa hijrah, namanya diubah kepada Madinat Al-Nabi (Kota Nabi) ataupun Al Madinah Al Munawwarah (Kota yang bercahaya) sementara perkataan Madinah bermaksud "bandar/kota".

Madinah ialah kota paling suci yang kedua bagi umat Islam. Hal ini adalah kerana di Madinah terletaknya Masjid an-Nabawi yang mana terdapat makam Nabi Muhammad s.a.w.. Kawasan itu dibina di atas tapak rumah Nabi Muhammad s.a.w. Rumah baginda kemudiannnya menjadi sebahagian daripada bangunan masjid apabila masjid itu diperbesarkan oleh Khalifah Al Walid ibni Abdul Malik daripada Kerajaan Ummaiyyah.

Masjid pertama yang dibina umat Islam juga terletak di Madinah iaitu Masjid Quba.

Di bawah pemerintahan Khulafa al-Rasyidin, empayar Islam berkembang dengan pantas sehinggakan tentera Islam berjaya menakluk kota-kota yang penting seperti Damsyik, Baitulmuqaddis, Iskandariah, dan Baghdad. Selepas kematian khalifah keempat Khulafa al-Rasyidin iaitu Saidina Ali bin Abi Talib, Muawiyyah yang pada ketika itu merupakan gabenor Damsyik mengubah pusat pemerintahan kerajaan Islam ke Damsyik. Beliau kemudiannya menubuhkan dan mengasaskan Kerajaan Ummaiyyah. Kota Madinah kemudiannya hanya menjadi pusat keagamaan sahaja daripada menjadi pusat politik.

Pada tahun 1924, Madinah yang sudah lama berada di bawah kekuasaan Uthmaniyyah jatuh ke tangan Ibnu Saud yang kemudiannya menjadi Raja Arab Saudi.

MASJID AL-AQSA
Masjid Al-Aqsa (Arab: المسجد الاقصى), adalah sebahagian daripada kompleks bangunan-bangunan agama-agama di Baitulmuqaddis dikenali sebagai Gunung Majed atau Al-Haram Al-Sharif dan tapak ibadah suci yang ketiga (Tapak Ibadah Suci) kepada Muslim dan Har ha-Bayit (Kuil Suci) kepada Yahudi.

Masjid ini terletak di Baitulmuqaddis Timur, satu kawasan pertelingkahan yang ditadbir sebahagiannya daripada Israel tetapi dituntut oleh Palestin sebagai sebahagian daripada Palestin yang baru. Masjid terbesar di Baitulmuqaddis, ia boleh memenuhi lebih kurang 5,000 orang yang beribadah di dalam dan di sekitarnya.

Masjid ini ditadbir oleh pihak Waqf sejak zaman pendudukan Israel pada tahun 1967.

Nama "Masjid Al-Aqsa" bermaksud "masjid paling jauh", dan ia mungkin diambil daripada Isra and Mi'raj, satu tradisi Muslim tentang perjalanan lebih kurang pada 621 Nabi Muhammad s.a.w.(570-632). Berdasarkan pada ayat al-Quran, Nabi Muhammad s.a.w. melalui perjalanan dengan menaiki Buraq daripada "masjid al-haram" ( di Mekah di selatan Arab Saudi ) hingga ke "masjid paling jauh" (Masjid al-Aqsa), dan daripada satu batu di sana, Nabi Muhammed menaiki Buraq dan kemudiannya naik ke langit, ditemankan oleh malaikat Jibril, dan menghabiskan masa menjelajah langit dan menerima wahyu mewajibkan solat sebelum kembali ke bumi dan berkomunikasi dengan orang-orang yang beriman. Lokasi "masjid paling jauh" tidak dinyatakan dengan jelas di dalam al-Quran, tetapi ia berkait rapat dengan Baitulmuqaddis, walaupun Baitulmuqaddis tidak dinyatakan secara jelas di dalam al-Quran.
Sebuah masjid kayu pada asalnya dibina di sini oleh Saidina Umar Al-Khatab, khalifah kedua Islam pada tahun 638M. Selepas pembinaan Qubbat As-Sakhrah, Khalifah Abdul Malik ibni Marwan mengarahkan supaya dibina sebuah masjid bagi mengantikan masjid yang sedia ada. Anaknya Al Walid ibni Abdul Malik menyiapkan pembinaan masjid ini semasa pemerintahannya pada 705M. Masjid ini harus tidak dikelirukan dengan keseluruhan kawasan ini yang juga dikenali sebagai Masjid Al-Aqsa Al Haram Al Sharif. Setiap inci kawasan ini amat suci dan tidak boleh dirundingkan.



Tiada ulasan: