IN THE NAME OF ALLAH, MOST GRACIOUS, MOST MERCIFUL

All types of perfect praise belong to Allah alone The Lord of all the worlds Most Gracious, Ever Merciful Master of the Day of Judgement Thee alone do we worship and Thee alone do we implore for help Guide us along the straight path-the path of those on whom Thou hast bestowed Thy favours, those who have not incurred Thy displeasure and those who have not gone astry

Allah
is He save whom none is worthy of worship, the Ever-Living, the Self-Subsisting and All-Sustaining. Slumber seizes Him not, nor sleep. To Him belongs whatsoever is in the Heaven and whatsoever in the earth. Who is he that dareintercede with Him, except by his permission? He knows all that is before them and all that is behind them, and they cannot compass aughtof His knowledge, except that which He please. His knowledge extends over the heavens and the earth, and the care of them wearis Him not. He is the Most High, the Most Great

The Messenger
has full faith in that which has been sent down to him from his Lord and so have the believers: all of them believe in Allah, and His angels, and in His Books and in His Messengers, affirming : we make no distinction between any of of His Messengers; we have heard Allah’s command and we have submitted ourselves wholly to Him.They supplicate: We implore Thy forgiveness, Lord, and to Thee is our return.Allah requires not of any one that which is beyond his capacity; each shall have the benefit of the good he does and shall suffer the consequences of the ill he works. Supplicate, therefore: Lord, take us not to task if we forget or fall into error; Lord place us not under responsibility in the manner of those whom Thou didst place under responsibility before us; Lord, burden us not with that which we have not strength to bear; overlook our defaults and grant us forgiveness and have mercy on us; Thou art our master, so grant us succour against those who reject thee.


“Surely, We ourself have sent down this Exhortation, We will, most surely, safeguard it.” (Al-Hijr : 9)

“I Perfected your religion for your benefit, and have completed My favour unto you, and have chosen for you Islam as your faith.”(Al-Maidah :3)

“Have
We not expanded thee thy breast?. And removed from thee thy burden. The which
did gall thy back? And raised high the esteem (in which) thou (art held)? So,
verily, with every difficulty, there is relief. Verily, with every difficulty
there is relief. Therefore, when thou art free (from thine immediate task),
still labour hard, And to thy Lord turn
(all) thy attention.”
(Al-Insyirah-As-Syarh.)

Proclaim: He is Allah, the Single; Allah, the Self-Existing and Besought of all. He begets not, nor is He begotten; and there is none equal to Him in His attributes(Al-ikhlash)

Proclaim: I seek the protection of the Lord of the break of dawn, from the mischief of every created thing, from the mischief of the darkness when the moon is eclipsed, from the mischief of those who seek to promote discord, and from the mischief of every persistently envious person.(al-Falaq)

Proclaim: I seek the protection of the Lord of mankind, the King of mankind, the God of mankind, against the mischief of every sneaking whisperer, who whispers into the mind of people, whether he (Jin)behidden from sight or be one of the common people.(an-Naas)

Proclaim : Hearken ye who disbelieve! ! I don not worship as you worship, nor do you worship as I worship. I do not worship those that you worship, nor do you worship Him Whom I worship; that is because you follow one faith and I follow another faith.(Al-Kaafiruun)


KHUTBAH TERAKHIR RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W

Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW
9 ZULHIJJAH TAHUN 10 HIJRAH, DI LEMBAH URANAH, GUNUNG 'ARAFAH

"Wahai manusia dengarlah baik-baik apa yang hendak ku katakan !!! Aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas tahun ini. Oleh itu dengarlah dengan teliti kata-kataku ini dan sampaikanlah ia kepada orang-orang yang tidak dapat hadir di sini pada hari ini.

Wahai manusia, sepertimana kamu menganggap bulan ini dan kota ini sebagai suci maka anggaplah jiwa dan harta setiap orang Muslim sebagai amanah suci. Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak.

Janganlah kamu sakiti sesiapapun agar orang lain tidak menyakiti kamu pula. Ingatlah bahwa sesungguhnya kamu akan menemui Tuhan kamu dan Dia pasti akan membuat perhitungan atas segala amalan kamu. Allah telah mengharamkan riba', oleh itu segala urusan yang melibatkan riba' hendaklah dibatalkan mulai sekarang.

Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara besar maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutinya dalam perkara-perkara kecil.

Wahai manusia, sebagaimana kamu mempunyai hak atas para isteri kamu, mereka juga mempunyai atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan mereka ke atas kamu maka mereka juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam suasana kasih sayang.

Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik! dan berlemah lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu kamu yang setia. Dan hak kamu ke atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai ke dalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.

Wahai manusia, dengarlah bersungguh-sungguh kata-kataku ini. Sembahlah Allah, dirikanlah solat lima kali sehari, berpuasalah di Bulan Ramadhan, tunaikanlah zakat dan harta kekayaan kamu dan kerjakanlah ibadah haji sekiranya mampu.

Ketahuilah bahawa setiap Muslim adalah saudara kepada Muslim yang lain. Kamu semua adalah sama; tidak ada seorangpun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali dalam taqwa dan amal soleh.

Ingatlah bahawa kamu akan mengadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggungjawabkan atas segala apa yang telah kamu lakukan. Oleh itu, awasilah tindak-tanduk kamu agar jangan sekali-kali kamu terkeluar dari landasan kebenaran selepas ketiadaanku.

Wahai manusia, tidak ada lagi Nabi atau Rasul yang akan datang selepasku dan tidak akan lahir agama baru. Oleh itu wahai manusia, nilailah dengan betul dan fahamilah kata-kataku yang telah disampaikan kepada kamu.

Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya nescaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah Al-Quran dan Sunnahku.

Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku ini menyampaikannya pula kepada orang lain dan hendaklah orang yang lain itu menyampaikannya pula kepada orang lain dan begitu seterusnya.

Semoga orang yang terakhir yang menerimanya lebih memahami kata-kataku ini dari mereka yang mendengar terus dariku. Saksikanlah Ya Allah, bahawasanya aku telah sampaikan risalah-Mu kepada hamba-hamba- Mu. "

"Dan, Ingatlah... hanya dengan mengingati Allah... hati akan menjadi tenang."


“Semoga ALLAH
melindungiku dari keburukan dan kejahatan kamu serta melindungi kamu dari
keburukanku dan kejahatanku... Semoga Allah melindungimu dari kemurkaan-Nya dan
neraka-Nya... Semoga Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, melindungi
kita semua dari Azab Neraka, Azab Kubur, Fitnah-fitnah kehidupan dan kematian,
Fitnah-fitnah Dajjal laknatullah, Fitnah-fitnah Syaitan jin dan manusia dann
seluruh fitnah-fitnah dosa-dosa silam kita...
Dan, Semoga Allah
memberkati kamu dan mengampuni segala dosa kamu dan sesiapa pun yang bersama
kamu buat selama-lamanya... amin”

CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKILKU ATAS SEGALA URUSAN. TIADA DAYA UPAYA DAKU
MELAINKAN DENGAN KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA AGUNG, YANG TIADA TUHAN YANG
DISEMBAH MELAINKAN ALLAH SEMATA-MATA.MAHA SUCI ALLAH, SEGALA PUJI BAGI ALLAH,
TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN ALLAH MAHA BESAR.

SKROL UNTUK UMAT ISLAM

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM SALAWAT DAN SALAM KE ATAS RASULULLAH NABI MUHAMMAD S.A.W ”SESUNGGUHNYA AKU BERSAKSI BAHAWA TIADA TUHAN YANG PATUT DISEMBAH SELAIN ALLAH DAN MUHAMMAD ITU RASULULLAH.” ASSALAAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WAL BARAKAATU WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM BERTAKWALAH KEPADA ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM INI SESUNGGUHNYA AKU MENYERU KAMU DENGAN NAMA ALLAH DAN RASUL-NYA NABI MUHAMMAD S.A.W BERPEGANGLAH KEPADA DUA PERKARA IAITU KITABULLAH AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH NABI MUHAMMAD S.A.W SESUNGGUHNYA AKU BERIMAN KEPADA ALLAH DAN RASUL-NYA, MALAIKAT-MALAIKATNYA, KITAB-KITABNYA, HARI AKHIRAT DAN SEGALA QADA’DAN QADAR ITU DARI ALLAH SEMATA-MATA. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM BERSYAHADAHLAH DAN PATUHI DENGAN SABAR DAN REDHA AKAN PERSAKSIAN MU ITU, TUNAIKAN SOLAT FARDHU PADA WAKTUNYA, BERPUASALAH SEBULAN DI BULAN RAMADHAN, KELUARKAN ZAKAT DARI HARTA-HARTA YANG ALLAH PINJAMKAN KEPADA KAMU DAN TUNAIKAN HAJI APABILA KAMU MAMPU. INGATLAH SEMUA ITU LAKUKANLAH DENGAN IHSAN YAKNI KAMU MELAKUKAN IBADAH ITU SEOLAH-OLAH ALLAH MELIHAT KAMU DAN KAMU MELIHAT ALLAH. DAN, BERIKHLASLAH DALAM BERAGAMA AGAR KAMU SELAMAT DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM ISLAMLAH DENGAN KEISLAMAN YANG MENYELURUH NESCAYA KAMU SELAMAT. SESUNGGUHNYA AGAMA ISLAM INI ADALAH SATU-SATUNYA JALAN YANG MENJADIKAN KAMU DIREDHAI ALLAH DAN BERSATU SEBAGAI UMAT ISLAM YANG SELAMAT DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. JANGANLAH KAMU MEMILIH JALAN SELAIN ISLAM ATAU KAMU AKAN ROSAK BINASA DAN DIMURKAI ALLAH. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM BERSATULAH KAMU SEMUA DI BAWAH SATU KALIMAH IMAN. TEGAKKAN BENDERA ISLAM AL-LIWA’ DAN AR-RAYAH. BERHUKUMLAH DENGAN HUKUM ALLAH ATAU KAMU DIPANDANG ALLAH SEBAGAI KAFIR KEPADA-NYA JANGANLAH KAMU KAFIR KEPADA ALLAH DAN JANGANLAH KAMU MENJADI MUNAFIK KERANA BERTUHANKAN NAFSU DIRI YANG MEMBINASA. DAN JANGANLAH KAMU MATI KECUALI DALAM ISLAM. WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM AMALKAN SUNNAH NABI YANG DIAJARKAN KEPADA KAMU MELALUI HADIS-HADIS NABI MUHAMMAD S.A.W YANG DISAMPAIKAN KEPADA MU OLEH ULAMA-ULAMA YANG TAKUT KEPADA ALLAH DAN YANG BERAMAL DENGAN SUNNAH NABI MUHAMMAD S.A.W SERTA TINGGALKANLAH SELAIN YANG DEMIKIAN ITU WAHAI SAUDARA KU, UMAT ISLAM CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKIL BAGI KU ATAS SEGALA URUSAN. KEPADA-NYA KITA SEMUA BERTAKWA DAN BERTAWAKKAL SESUNGGUHNYA TIADA DAYA DAN UPAYA MELAINKAN KEKUATAN DAN PERTOLONGAN ALLAH YANG MAHA AGUNG LAGI MAHA MULIA. SEMOGA ALLAH MENGHIMPUNKAN KITA SEMUA DALAM KEBAIKAN DAN KESELAMATAN DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. AMIN SESUNGGUHNYA PERUTUSAN INI DARIPADAKU IMAM MUHAMMAD JIBRIL AL-KHAIR B.A HAMBA ALLAH

CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKILKU ATAS SEGALA URUSAN. TIADA DAYA UPAYA DAKU MELAINKAN DENGAN KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA AGUNG, YANG TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH SEMATA-MATA.MAHA SUCI ALLAH, SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN ALLAH MAHA BESAR.

SKROL BUAT UMAT KRISTIAN

DENGAN

NAMA ALLAH

YANG MAHA PENGASIH LAGI

MAHA PENYAYANG

SESUNGGUHNYA PERUTUSAN INI DARIPADAKU :

“SESUNGGUHNYA AKU BERSAKSI BAHAWA

TIADA TUHAN YANG DISEMBAH MELAINKAN ALLAH S.W.T

DAN

NABI MUHAMMAD S.A.W ITU PESURUH-NYA”

SEGALA PUJI BAGI ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM.

KESELAMATAN BAGI MEREKA YANG MENGIKUT CAHAYA PENTUNJUK

AMMA BA’DU

WAHAI UMAT KRISTIAN

Aku memuji Allah SWT untukmu dan aku bersaksi bahawa Nabi Isa a.s ( Jesus ) adalah Roh Allah SWT dan Kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam yang tidak pernah kahwin, yang suci, baik dan terjaga. Ia telah mengandungkan Isa a.s lalu Allah SWT menciptakan dari Roh-Nya dan tiupan-Nya sebagaimana Dia telah menciptakan Adam a.s dengan tangan-Nya dan tiupan-Nya.

Aku berdoa kepada Allah SWT semata, yang tiada sekutu bagi-Nya dan berserah diri dan taat kepada-Nya. Hendaklah kamu mengikuti Muhammad Rasulullah SAW, beriman kepadanya dan apa-apa yang telah datang kepadanya sepertimana para Rasul dan para Nabi Allah SWT sebelum baginda Rasulullah SAW.

Sesungguhnya aku menyeru kamu dengan seruan Islam dan Allah SWT akan mendatangkan padamu dua kali pahala di dunia dan di Akhirat yang kekal abadi selamanya. Maka apabila kamu berpaling maka kamu kuserahkan kepada Allah SWT, Tuhan seluruh alam ini.

Yakni ,

Allah SWT,

tiada Tuhan selain-Nya yang hidup kekal dan berkuasa dengan sendiri-Nya.Tiada mengantuk dan tiada pula tidur, kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at dan pertolongan di sisi Allah SWT tanpa izin-Nya? Allah SWT mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka dan mereka hanya dapat mengetahui sedikit sahaja dari ilmu Allah SWT dengan kehendak-Nya. Qursyi-Syiar Allah SWT itu meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara kedua-duanya. Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Marilah kita berpegang teguh pada satu kalimat yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu. Bahawa tidak kita sembah kecuali Allah SWT dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu apa pun selain-Nya. Tidak pula sebahagian kita menjadikan sebahagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah SWT.

KETAHUILAH !

AGAMA YANG BENAR DI SISI ALLAH, TUHAN SELURUH ALAM HANYALAH ISLAM DAN BARANG-SIAPA YANG MEMILIH SELAIN ISLAM SESUNGGUHNYA DIA TELAH RUGI DI DUNIA DAN DI AKHIRAT. SESUNGGUHNYA TELAH TERANG DAN JELAS KEPADA KAMU YANG MANA SALAH YANG MANA BETUL. ISLAMLAH NESCAYA KAMU SELAMAT... SEKIRANYA KAMU BERPALING MAKA SAKSIKANLAH BAHAWA KAMI ADALAH ORANG-ORANG ISLAM YANG BERSERAH DIRI KEPADA ALLAH SWT.

IKHLAS DARI

IMAM MUHAMMAD JIBRIL AL-KHAIR B.A

PANDUAN

PANDUAN
KIBLAT WAKTU SOLAT DAN INFO LAIN

:: SUMPAH DAN DOA ::


DENGAN NAMA ALLAH
YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG
SEGALA PUJI BAGI ALLAH , TUHAN SEMESTA ALAM
SALAWAT DAN SALAM KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W
DENGAN INI
SESIAPA PUN DARI KALANGAN MANUSIA DAN JIN YANG BERNIAT DAN BERBUAT
ZALIM KE ATAS BLOG INI. AKU SUMPAH DAN
AKU BERDOA, SEMOGA ALLAH MELUMPUHKAN TANGANNYA YANG MELAKUKAN KEZALIMAN APA
SAHAJA ITU KE ATAS BLOG INI. SUMPAH DAN
DOA INI BERLANDASKAN HAK ORANG YANG DIZALIMI.
SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK SUKA KEPADA PENZALIM-PENZALIM.
CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKILKU ATAS SEGALA URUSAN. TIADA DAYA DAN UPAYA MELAINKAN
KEKUASAAN ALLAH YANG MAHA AGUNG.
SALAWAT DAN SALAM KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W
DAN AHLUL-BAIT DAN PARA SAHABAT R.A
SEGALA PUJI BAGI ALLAH , TUHAN SEMESTA ALAM
KUN FAYA KUN
AMIN

Isnin, 3 Ogos 2009

JESUS IS JUST THE PROPHET OF GOD (ALLAH SWT)

Kristian

Agama Kristian adalah agama terbesar di dunia, kira-kiranya 2.1 bilion penganut, atau sepertiga jumlah penduduk dunia. Agama Kristian adalah sebuah agama monotheis yang berdasarkan kehidupan dan ajaran-ajaran Yesus dari Nazaret sebagaimana ditunjukkan dalam karya-karya para pengikutnya dalam Perjanjian Baru. Agama Kristian berkongsi semua kitab-kitab dalam Alkitab Ibrani dengan agama Yahudi, dan kerana sebab ini, ia juga digelar sebuah agama usulan Abraham. Penganut Kristian atau Nasrani, mengikuti ajaran Yesus Kristus (Yehoshua יהושע dalam bahasa Ibrani). Yesus dikenali juga dengan panggilan 'Al-Masih'.Pelbagai tradisi agamawi, kepercayaan, dan cara sembahyang yang memegang pada adat resam yang tertentu wujud dalam Kristianiti. Agama Kristian selalunya dipaparkan sebagai tiga aliran yang terutama yang telah dibentuk selama dua ribu tahun dahulu:
Katolik Roma (Mazhab yang nyata terbesar, dengan lebih dari 1 bilion penganut yang telah dibaptis),
Ortodoks (Ortodoks Timur Dan Ortodox Timur Tengah),
Protestan (Pelbagai mazhab dan aliran fikiran, seperti Anglikanisme, Reformasi, Luteran, Methodis, Injili, and Pentekostalisme)
Penganut Kristian menganggap bahawa Yesus adalah anak Yahwe. Beliau dikatakan membentuk sebahagian daripada Tritunggal (sang hyang Tri Tunggal di Indonesia atau Tri Tunggal Mahasuci di Singapura). 'Tritunggal' bermaksud persatuan Yahwe Tuhan Bapa, Tuhan Anak (Yesus) dan Roh Kudus yang membentuk satu Tuhan. Penganut Kristian juga percaya bahawa Yesus wujud bersama Yahwe sebelum terciptanya dunia, dilahirkan di dunia menerusi Bunda Maria (yang merupakan seorang perawan), dibangkitkan dari kubur setelah wafat selama tiga hari dan kini berada di "tangan kanan" Yahwe Tuhan di syurga.

Taurat
Kitab Taurat (bahasa Arab: توراة) merupakan salah sebuah daripada empat buah kitab Islam. Kitab ini mengandungi wahyu Allah Taala kepada Nabi Musa a.s. Ia diturunkan khusus untuk umat Nabi Musa a.s. Kitab Injil merupakan kesinambungan kitab Nabi Allah yang terdahulu iaitu Zabur. Kitab Taurat kemudian diikuti dengan penurunan kitab Injil dan kitab suci yang terakhir iaitu Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad s.a.w, sebagai pelengkap kepada semua kitab-kitab suci yang sebelumnya. Dengan turunnya Al-Quran, secara tidak langsung semua ajaran kitab-kitab yang terdahulu termansuh dengan sendirinya.
Al-Quran menyatakan bahawa Injil dan Taurat telah ditahrif (diubahsuai iaitu ditokok tambah dan dikurangi) oleh penganut-penganutnya yang menyeleweng selepas Nabi Musa wafat dan Nabi Isa diangkat ke langit.
Di dalam surah al-Maidah, ayat 13 - 14, Allah Taala berfirman yang bermaksud : (dipetik dari Tafsir Pimpinan Ar-Rahman Kepada Pengertian Al-Qur'an terbitan Bahagian Hal Ehwal; Islam, Jabatan Perdana Menteri, Malaysia)
13. "Maka dengan sebab mereka mencabuli perjanjian setia mereka, Kami laknatkan mereka, dan kami jadikan hati mereka keras membantu (tidak mahu menerima kebenaran). Mereka sentiasa mengubah Kalimah-kalimah (yang ada di dalam kitab Taurat dengan memutarnya) dari tempat-tempatnya (dan maksudnya) yang sebenar, dan mereka melupakan (meninggalkan) sebahagian dari apa yang diperingatkan mereka dengannya. Dan engkau (wahai Muhammad) sentiasa dapat melihat perbuatan kianat yang mereka lakukan, kecuali sedikit dari mereka (yang tidak berlaku kianat). Oleh itu, maaflah mereka (jika mereka sedia bertaubat) dan janganlah dihiraukan, kerana sesungguhnya Allah suka kepada orang-orang yang berusaha supaya baik amalannya."
14."Dan di antara orang-orang yang berkata : Bahawa kami ini orang-orang Nasrani, Kami (tuhan) juga telah mengambil perjanjian setia mereka, maka mereka juga melupakan (meninggalkan) sebahagian dari apa yang diperingatkan mereka dengannya, lalu Kami tanamkan perasaan permusuhan dan kebencian di antara mereka, sampai ke hari Kiamat; dan Allah akan memberitahu mereka dengan apa yang telah mereka kerjakan."
Taurat dalam Al-Qur'an
Di dalam Surah Ali 'Imran ayat ke 3 dan ke 4 (dipetik dari Tafsir Pimpinan Ar-Rahman Kepada Pengertian Al-Qur'an terbitan Bahagian Hal Ehwal; Islam, Jabatan Perdana Menteri, Malaysia)
3. "Dia menurunkan kepadamu (wahai Muhammad) Kitab suci (Al-Qur'an) dengan mengandungi kebenaran, yang mengesahkan isi Kitab-kitab suci yang telah diturunkan dahulu daripadanya, dan Dia juga yang menurunkan Kitab-kitab Taurat dan Injil".4. Sebelum (Al-Qur'an diturunkan), menjadi petunjuk bagi umat manusia. Dan Dia juga yang menurunkan Al-Furqaan (yang membezakan antara yang benar dengan yang salah). Sesungguhnya orang-orang yang kufur ingkar akan ayat-ayat keterangan Allah itu, bagi mereka azab seksa yang amat berat. Dan (ingatlah), Allah Maha Kuasa, lagi berhak membalas dengan azab seksa (kepada golongan yang bersalah).
Surah Al-Maa'idah 5:46 "...Dan Kami utuskan Nabi Isa Ibni Mariam mengikuti jejak langkah mereka (Nabi-nabi Bani Israil), untuk membenarkan Kitab Taurat yang diturunkan sebelumnya dan Kami telah berikan kepadanya Kitab Injil, yang mengandungi petunjuk hidayat dan cahaya yang menerangi, sambil mengesahkan benarnya apa yang telah ada di hadapannya dari Kitab Taurat, serta menjadi petunjuk dan nasihat pengajaran bagi orang-orang yang (hendak) bertakwa".
Surah Al-Hadid 57:27 "...Kemudian Kami iringi sesudah mereka: Rasul-rasul Kami silih berganti dan Kami iringi lagi dengan Nabi Isa Ibni Mariam, serta Kami berikan kepadanya: Kitab Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutnya perasaan belas kasihan (sesama sendiri). Dan (perbuatan mereka beribadat secara)"Rahbaniyah" (iaitu seperti bertapa di tempat-tempat yang terpencil, mengharamkan dirinya daripada berkahwin dan menjauhi kemewahan hidup)- merekalah sahaja yang mengadakan dan mereka(mencipta)nya; Kami tidak mewajibkannya atas mereka; (mereka berbuat demikian) kerana mencari keredhaan Allah; dalam pada itu mereka tidak menjaga dan memeliharanya menurut yang sewajibnya ..."
Namun begitu, Al-Qur'an menyebut nama-nama kitab yang terdahulu dan kandungannya yang berupa ajaran kepada umat pada waktu tersebut, sebagai tanda kewajiban umat Islam mempercayai "kewujudannya" dan bukan sebagai ikutan , iaitu selepas turunnya Al-Qur'an. Sebagaimana ayat 3 dan 4 dalam Surah Ali 'Imran seperti yang tertulis di atas.




Hindu

Hinduisme (bahasa Sanskrit: Dharma Sanātana (abadi), juga dikenali sebagai Dharma Vaidika (Veda)) ialah satu agama atau falsafah yang berasal dari subbenua India dan kawasan sekeliling yang berhampiran. Agama ini adalah agama tertua yang diketahui di dunia, dan yang tidak mempunyai pengasas, kitab, atau bandar suci yang utama.[1][2]. Kitab pertama agama ini ialah Veda dan dengan berlangsung masa, banyak kitab yang lain juga termuncul.
Istilah Hinduisme merangkumi berbagai-bagai aliran fikiran dan taifah, serta upacara-upacara amal yang amat berbeza. Banyak penganut Hindu yang dipengaruhi oleh falsafah Advaita bersembahyang kepada berbagai-bagai dewa, dan menganggap dewa-dewi ini sebagai penjelmaan-penjelmaan untuk satu Roh Kosmo monistik yang agung (Brahman), sedangkan banyak penganut yang lain menumpukan kepada satu konsep mufrad untuk Brahman (Tuhan), umpamanya Vaishnavisme, Saivisme dan Syaktisme.[3]
Hinduisme ialah agama yang ketiga terbesar di dunia, dengan lebih kurang 900 juta penganut (angka 2005). Kira-kira 890 juta daripada bilangan itu tinggal di India.[4]

Kepercayaan Hindu
Agama Hindu telah terpelihara sejak zaman Veda lagi dengan idea bahawa Tuhan (Brahman) wujud dan boleh dialami secara mendalam dengan mencapai keadaan kesedaran transenden. Mereka percaya dengan kitaran kelahiran, kematian dan kelahiran semula (samsara) di mana sistem ini bergantung dengan amalan-amalan (karma) seseorang itu yang akan menentukan kehidupan seterusnya di alam yang lain. Yoga (penyatuan) ialah amalan rohaniah untuk mencapai penyatuan antara Atman (iaitu, roh dirih) dengan Brahman (Roh Agung atau Tuhan).
Brahman, Satu Realiti yang Menyeluruh, menjadi Isvara (Tuhan) melalui tiga sifatnya iaitu
Brahma: Pencipta
Vishnu: Pemelihara
Shiva: Tuhan Pemusnah dan Kelahiran semula.
Ini mewakili Triniti Hindu atau Trimurti. Ini pula boleh ditambah dengan pemujaan kuasa feminin alam semesta, iaitu Shakti yang juga dipanggil Devi. Orang Hindu mempunyai tiga kepercayaan utama:
Shaivisme: Pemujaan Shiva, dewa paling hebat, iaitu Pemusnah dan Pencipta Semula. Shiva juga dikenali sebagai Mahadev atau Maha Dewa. Kuasa ciptaannya dirayakan dengan penyembahan lingam, satu objek pujaan berbentuk huruf r yang lazim terdapat di kuil-kuil dan juga rumah-rumah orang beragama Hindu.
Vaishnavisme: Pemujaan dewa Vishnu merupaka amalan paling popular di kalangan orang Hindu sebab Dewa ini sering mengambil bentuk manusia dari masa kesemasa untuk membantu manusia. Dewa ini telah melalui sembilan kehidupan semula (avataras) dan ia diramalkan akan kembali hidup semula dalam bentuk lain. Daripada sembilan kelahiran ini, dua kelahiran yang paling utama adalah ketika Dewa ini mengambil bentuk manusia sebagai Rama dan Krishna.
Shaktisme: Pemujaan tenaga aktif wanita yang termasuk kuasa pemusnah Kali dan yang lebih lembut, iaitu Dewa Parvati dan Uma.
Kitab-kitab utama
Terdapat empat Veda (Rig, Atharva, Sama dan Yahjur) yang ditulis sekitar 1500 SM dan yang terdiri daripada lagu pujian dan amalan. Kitab-kitab ini juga berserta dengan Upanishad atau ajaran asas agama Hindu. Smriti merupakan himpunan undang-undang buatan para wali dan bijaksana beragama Hindu manakala Undang-Undang Manu menggariskan tugas manusia dan tanggungjawab sosial berdasarkan sistem kasta dan kelas sosial. Parana-parana memperkukuhkan Veda dan terdapat 18 parana, enam untuk Vishnu, enam untuk Brahma dan enam untuk Shiva. Parana-parana ini termasuk Bhagavatam yang dianggap oleh fahaman Vaishnavisme sebagai kitab paling unggul dan tulen.
Ramayana merupakan sebuah mahakarya yang dikhaskan untuk Rama, iaitu Dewa yang hidup semula selepas menjadi Vishnu. Rama merupakan simbol dharma (amalan baik) dan dewa ini menyelamatkan Sita, isterinya yang diculik, dengan bantuan abangnya, Lakhsmana, dan dewa jelmaan monyet, Hanuman. Mahakarya ini menunjukkan kejayaan kebaikan menentang dewa yang tamak. Satu lagi teks Hindu yang penting ialah Bhagavad Gita di mana Dewa Krishna menceritakan laluan kesedaran Tuhan kepada pemujanya bernama Arjuna.
Hinduisme di Bali
Kitab suci agama Hindu adalah Veda yang berasal dari India, namun yang sampai di Bali adalah Veda Catur dan Veda Qirah yang sehingga saat ini masih diguna oleh Pemangku atau Pendeta untuk memimpin upacara, termasuk ketika menjalani kewajiban mereka. Di samping Veda yang juga dikenali sebagai kitab-kitab Purana dan yang membincangkan peranan Moralitas, terdapat juga mahakarya-mahakarya seperti Mahabaratha dan Ramayana dalam bentuk cerita topeng, drama, opera, balet dan lain-lain sebagai pengungkapan ajaran agama Hindu. Kepercayaan masyarakat Hindu Bali adalah kekuatan hidup yang meliputi kekuatan alam Pulau Bali yang sudah menggaung ke segala penjuru dunia.


Agama Buddha


Agama Buddha ialah agama dan falsafah yang berasaskan ajaran Buddha Śākyamuni (Siddhārtha Gautama) yang mungkin lahir pada kurun ke-5 sebelum masihi. Agama Buddha menyebar ke benua India dalam 5 kurun selepas Baginda meninggal dunia. Dalam dua ribu tahun yang seterusnya, agama Buddha telah menyebar ke tengah, tenggara dan timur Asia. Kini, agama Buddha telah dipaparkan sebagai tiga aliran utama, iaitu Theravāda (Bahasa Sanskrit: Sthaviravāda), Mahāyāna, and Vajrayāna. Agama Buddha terus menarik orang ramai menganutnya di seluruh dunia dan mempunyai lebih kurang 350 juta penganut. Agama Budddha dikenali sebagai salah satu agama yang paling besar di dunia.
Seorang Buddha ialah seorang yang mendapati alam semula jadi yang benar melalui pelajarannya yang bertahun-tahun, penyiasatan dengan pengamalan agama pada masanya dan pertapaan. Penemuannya dikenali sebagai Bodhi atau "Pemahaman". Sesiapa yang bangun dari "Ketiduran Kejahilan" secara langsung yang mengenali alam semula jadi nyata yang sebenar dikenali sebagai Buddha. Śākyamuni dikatakan sebagai Buddha yang terkini daripada banyak Buddha. Terdapat banyak Buddha akan dilahirkan selepas Śākyamuni dan banyak Buddha dilahirkan sebelum Śākyamuni. Mengikut ajaran Buddha, sesiapa dapat mempelajarinya dan juga memahami alam semula jadi nyata yang sebenar seperti Buddha dengan menurut kata-kata Buddha yang dikenali sebagai "Dharma" dan mempraktikkannya dengan mengamalkan kehidupan yang bermoral dan pemikiran yang bersih. Secara keseluruhan, tujuan seorang menganut agama Buddha adalah untuk menamati segala kesusahan dalam kehidupan. Bagi mencapai matlamat ini, penganut Buddha harus membersihkan dan melatih minda sendiri dengan mengikut "Lapan Jalan Tepat", atau "Jalan Tengah" supaya memahami kenyataan yang sebenar lalu mencapai kebebasan dari segala kesusahan, iaitu nirodha atau nirvāna (Pāli nibbāna).
Gautama Buddha
Menurut semua aliran agama Buddha, Buddha yang terkini ialah Siddhārtha (Sanskrit) atau Siddhattha (Pāli) Gautama (Pāli: Gotama) yang dilahirkan di hutan kecil Lumbinī yang berdekatan dengan pekan Kapilavastu (Pāli: Kapilavatthu), iaitu ibu kota kerajaan Śākyas (Pāli: Sakyas). Lumbinī terletak di selatan Nepal. Kedudukan ini dicatatkan pada tiang Raja Aśoka.
Ayah Siddhārtha ialah Śuddhodana (Pāli: Suddhodana), iaitu ketua Śākyas. Ibu Buddha meninggal dunia semasa atau selepas beberapa hari Buddha dilahirkan. Peramal Asita meramalkan bahawa Siddhārtha akan menjadi raja yang unggul atau orang suci. Ayahnya telah cuba memastikan Siddhārtha tidak akan tidak puas hati dengan kehidupan yang sedia kerana ramalan Asita. Baginda menganggap ketidakpuashatian Siddhārtha mungkin menyebabkannya menjadi sami. Walau bagaimanapun, Siddhārtha telah mendapati bahawa setiap orang yang dilahirkan akan menjadi tua, sakit dan akhirnya meninggal dunia dengan melihat seorang tua, sakit, mayat dan seorang suci apabila baginda berumur 29 tahun. Baginda mengambil keputusan untuk menjadi sami untuk mencari penyelesaian untuk kesusahan dalam kehidupan.
Siddhārtha cuba menyekat hawa nafsunya dan belajar daripada dua orang Brahmin. Baginda berjaya mencapai tahap yang tinggi dalam pertapaan tetapi tidak mencari penyelesainya untuk kesusahan dalam kehidupan walaupun kemampuannya sudah melebihi gurunya. Baginda dan sekumpulan teman telah meninggalkan gurunya lalu cuba menyeksa diri. Selepas enam tahun, baginda hampir meninggal dunia akibat kelaparan tanpa sebarang kebaikan yang diperolehnya. Dia berhenti menyeksa diri dan menumpukan perhatiannya dalam pertapaan. Akhirnya, Siddhārtha menemui "Jalan Tengah", iaitu jalan yang tidak menyeksa diri atau menjadikan diri leka dalam hawa nafsu. Untuk menguatkan badan, baginda menerima susu lembu yang dibekalkan oleh seorang penternak lembu yang melalui tempat itu. Seterusnya, baginda duduk di bawah pokok Bodhi lalu bersumpah dia tidak akan bangun sehingga menemui kebenaran. Baginda menjadi seorang Buddha apabila umurnya 35 tahun. Baginda bermula untuk menyebarkan ajaran Buddha kepada semua orang di bahagian utara timur India.
Kitab Buddha -Tipitaka
Kitab suci agama Buddha (Tipitaka) yang lengkap hanyalah yang berbahasa Pali (bahasa yang dipergunakan oleh Gautama Buddha dan oleh rakyat jelata suku Magadha).
Kitab Suci Tipitaka dikenal sebagai Tipitaka Pali (Pali Canon). Kitab suci Agama Buddha yang paling tua, yang diketahui hingga sekarang, tertulis dalam Bahasa Pali, yang terbagi dalam tiga kelompok besar (yang disebut sebagai "pitaka" atau "bakul") yaitu: Vinaya Pitaka, Sutta Pitaka, dan Abhidhamma Pitaka. Disebabbkan terdiri dari tiga kelompok tersebut, maka Kitab Suci Agama Buddha dinamakan Tipitaka (Pali)(Ti= Tiga, Pitaka= bakul).
Selain yang berbahasa Pali (Tipitaka), ada juga kitab suci Agama Buddha yang menggunakan Bahasa Sanskrit, yang disebut Tripitaka, tetapi di antara kedua versi Pali dan Sanskrit itu pada masa kini hanya Kitab Suci Tipitaka (Pali) yang masih terpelihara secara lengkap, dan Tipitaka (Pali) / Pali Canon inilah dirujuk sebagai kitab suci bagi Agama Buddha mazhab Theravãda.
Vinaya Pitaka
- ia mengandungi undang-undang untuk para Sangha (sami dan rahib)
Sutta Pitaka
- mengandungi semua khotbah yang diberikan oleh Gautama Buddha sepanjang hayatnya, sebagaimana didengar oleh Anada Maha Thera (salah seorang pengikut utama Gautama Buddha yang mempunyai daya ingatan yang paling sempurna). Setiap Sutta bermula dengan "Begini saya mendengar sabdaNya" (Thus have I heard, Pali : Evam me suttam )



Confucius
Confucius (Bahasa Cina: Kong Fuzi, Kong Fu Tze, 孔夫子, atau Kongzi, 孔子; (551 - 479 SM)) merupakan seorang ahli fikir serta ahli falsafah sosial yang termasyhur di China.
Falsafah Confucius menekankan prinsip moral peribadi dan politik, ketepatan hubungan sosial, keadilan dan keikhlasan. Nilai-nilai ajarannya terkenal di China, berbanding ultrakeundangan dan Taoisme, sewaktu zaman dinasti Han. Digunakan sejak masa itu sebagai faham ortodoks maharaja, fikiran Confucius telah diperkembangkan menjadi sebuah sistem falsafah yang luas dan lengkap, dan yang kini digelarkan Konfusianisme. Falsafah ini diperkenalkan kepada Eropah oleh Jesuit Matteo Ricci yang merupakan orang yang pertama untuk memberikan nama Latin kepada beliau.
Analeks merupakan sebuah koleksi ringkas mengenai siri perbincangan dengan pengikut-pengikutnya, dan disusun selepas kematian Confucius. Ia mengandungi gambaran keseluruhan ajarannya.

Kehidupan peribadi
Confucius dilahirkan di Zhou (sekarang: Wilayah Shandong) yang terletaknya di negeri Lu pada Zaman Chunqiu China. Ayahandanya yang merupakan seorang komander negeri Lu meninggal dunia sewaktu Confucius berumur tiga tahun. Walaupun keluarganya berketurunan bangsawan, mereka tidak berkaya-raya. Wafat ayahandanya tertinggal mereka dalam kemiskinan. Confucius berkahwin dengan Chikuan pada umur 19 tahun, dan kemudiannya menjadi ayah kepada seorang anak lelaki dan dua orang anak perempuan.
Confucius sanggup mengambil pelbagai kerja seperti gembala, kerani dan penyimpan kira-kira untuk menyara hidup mereka. Selepas ibunya meninggal dunia pada tahun 527 S.M., beliau memulakan pekerjaannya sebagai seorang guru. Beliau mengembara dan mengajar murid-murid yang berkumpul berhampirannya. Kemashyurannya serta sifat-sifat murninya diluas sebar di seluruh negeri Lu.
Pada zaman akhiran Dinasti Zhou (Chou) (1027-256 S.M.), kerajaan menghadapi masalah komplot penggulingan kuasa. Confucius mengkritik zaman itu merupakan zaman kacau-bilau dan kurang bermoral. Beliau berpendapat cara penyelesaian masalah itu adalah mendidik supaya orang ramai mengikut prinsip-prinsip serta ajaran-ajaran pendeta dahulu. Beliau mengadakan penegasan ajaran-ajaran pendeta dahulu dalam kelasnya.
Selepas beberapa tahun, ajarannya serta teorinya diluas sebar ke seluruh China oleh anak muridnya dan kemudiannya ramai orang memanfaatkannya.
Confucius yang berusia 52 tahun, dilantik sebagai majistret Chungtu dan pada tahun seterusnya, beliau menjadi menteri jenayah bagi negeri Lu. Dengan pentadbirannya yang baik, beliau berjaya melaksanakan reformasi baru, keadilan didirikan dan kes-kes jenayah berkurangan sehingga hampir dihapuskan. Cara pentadbiran yang diperkenalkan adalah begitu baik sekali sehingga beliau dilantik menjadi pemerintah negeri sebelahnya untuk menahan pemecatan kuasa menteri. Confucius meninggalkan kawasan pentadbirannya pada tahun 496B.C untuk mengembara sambil mengajar, tersia-sia adanya harapan akan putera negeri lain membenarkan beliau melancarkan reformasi. Pada tahun 484 S.M., tersia-sia mencari pemerintahan yang unggul, beliau kembali ke Lu.
Beliau meninggalkan negerinya dan mengembara seluruh China selama 13 tahun. Semasa beliau berumur 69 tahun, beliau kembali ke Lu dan wafat 3 tahun kemudiannya di Lu – 479 S.M.
Selepas beliau wafat, peninggalannya dikebumikan di kubur Chu Fu (Sekarang: Shandong). Kini, kubur itu merupakan satu taman yang cantik dan dinamakan Taman Kong.
Walaupun Confucius telah wafat tetapi ajaran dan falsafah beliau masih diamalkan sehingga terbinanya tokong-tokong di seluruh China. Kitab yang disusunkan oleh pengikut-pengikutnya ialah Lunyu (Inggeris:Analects), dimana ia merupakan kitab yang paling tepat mengisahkan kehidupan Confucius serta ajarannya.

Tokong Confucius di Malaysia
Tokong Confucius yang pertama di Malaysia terletak di sebuah sekolah yang bernama Confucius Chung Hwa School di Pulau Pinang.Sekolah ini diasaskan oleh Duta Besar Dinasti Qing ke kawasan jajahan selat British pada awal kurun ke-20. Pada masa itu, orang orang TIONG HUA di Pulau Pinang akan membawa anak-anak mereka ke tokong untuk memberi penghormatan kepada Confucius sebelum memulakan persekolahan awal mereka.
Di Melaka, sebuah bangunan yang dinamakan Bangunan Confucius juga didirikan untuk memperingati jasa Confucius dan para pengikutnya yang handal dalam bidang akademik. Setiap tahun, istiadat diadakan untuk memberi penghormatan kepada Confucius pada hari jadi Confucius iaitu pada 27 haribulan 8 Kalendar Cina (28 September 551 BCE).







Sikh

Agama Sikh atau Sikhisme adalah sebuah agama orang India yang muncul pada penghujung abad ke-15 dan awal abad ke-16. Agama baru ini mengandung sedikit ajaran Islam dan Hindu di bawah semboyan "Bukan Hindu dan bukan Muslim".

Sejarah
Agama Sikh bermula di Sultanpur, berhampiran Amritsar di wilayah Punjab, India. Pengasas agama ini ialah Guru Nanak (1469-1539), seorang yang pada asalnya beragama Hindu tetapi atas keinginannya untuk menjadikan sebuah agama yang boleh diterima oleh semua orang di India, beliau telah menggabungkan ciri-ciri terbaik agama Islam dan Hindu. Oleh itu, agama Sikh seperti Islam percaya kepada adanya satu Tuhan tetapi Tuhan penganut Sikh dipanggil waheguru. Selepas beliau meninggal dunia, penggantinya juga diberi pangkat guru. Sebanyak sepuluh guru telah mengambil alih tempat beliau dan secara perlahan-lahan, mereka telah menjauhkan diri dari agama Hindu dan Islam. Rangkaian ini berakhir pada tahun 1708 selepas kematian Gobind Singh yang tidak meninggalkan pengganti manusia tetapi meninggalkan satu himpunan skrip suci yang dipanggil Adi Granth. Skrip ini kemudian diberi nama Guru Granth Sahib. Gobind Singh juga telah menubuhkan sebuah persatuan "Persaudaraan Khalsa Sikh" dan memulakan pemakaian seragam untuk lelaki Sikh yang taat kepada agamanya yang diberi gelaran "Lima K".
Lima K
Lima K atau panj kakaar/kakke ini perlu dipakai sepanjang masa kerana diarahkan pakai oleh 10 mahaguru Sikh. Guru Gobind Singh telah mewajibkan 5 K dipakai pada tahun 1699 di Baisakhi Amrit Sanskar .
Lima K ini termasuklah:
kesh (rambut yang tidak dipotong)
kamgha (sikat)
kara (gelang ditangan kanan)
kirpan (pisau yang bermata dua)
kachha (seluar pendek)
Kuil Emas di Amritsar, India merupakan tempat suci bagi penganut Sikh.
Guru Sikh
Guru Nanak Dev
Guru Angad Dev
Guru Amar Das
Guru Ram Das (menyiapkan pembinaan kuil emas)
Guru Arjun Dev (penulis Adi Granth)
Guru Har Gobind (pembawa Miri dan Piri)
Guru Har Rai
Guru Har Krishan
Guru Teg Bahadur
Guru Gobind Singh
Guru Granth Sahib
Tokoh suci Sikh:
Bhagat Kabir
Bhagat Farid
Bhagat Namdev
Baba Budda (tokoh paling suci dalam Sikh)
Baba Banda Singh Bahadur (menentang orang Islam di Punjab)
Baba Deep Singh (Mempertahankan kuil emas)
Tokoh lain:
Bhai Vir Singh
Bhai Kaan Singh Nabha
Hari-hari keagamaan
Agama Sikh bukan terhad kepada bangsa Punjabi sahaja. Malah sesiapa yang mampu membaca dan memahami isi kandungan Sri Guru Granth Sahib dan mengikuti kod amalan Sikh boleh menganut agama ini. Upacara masuk agama ini dipanggil Amrit Sanskar yang bermula dengan lima khalsa memohon supaya seorang itu dimasukkan kedalam persatuan atau "brotherhood" Khalsa. Selepas itu, mereka yang ingin memasuk agama ini harus meminum air "Amrit" sejenis air madu yang digaul dengan Kirpan. Semasa digaul kelima-lima khalsa ini akan membaca lima Banis yang suci iaitu
Jap Sahib, (dikarang oleh Sri Guru Gobind Singh Ji)
Japji Sahib (dikarang oleh Guru Nanak)
Sudha Swayas (dikarang oleh Guru Gobind Singh Ji)
Benti Chaupai (dikarang oleh Sri Guru Gobind Singh Ji)
Anand Sahib (dikarang oleh Guru Amardas)
Air ini samalah seperti air baptisme dalam agama Kristian.
Pertamanya, air ini dituang di telapak tangan kanan dan diminum oleh setiap orang yang memasuk agama ini. Kemudian air ini direnjis sebanyak lima kali pada mata dan kepala mereka. Akhirnya setiap calon meminum air ini dari mangkuk yang sama sehingga habis.
Adat istiadat penganut Sikh
Adat istiadat bermula sejak kelahiran sehinggalah kematian penganut Sikh. Pemberian hadiah merupakan amalan biasa untuk menyambut kelahiran bayi. Pemberian nama merupakan upacara penting dan ianya dikenali sebagai Naamkaran. Disini bayi yang baru lahir itu akan diberikan nama selepas Paderi membaca Ardas. Kemudian kitab mereka Sri Guru Granth Sahib akan dibuka secara rambang. Bayi itu akan dinamakan mengikut huruf pertama dalam mukasurat itu. Nama akhir untuk penganut Sikh adalah sama dan berbeza hanya mengikut jantina iaitu Singh bagi lelaki, manakala perempuan dipanggil Kaur. Singh bermaksud "Singa" dan Kaur pula bermaksud "Puteri".
Apabila seseorang remaja lelaki mencapai umur sebelas hingga enam belas tahun dia akan melalui satu upacara - pemakaian turban. Upacara yang dipanggil Dastar Bandhni biasanya dilakukan oleh para agama Sikh dipanggil Granthi atau ketua masyarakat.
Bagi seorang Sikh, perkahwinan adalah suci dan mereka percaya pada sistem monogami. Dalam agama mereka, penceraian adalah mustahil dan tidak dibenarkan. Walaupun begitu, penceraian masih boleh dilakukan di mahkamah sivil.
Bilangan penganut Sikh
Terdapat 25 juta penganut Sikh. 75 % menetap di India. 60 % tinggal di negeri Punjab, India iaitu 2/3 daripada penduduk negeri Punjab. Tempat lain ialah di of Haryana, Himachal Pradesh, Jammu and Kashmir, Rajasthan, Uttar Pradesh, Uttaranchal, Maharashtra dan Delhi. Ramai daripada mereka berhijrah ke Kanada, United Kingdom, Amerika Syarikat , Tiur Tengah, Afrika Timur, Asia Tenggara, Eropah Barat, Australia dan New Zealand.
Penyertaan
Penganut Sikh aktif dalam politik di pelbagai tempat di seluruh dunia terutama di India.
Manmohan Singh - Perdana Menteri India.
Tentera - ramai daripada mereka menyertai tentera dan polis di India dan di seluruh dunia terutama zaman penjajahan Empayar British. Antaranya ialah Jeneral Joginder Jaswant Singh.
Tan Sri Dato' Seri Darshan Singh Gill - di Malaysia, beliau menjadi pemimpin kaum Sikh.
Karpal Singh - peguam dan pemimpin parti pembangkang DAP dalam Parlimen Malaysia.
Master Tara Singh
Baldev Singh
Sardul Singh Caveeshar
Shaheed Bhagat Singh Sandhu
Shaheed Udham Singh Jammu
Pratap Singh Kairon
Professor Piara Singh Gill
Arjan Singh
General Joginder Jaswant Singh
Dr. Narinder Singh Kapany
Harbhajan Singh
Milkha Singh
Shaheed Sant Jarnail Singh Bhindranwale
Shaheed General Shabeg Singh

Guru Nanak
Guru Nanak (bahasa Panjabi: ਗੁਰੂ ਨਾਨਕ ਦੇਵ) (15 April 146922 September 1539) ialah pengasas agama Sikhisme and Guru yang sulung antara sepuluh Guru Sikhisme.

Latar belakang
Guru Nanak dilahirkan di Rai Bhoi Di Talwandi (kini digelarkan Nankana Sahib), sebuah bandar yang terletak dekat bandar raya Lahore di Pakistan pada hari ini. Ayahnya Kalu Mehta dan ibunya Tripta. Kedua-dua ibu bapanya adalah Hindu Khatri. Kakaknya, Bibi Nanki, merupakan orang pertama yang mengenal pasti bahawa beliau adalah Roh makrifat.
Pada masa awalnya, Guru Nanak kelihatan mempunyai sifat ingin tahu yang penuh dengan pertanyaan dan menolak pemakaian benang "suci" ritual yang dipanggil Janeu. Sebaliknya, Guru Nanak mengatakan bahawa beliau akan memakai nama benar Tuhan dalam hatinya sebagai perlindungan kerana benang boleh putus, menjadi kotor, terbakar, atau hilang, dan sama sekali tidak dapat memberikan sebarang keselamatan.
Sebagai seorang bukan sami, Guru Nanak meneruskan misi hidupnya untuk:
memimpin orang-orang ke laluan benar Tuhan, serta mengikut ajaran kitab Bani secara langsung tanpa keperluan untuk sebarang sami;
melenyapkan kepercayaan karut;
mengajar orang-orang memberhentikan amalan upacara amal, dan menjauhkan diri daripada "Lima Pencuri".
Guru Nanak berkahwin dengan Sulakhni yang merupakan anak perempuan Moolchand Chona, seorang pedagang dari Batala. Mereka dikurniakan dengan dua anak lelaki, Sri Chand dan Lakshmi Das. Abang iparnya, Ram yang merupakan suami kepada kakaknya (Nanki), mendapat pekerjaan untuknya di Sultanpur sebagai pengurus untuk sebuah jelapang kerajaan.
Pada suatu pagi ketika Guru Nanak berumur 28 tahun, beliau pergi seperti biasa ke Sungai Veeyin untuk mandi dan bertafakur. Beliau dikatakan hilang selama tiga hari dan ketika kemunculannya, beliau dikatakan "dipenuhi dengan roh Tuhan". Sifat yang tepat untuk peristiwa ini terbuka untuk tafsiran peribadi, dan dapat ditafsirkan sebagai "ketuhanan mitos" atau "pemahaman yang amat mendalam". Kata-katanya yang pertama selepas kemunculan semula adalah: "tiadanya orang Hindu, tiadanya orang Muslim". Dengan prinsip kemanusiaan ini, beliau memulakan kerja-kerja mubaligh.
Tiga Tunggak Sikhisme
Di Sultanpur, Guru Nanak menformalkan tiga tunggak Sikhisme yang penting:
Mengamalkan Simran dan Naam Japna — bertafakur tentang Tuhan dan membaca serta mengulangi sebutan Waheguru, nama Tuhan;
Mengamalkan hidup berumah tangga serta Kirat Karni, iaitu memperoleh pendapatan yang jujur melalui usaha fizikal dan mental semasa menerima rezeki dan rahmat Tuhan;
Berkongsi kekayaan dalam komuniti dengan mengamalkan Wand kay Shako, iaitu "Berkongsi dan berbelanja bersama-sama".
Terdapat sebuah cerita yang menyokong tunggak kedua itu. Dalam salah satu perjalanannya, Guru Nanak tiba di sebuah kampung dan bermalam di sana. Di kampung ini tinggal dua orang, iaitu seorang kaya dan seorang petani miskin. Oleh sebab Guru Nanak memilih untuk tinggal di rumah orang miskin walaupun diberikan kemewahan rumah orang kaya, orang kaya itu berang dan mendesak penjelasan. Guru Nanak menyuruh kedua-dua orang untuk membawa sekeping roti capati daripada rumah masing-masing. Ketika beliau memicit kedua-dua roti capati itu, susu mengalir daripada roti capati orang miskin tetapi darah mengalir daripada roti orang kaya.
Pengajaran daripada cerita ini adalah orang kaya itu menggunakan cara yang tidak beretika untuk memperoleh kekayaan (iaitu eksploitasi), sedangkan orang yang miskin memperoleh pendapatannya yang walaupun hanya sedikit, merupakan cara yang jujur dan rajin.
Kepercayaan dan sumbangan lain
Guru Nanak dihormati oleh kedua-dua golongan Hindu dan Muslim. Beliau mempunyai banyak kepercayaan yang tidak popular pada masanya tetapi yang kini diterima secara meluas.
Kesamaan Manusia: Ketika pengabdian dan diskriminasi ras masih merebak di dunia Barat dan penghormatan antara kelas dan kasta adalah pada aras yang paling rendah, Guru Nanak berkhutbah terhadap diskriminasi dan prasangka yang disebabkan oleh ras, kasta, taraf, dan sebagainya. Beliau berkata:
"Nampak persaudaraan antara semua manusia sebagai tahap yogi yang tertinggi; taklukkan pemikiran kamu dan menaklukkan dunia." (SGGS m.s. 6)
"Terdapat hanya satu kesedaran antara semua makhluk." (m.s. 24)
"Sesiapa yang mengenal pasti Satu Tuhan antara semua makhluk tidak akan bercakap tentang keakuan. 4" (m.s. 432).
Guru Nanak menegaskan kepada semua orang di dunia tentang keperluan untuk "menaklukkan" pemikiran masing-masing terhadap amalan-amalan yang jahat. Semua manusia mempunyai cahaya Tuhan dan adalah sama — hanya dengan menahan keangkuhan dan keakuan bahawa seseorang dapat melihat cahaya ini pada keseluruhannya.
Kesamaan Wanita: Pada sekitar 1499 ketika dunia masih tidak memberikan status atau kehormatan kepada wanita, Guru Nanak mengangkat kedudukan wanita melalui perutusan ini: "Dari perempuan, lelaki dilahirkan; dalam perempuan, lelaki jadi; melalui perempuan, generasi-generasi hadapan akan datang. Ketika isterinya mati, dia mencari perempuan lain; kepada perempuan, dia terikat. Oleh itu, mengapa mengatanya buruk? Dari perempuan, raja-raja dilahirkan. Dari perempuan, perempuan dilahirkan; tanpa perempuan, tidak akan terdapat sesiapa pun. Ya Nanak, hanya Tuhan Benar tidak mempunyai perempuan." (m.s. 473). Dengan itu, beliau mempromosikan kesamaan wanita sejak abad ke-15.
Perutusan sejagat kepada semua orang: Adalah adat resam pada masa itu bagi pemimpin-pemimpin agama untuk berucap hanya kepada jemaah mereka dan untuk mengasingkan agama-agama lain. Guru Nanak menyimpang daripada tradisi ini dan berucap kepada semua manusia. Kepada orang-orang Islam, beliau berkata: "Dan ketika, ya Nanak, dia manaruh belas kasihan terhadap semua makhluk, hanya kemudian bahawa dia boleh dipanggil orang Islam". 1" (m.s. 141"; kepada orang-orang Hindu, beliau berkata: "Ya Nanak, tanpa Nama Benar, apakah gunanya tanda dahi orang-orang Hindu, atau benang suci mereka?" 1 (m.s. 467); dan kepada semua orang, beliau berkhutbah: "Mengambil harta orang adalah serupa sahaja dengan orang Islam memakan daging babi, atau orang Hindu memakan daging lembu." (m.s. 141).
Empat perjalanan
Sejarah mengatakan bahawa Guru Nanak membuat empat perjalanan yang utama ke seluruh kawasan di India, serta ke Arab Saudi dan Parsi. Beliau melawat Mekah dan Baghdad, dan berucap kepada penganut-penganut Hinduisme, Jainisme, Budhisme, Zoroastrianisme, dan Islam. Beliau memberi ucapan di dalam kuil dan masjid, serta di pelbagai tempat ziarah. Di mana-mana Guru Nanak pergi, beliau bersuara menentang upacara amal yang kosong, penziarahan, sistem kasta, pengorbanan balu, pergantungan kepada buku-buku untuk membelajari agama yang benar, serta rukun-rukun yang lain yang mentakrifkan ajarannya. Tidak pernah beliau menyuruh sebarang pendengar untuk mengikutnya. Beliau menyuruh orang Islam untuk menjadi orang Islam yang benar, dan orang Hindu untuk menjadi Hindu yang benar.
Selepas perjalanan utamanya yang terakhir, Guru Nanak menetap di bandar Kartapur (di Punjab) yang terletak di tebing Sungai Ravi dan mengajar selama lima belas tahun lagi. Pengikut-pengikut dari seluruh tempat datang untuk menetap di Kartapur supaya dapat mendengar, bernyanyi dan hidup bersama dengannya. Pada masanya, walaupun pengikut-pengikutnya masih mengekalkan agama masing-masing, mereka dikenali sebagai pengikut Guru, atau orang Sikh.
Adalah di sini bahawa pengikut-pengikut Guru Nanak merujuk kepadanya sebagai guru. Beliau memberitahu pengikut-pengikutnya bahawa mereka tetap merupakan orang berumah tangga dan dan tidak boleh hidup berasingan daripada dunia — tidak adanya pendeta atau pertapa. Sini adalah tempat di mana Guru Nanak memperkenalkan Langar yang memerlukan orang kaya dan miskin, orang Hindu dan Muslim, serta orang berkasta tinggi dan rendah, untuk duduk bersama-sama semasa memakan. Sini juga merupakan tempat di mana Lehna, kemudian Guru Angad, datang untuk tinggal bersama-sama dengan Guru Nanak.

Kematian

Guru Nanak menghabiskan tahun-tahun terakhirnya di Kartarpur. Beliau akan bangun pada setiap waktu fajar untuk berdoam dan kemudian pada waktu subuh, Guru Nanak akan berucap kepada pengikut-pengikutnya. Beliau bekerja di dalam bilik dapur bebas yang kini masih dikenali sebagai 'langar'. Makanan yang disediakan dimakan oleh semua orang, baik orang Hindu atau Muslim, orang kaya atau miskin, dan orang berkasta tinggi atau rendah. Beliau mengerjakan ladang dan memperoleh punca pencarian sendiri.
Pada 22 September 1539 ketika berumur 70 tahun, Guru Nanak meninggal dunia selepas beliau meminta pengikut-pengikutnya untuk menyanyi Sohila (pujian kepada Tuhan).
Pada suatu masa, ketika Guru Nanak ditanya mana satu agama, Hinduisme atau Islam, merupakan laluan yang benar ke Tuhan, beliau menjawab bahawa cara yang benar untuk mencapai Tuhan ialah untuk menyembah kepadaNya yang abadi dan terdapat di seluruh Alam Semesta.

Budaya rakyat
Legenda mengatakan bahawa ketika kematian Guru Nanak, pengikut-pengikutnya hendak membakar mayatnya sedangkan pengikut-pengikut Muslim hendak mengebumikan mayatnya mengikut tradisi Islam. Bagaimanapun, ketika mereka menaikkan kafan Guru Nanak, mereka melihat sebilangan bunga segar yang mereka membahagikan kepada pengikut-pengikutnya. Orang Hindu membakar bunga itu, sedangkan orang Islam mengebumikan bunga mereka.




Dajjal
Al-Dajjal (Arab: الدّجّال, al-dajjāl) ("Pembohong/penyamar") adalah satu bentuk jahat dalam eshatologi Islam, yang akan muncul sebelum Yawm al-Qiyamah (Hari Kebangkitan Semula). Dia seakan sama kepada Antichrist dalam Kristian.
"Dajjal" adalah kata Arab lazim, digunakan dalam kata "nabi palsu". Tetapi "Al-Dajjal", dengan rencana pasti, merujuk kepada "Si Penyamar", satu pembohong spesifik akhir-masa. Ia adalah layak untuk nota yakni istilah Al-Masih Ad-Dajjal (Bahasa Arab untuk "Si Masih Palsu") adalah terjemahan berkait dari istilah Syriak "Meshiha Deghala", dimana telah menjadi kosa kata lazim dari Timur Tengah selama lebih 400 tahun sebelum Al-Qur'an via Peshitta (dimana menggunakan istilah ini sebalik dari Greek "antichristos").


Sifat-sifat
Dajjal tidak disebut dalam Al-Qur'an, tetapi pelbagai hadith Sunah menghuraikan sifat-sifat ad-Dajjal, seperti berikut (dimana lazimnya dipercayai oleh Muslim):
Dia akan fizikalnya berbentuk cacat, dan akan buta pada mata kirinya. Mata kanannya akan berkini tetapi ia akan jadi gelap (hitam). Dalam sebilangan hadith dia dirujuk sebagai satu-mata. Dia akan menunggang keldai putih dimana setiap langkah akan dibentang sebatu, akan makan api dan menghembus asap, terbang atas tanah dan menyeberang laut.
Dia akan menipu para iman, mengajar mereka yakni Syurga ialah Neraka dan sebaliknya.
Huruf Arab "Kaf" "Faa" "Raa" (kafir, bermakna "kufur") akan muncul pada dahinya dan akan dibaca oleh Muslim sebenar samada mereka boleh baca ataupun tidak.
Dia boleh melihat dan mendengar pelbagai benda di banyak tempat pada masa yang sama.
Dia mempunyai kuasa untuk mengelirukan manusia.
Dia akan cuba meletakkan manusia pada takhta Tuhan.
Suatu hari pada musim kemarau, dia bakal menanya; adakah kau mahu api atau air? Jika anda memilih air itu bermakna yang anda minta adalah api, manakala jika anda minta api yang diberikan ialah air.
Dia akan mendakwa diri sebagai Tuhan dan akan menipu manusia dalam berfikir yakni dia telah bangun dari kematian. Salah satu orang khusus akan dia bunuh dan kemudian dia akan kini menghidupkan dia, sesudah itu Allah akan menghidupkan dia. Dia takkan mempunyai kuasa ini lagi. Pada sumber lain (menurut kepada siri Akhirat oleh Anwar al-Awlaki), seorang lelaki beriman akan datang dari Madinah terus ke Dajjal, berdiri pada atas Uhud, dan dengan beraninya mendakwa Dajjal adalah Dajjal. Dajjal kemudian akan menyoalnya: "Adakah anda akan percayakan saya (yakni sayalah tuhan) jika saya bunuh anda dan kemudian menghidupkan anda?". Dajjal akan melakukan sedemikian dan selepas penghidupannya lelaki beriman akan berkata bahawa dia semakin tidak percayakan kepada ketuhanan Dajjal.
Sesiapa yang menolak dan enggan percaya dengannya akan menderita kemarau dan kebuluran manakala sesiapa yang menerimanya akan hidup dalam kehidupan senang.
Sesetengah tradisi Islam mengaitkan yakni dia akan muncul pada Isfahan, dan dia akan membawa Yahudi Isfahan dan ramai bekas Muslim dan bekas Kristian menyokongnya.
Dia tidak berupaya memasuki Makkah atau Madinah
Imam Mahdi akan menentangnya dengan nama Islam.
Dia akan dibunuh oleh Nabi Isa a.s. (Jesus) dekat pagar Ludd, di mana Israel terdapat kini.
Perlindungan dari Dajjal
Nabi Muhammad s.a.w. mengingatkan para pengikutnya untuk membaca sepuluh ayat dari Surah Al-Kahfi sebagai perlindungan dari Dajjal. Dia juga mengingatkan para pengikutnya untuk berdoa, "Ya Allah! Aku berlindung dengan-Mu dari musibah Dajjal." Dia juga menyatakan terdapat tiada musibah yang lebih hebat daripada Dajjal sejak penciptaan Nabi Adam a.s. hingga Hari Kebangkitan



YAHUDI


Yahudi (Bahasa Ibrani: יְהוּדִים, Yehudim; Bahasa Yiddish: ייִדן, Yiden) ialah istilah untuk kedua-dua agama dan kaum. Jika dilihat berdasarkan agama, istilah ini merujuk kepada umat Agama Yahudi sama ada mereka beretnik Yahudi atau tidak. Berdasarkan etnik, ia merujuk kepada mereka yang nenek moyangnya Jacob (Yaakob), anak Issac (Ishaq), anak kepada Abraham (Ibrahim) dan Sara (Sarah). Etnik Yahudi jugalah termasuk Yahudi Tahih, dan Yahudi yang tidak memegang kepada agama Yahudi tetapi beridentiti Yahudi dalam aspek adat resam dan kaum.
Agama Yahudi ialah gabungan agama dan kumpulan etnik tidak eksklusif (bermaksud kumpulan etnik ini mempunyai cara orang lain memasukinya). Kepercayaannya dibincang dengan lebih perinci dalam Agama Yahudi; artikel ini hanya membincangkan kumpulan etniknya.
Kepercayaan semata-mata dalam Agama Yahudi tidak menjadikan seorang Yahudi. Di samping itu, dengan tidak memegang kepada prinsip-prinsip agama Yahudi tidak menjadikan seorang Yahudi kehilangan status Yahudinya. Tetapi, definisi Yahudi undang-undang kerajaan Israel tidak termasuk Yahudi yang memeluk agama yang lain.
Yahudi dan agama Yahudi

Asal usul Yahudi tradisinya bertarikh sekitar 1800 SME [petikan diperlukan] dengan akaun biblikal dari kelahiran agama Yahudi.
Stala Merneptah, bertarikh 1200 SME, adalah salah satu dari rekod arkeologikan terawal dari orang Yahudi di Tanah Israel, dimana agama Yahudi, satu agama monotheisme dibangunkan. Menurut pada akaun Biblikal, orang Yahudi menikmati tempoh keazaman-sendiri pertama dibawah kehakiman Biblikal dari Othniel melalui Samson, kemudian pada (c. 1000an SME), Raja David mendirikan Baitulmuqaddis sebagai ibu kota dari Negeri Kerajaan Kesatuan Israel dan Judah (Kesatuan Monarki) dan dari sana memerintahnya Duabelas Suku Israel.
Pada 970 SME, anak lelakinya Solomon menjadi raja Israel. Kurang dari sedekad, Solomon mula membina Kuil Suci yang dikenali sebagai Kuil Pertama. Selepas kematian Solomon (c. 930 SME), sepuluh suku utara berpisah membentuk Kerajaan Israel. PAda 722 SME orang Assyria menakluk Kerajaan Israel dan mengusir Yahudinya yang bermulanya diaspora Yahudi.
Tempoh Kuil Pertama berakhir sekitar 586 SME setelah orang Babylonia menakluk Tanah Israel dan memusnahkan Kuil Yahudi. Pada 538 SME, selepas lima puluh tahun dari tawanan Babylonia, Raja Parsi Cyrus si Agung membenarkan orang Yahudi kembali membina semula Baitulmuqaddis dan kuil suci. Pembinaan Kuil Kedua, telah siap pada 516 SME semasa pemerintahan Darius si Agung selama tujuh puluh tahun selepas kemusnahan Kuil Pertama. Apabila Iskandar Agung menakluk Empayar PArsi, Tanah Israel jatuh dibawah kawalan Greek Hellenistik, akhirnya jatuh kepada dinasti Ptolemaik yang hilangnya kepada Seleucids. Cubaan Seleucid untuk tebar semula Baitulmuqaddis sebagai polis dihelleniskan datang kepada utama pada 168 SME dengan kejayaan pemberontakan Maccabean dari Mattathias si Paderi Tinggi dan anak lelakinya terhadap Antiochus Epiphanes, dan pengasasan mereka dari Kerajaan Hasmonean pada 152 SME dengan Baitulmuqaddis sekali lagi sebagai ibukotanya. Kerajaan Hasmonean bertahan selama seratus tahun kemudian setelah Rom menjadi lebih kuat ia melantik Herod sebagai raja pelanggan Yahudi. Kerajaan Herod juga bertahan selama seratus tahun. Kekalahan oleh orang Yahudi pada pemberontakan Pertama pada 70 EL, yang pertama dari Perang Yahudi-Rom dan Pemberontakan Bar Kochba pada 135 EL yang penting menyumbang kepada bilangan dan geografi dan diaspora, laksana bilangan penting populasi Yahudi dari Tanah Israel telah diusir dan dijual kepada perhambaan sepanjang Empayar Rom. Sejak itu, orang Yahudi telah hidup di hampir setiap negara di dunia, terutamnya di Eropah dan Timur Tengah lebih unggul, terselamat dari diskriminasi, penindasan, kemiskinan, dan malah pembunuhan kaum (lihat:anti-Semitisme, Holokus), dengan tempoh kadangkala dari kebudayaan, ekonomik, dan kemajuan individu di berbagai lokasi (seperti Sepanyol, Portugal, Jerman, Poland dan Amerika Syarikat).
Hingga lewat abad ke-18, istilah Yahudi dan penganut Yahudi telah praktikalnya sinonim, dan agama Yahudi adalah ikatan prima dari orang Yahudi tanpa mengira darjat keanutan. Berikutan Zaman Enlightenment dan saudara Yahudinya Haskalah, satu transformasi beransur berlaku semasa dimana ramai Yahudi datang dilihat menjadi satu ahli dari bangsa Yahudi sebagaimana terpisah dari menganuti kepada keimanan Yahudi.
Nama Ibrani "Yehudi" (plural Yehudim) asalnya dirujuk kepada suku Judah. Kemudian, apabila Kerajaan Israel Utara berpisah dari Kerajaan Israel Selatan, Kerajaan Israel Selatan mula merujuk dirinya dengan nama dari suku pradominannya, atau sebagai Kerajaan Judah. Istilah ini asalnya dirujuk kepada orang dari kerajaan selatan, walaupun istilah B'nei Yisrael (Bani Israel) telah masih digunakan untuk kedua-dua kumpulan. Selepas orang Assyria menakluk kerajaan utara meninggalkan kerajaan selatan sebagai satu-satunya negeri Bani Israel, kata Yehudim beransur datang merujuk pada orang dari keimanan Yahudi sebagai seluruh, berbanding dari yang spesifiknya dari suku atau Kerajaan Judah. Kata Inggeris Jew unggulnya dipemerolehan dari Yehudi. kegunaan pertamanya dalam Injil untuk merujuk kepada orang Yahudi sebagai seluruh berada dalam Kitab Esther.
Siapakah Yahudi?


Yahudi sembahyang di Synagogue pada Yom Kippur. (Lukisan 1878 oleh Maurice Gottlieb)
Halakha, iaitu hukum-hukum agama Yahudi, memberi definisi Yahudi kepada seorang yang
ibunya Yahudi; atau
Seorang yang memeluk agama Yahudi berdasarkan hukum-hukum Yahudi.
Definasi ini diwajibkan oleh Talmud, rekod Hukum-Hukum Tidak Tertulis yang menerangkan Taurat, buku suci asal hukum-hukum Yahudi. Berdasarkan Talmud, definasi ini dipegang semenjak pemberian Taurat di Gunung Sinai kira-kira 3500 tahun dahulu. Pakar sejarah Yahudi bukan-Ortodoks memegang bahawa definasi ini tidak diikuti sehingga tidak lama dahulu, tetapi mengaku ia diguna untuk sekurang-kurangnya 2,000 tahun sehingga sekarang.
Pada akhir abad ke-20, dua kumpulan Yahudi (terutamanya di Amerika Syarikat) yang liberal dari segi teologi, Yahudi Reform dan Yahudi Rekonstruksyen telah membenarkan orang yang tidak memenuhi kriteria tersebut untuk memanggil diri sendiri sebagai Yahudi. Mereka tidak lagi mewajibkan orang memeluk agama tersebut untuk memenuhi adat istiadat pemelukan tradisional, dan mereka melihat seseorang sebagai Yahudi jika ibu mereka bukan Yahudi dengan syarat ayahnya Yahudi. Akan tetapi, penukaran polisi ini dibantah oleh golongan Yahudi Ortodoks.
Budaya Yahudi

Agama Yahudi memandu penganutnya dalam kedua-dua amalan dan kepercayaan, dan telah dipanggil bukan hanya satu agama, tetapi juga satu "cara hidup,"[petikan diperlukan] dimana telah membuatkan lukisan satu perbezaan jelas antara agama Yahudi, budaya Yahudi, dan kewarganegaraan Yahudi agak sukar. Dalam berbagai masa dan tempat, seperti dalam dunia purba Hellenik, di Eropah sebelum dan selepas Enlightenment (lihat Haskalah), dan dalam Amerika Syarikat dan Israel kotemporari, fenomena kebudayaan telah dibangunkan yakni dalam sesetengah akal wataknya beryahudi tanpa menjadi langsung spesifiknya beragama. Sesetengah faktor ini datang dari dalam agama Yahudi, yang lain dari interaksi Yahudi dengan persekitarannya, yang lain dari sosial dalaman dan kebudayaan dinamik dari komuniti, bertentangan dari agamanya sendiri.

Tiada ulasan: